Home / BERITA / BUDAYA / HUKUM / INTERNASIONAL / KEMENTERIAN / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 28 May 2023 - 20:11 WIB

Ketua Harian KORMI Sumbar Buka Rapat Kerja Wilayah 1 DPW PPSI Sumbar

Padang, Sinyalnews.com,- Ketua Harian Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Barat menghadiri Rakerwil 1 Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI). Rakerwil berlangsung di ruang sidang FBS-UNP jalan Air Tawar Padang, Minggu, (28/5/2023).

Ketua Harian KORMI Sumbar Endrizal dalam sambutannya mengatakan, PPSI Sumbar harus bersiap diri, sebab bulan Juli yang akan datang ada event nasional yang harus diikuti yakni PORNAS VII yang akan berlangsung di Bandung.

“Program kerja kedepan adalah segera persiapkan diri untuk menghadapi PORNAS VII di Bandung” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar ini. Semoga harapan Ketum KORMI Sumbar kepada PPSI Sumbar untuk meraih medali pada event PORNAS VII dapat diwujudkan di Juli 2023 yg akan datang. Dan Sinergisitas dengan IPSI Sumbar dapat ditingkatkan, lanjut Endrizal.

Sementara, Ketua DPD PPSI Kota Padang Yandri mengatakan, masalah PORNAS, kita serahkan saja ke DPW. “Siapa atlit yang akan dikirim itu DPW yang menentukan” ucap Yandri.

Baca Juga :  Pertama Daftar di KPU, PKS Bukittinggi Incar Peringkat Pertama Pileg 2024

Menurut Yandri, pogram untuk PPSI ke depan, ingin berkerjasama dengan dinas Kebudayaan dan pendidikan, di luar Dispora. “Nanti kita akan ngomong ke IPSI jika anaknya PPSI sudah masuk ke dinas terkait seperti dinas pendidikan dan kebudayaan, yang berhubungan dengan silek tradisi, semoga didukung” ujar Yandri.

PPSI berharap kata Yandri, agar gubernur sebagai Ketua Umum Kormi Sumbar lebih memperhatikan silat tradisi.
Pembagian Porsi, jika memang PPSI anak IPSI maka IPSI harus membantu programnya, oleh sebab itu jika PPSI melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, semestinya IPSI mendukung, sehingga program kerja PPSI bisa berjalan. Karena visi dan misi PPSI sesuai dengan Dinas terkait.

Sementara itu, Datuak Reno dari DPD PPSI Agam mengatakan, perguruan silat tradisi di Sumbar ibarat pepatah hidup segan mati tak mau. “Makanya kita harus membina perguruan tradisi ini, sebab banyak perguruan tradisi tidak mau latihan secara masal atau dilihat dan melibatkan orang banyak.

Baca Juga :  PPDB dan Kegagalan Kolektif Pemimpin Kita"

“Bantu perguruan itu baik dari organisasi, manajemen dan administrasi. Bagi perguruan yg sudah eksis, kita minta untuk menjadi agen sosialisasi bagi perguruan yg baru” ujar Dt Reno.

Sedangkan Hevlen Bendahara DPD Padang mengusulkan agar Perguruan Tinggi ikut mempopulerkan silek tradisi, misal Sendratasik FBS dan ISI Padang Panjang

Wenny Sasmitha mengatakan kajian tentang silek tradisi butuh kerjasama dan koordinasi. Oleh sebab itu butuh bantuan PPSI.

“Kalau DPW DKI untuk selangkah lebih dahulu dari kita mengkaji Silek tradisi betawi, oleh sebab itu PPSI akan melakukan hal yang sama dengan DPW DKI Jakarta.
Nanti kita juga akan melakukan penerbitan yang akan kita cari sponsor untuk ini” ujar Wenny Sasmitha.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

Berikan Bantuan Sembako Kepada Veteran, Warakawuri Dan Anak Yatim

ARTIKEL

Malam Apresiasi Cabdindik Solok Raya, SLB LENTERA BUNDA Raih 2 Penghargaan

DAERAH

Banjir Bandang Terjang Jembatan Kembar Padang Panjang, Evakuasi Korban Bertambah, Akses Lembah Anai Masih Ditutup Total

ARTIKEL

Lattek Navigasi IV Taruna AAL Korps Pelaut Tingkat IV Jalani Ujian

ARTIKEL

Sidak Ramadan, Pemprov Sumbar Temukan Uang Palsu Beredar

BERITA

Kejaksaan Agung Periksa Saksi Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pemberian Fasilitas Impor Garam Industri 2016 Hingga 2022

BERITA

Polisi Menghilang di Jalanan, Sejak UU Tilang Ekektronik di Berlakukan

BERITA

Wujudkan Lingkungan Yang Bersih Dan Sehat, Anggota Koramil 1710-04/Tembagapura Ajak Warga Bersihkan Sampah