Home / Hukum / News

Friday, 27 January 2023 - 11:08 WIB

Kejaksaan Agung Periksa Saksi Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pemberian Fasilitas Impor Garam Industri 2016 Hingga 2022

Jakarta, Sinyalnews.com,- Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua orang saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam industri pada 2016 sampai dengan 2022.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana, menyatakan kedua saksi yang diperiksa yakni, IYA selaku Kepala Biro Hukum Kementerian Perindustrian dan WAP selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian.

Baca Juga :  HUT ke-78 RI, Kodim 0710/Pekalongan Laksanakan Baksos dan Penghijauan

 

“Adapun kedua orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam industri pada tahun 2016 sampai dengan 2022 atas nama tersangka MK,” kata Sumedana dalam keteranganya, Jumat (27/1).

Baca Juga :  Siti Istinasya Siswi SMA 3 Padang Berhasil Masuk Unand Lewat Jalur SNBP

 

Dalam perkara tersebut, Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka yakni, MK, FJ, YA, FTT, dan SW alias ST.

 

Untuk jumlah kerugian negara dan perekonomian negara, masih dalam proses perhitungan oleh ahli.

 

Share :

Baca Juga

Agama

Dinilai Memiliki Kepedulian Besar, Gubernur Mahyeldi Dianugerahi Gelar Kehormatan “Abah Rakean” oleh Paguyuban Warga Sunda.

Daerah

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Buka Sosialisasi P4GN Bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda Kota Padang 

Daerah

Agar Silaturahmi Pemuda Tak Putus, Naliansyah Emiel Nisya, Bangun Posko Pemuda di Simpang Bandar Buat

Daerah

BWI Komitmen Cetak Nadzir Terampil

Agama

Babinsa Hadiri Aca Haul dan pengajian, Imtihan Di karangjati Kecamatan Sampang

Budaya

Warga Koto Anau Goro Bersihkan Pandam Kuburan Terdampak Longsor Di Seberang Padang

Daerah

Peletakan Batu Pertama Masjid Baitul Aziz RSUD Achmad Mochtar, Gubernur Mahyeldi Sebut Masjid sebagai Pusat Penyegaran Psikologis

News

Bupati Suhatri Bur, Pemerintah Daerah Komit Sejahterakan Nelayan