BERITA TERKINI

“Manyala Menyala di Ujung Ramadan”

BERITA | Thursday, 19 Mar 2026 - 06:08 WIB

Thursday, 19 Mar 2026 - 06:08 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Suasana malam di lapangan DBOX Mini Soccer terasa berbeda. Lampu-lampu stadion kecil itu memantul di rumput…

Screenshot

Ramadan di Padang Panjang: Vasco Turun Menyapa, Nurafni Setia Mengawal Langkah Kepedulian

BERITA | Wednesday, 18 Mar 2026 - 10:30 WIB

Wednesday, 18 Mar 2026 - 10:30 WIB

Ramadan di Padang Panjang: Vasco Turun Menyapa, Nurafni Setia Mengawal Langkah Kepedulian Padang Panjang.Sinyalnews.com — Senja…

“Rumah Reot Tanah Hitam: Empati Wagub, Klarifikasi Pemko, dan Pelajaran dari Sebuah Kunjungan” PADANG PANJANG – Sebuah rumah tua yang nyaris roboh di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, mendadak menjadi perhatian saat Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, berkunjung ke lokasi tersebut, Ahad (15/3/2026). Rumah itu dihuni seorang perempuan bernama Mainar. Di hadapan rombongan pejabat provinsi, ia menyampaikan keluhan yang membuat suasana seketika berubah emosional. Ia mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Padang Panjang. Kondisi rumah yang lapuk dan memprihatinkan membuat empati pun muncul. Wakil Gubernur kemudian memberikan bantuan 50 sak semen untuk membantu perbaikan rumah tersebut. Tak lama berselang, bantuan lain juga datang. Baznas Kota Padang Panjang menyalurkan bantuan Rp25 juta, yang digerakkan atas inisiatif Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri Arnis, setelah melihat langsung kondisi rumah tersebut. Ia mengaku tersentuh melihat kondisi tempat tinggal warga tersebut dan berupaya mencarikan solusi agar rumah itu dapat diperbaiki. Klarifikasi Pemerintah Kota Namun setelah kunjungan tersebut, data dari pemerintah kota menunjukkan fakta yang lebih lengkap. Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Winarno, didampingi Lurah Tanah Hitam Wetriko, menjelaskan bahwa tidak benar jika keluarga tersebut sama sekali tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah. “Yang bersangkutan terdaftar dalam data keluarga miskin dan menerima bantuan sosial secara berkala. Di rumahnya juga terpajang stiker program keluarga miskin,” jelas Winarno. Menurut data Dinas Sosial, keluarga tersebut menerima beberapa bantuan, antara lain BLT Kesra Rp900 ribu pada akhir 2025 serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp600 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan. Selain itu, salah seorang anak dari keluarga tersebut juga pernah menerima bantuan pendidikan dari Baznas Kota Padang Panjang sebesar Rp1,5 juta pada 2025. Bedah Rumah Terkendala Status Tanah Rumah tersebut sebenarnya juga pernah diusulkan dalam program bedah rumah pada 2024. Namun program itu tidak bisa direalisasikan karena status tanah yang ditempati bukan milik pribadi, melainkan tanah sewa, sementara program bedah rumah mensyaratkan kepemilikan lahan yang jelas. “Usulan bedah rumah sudah pernah diajukan, tetapi belum dapat dilaksanakan karena status tanahnya bukan milik pribadi,” terang Winarno. Catatan dari Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat Padang Panjang, H. Rinaldi Dt. Basa, menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Menurutnya, kunjungan pejabat provinsi ke daerah memang penting untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Namun koordinasi dengan pemerintah kota hingga tingkat RT dan lurah juga tidak kalah penting. “Kadang masyarakat menyampaikan keluhan secara emosional. Itu wajar. Tapi pemerintah paling bawah juga memiliki data yang bisa menjelaskan kondisi sebenarnya agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya. Pandangan Pengamat Politik Pengamat politik Sumatera Barat, Dr. Fadli Arif, menilai kunjungan pejabat tinggi ke lapangan sering kali menghadirkan dua sisi sekaligus: empati politik dan realitas administratif. Menurutnya, empati yang muncul saat melihat langsung kondisi warga merupakan hal positif. Namun pengambilan kesimpulan juga perlu dilengkapi dengan data pemerintah daerah. “Dalam politik, kunjungan lapangan memang penting karena memperlihatkan keberpihakan kepada rakyat. Tetapi dalam tata kelola pemerintahan, keputusan tidak bisa hanya didasarkan pada satu cerita di lapangan. Harus ada klarifikasi data dari pemerintah daerah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kejadian seperti ini juga menjadi pengingat bahwa koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota harus berjalan lebih kuat. “Kalau kunjungan pejabat tidak didampingi informasi dari pemerintah setempat, yang muncul bisa saja hanya potongan cerita. Padahal kebijakan publik membutuhkan gambaran yang utuh,” katanya. Pelajaran dari Tanah Hitam Di Tanah Hitam, sebuah rumah reot akhirnya menghadirkan dua cerita sekaligus. Cerita tentang empati seorang pejabat yang tersentuh melihat langsung kondisi warganya. Dan cerita tentang pentingnya data serta koordinasi dalam kebijakan sosial. Karena dalam urusan kemiskinan, sering kali yang terlihat di depan mata hanyalah satu bagian kecil dari cerita panjang yang sebenarnya

ARTIKEL | Wednesday, 18 Mar 2026 - 10:10 WIB

Wednesday, 18 Mar 2026 - 10:10 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com- Sebuah rumah tua yang nyaris roboh di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, mendadak…

“Menjemput Senja di Jalan Khatib Sulaiman: Ketika Rony Mulyadi Memborong Takjil dan Membagi Harapan”

BERITA | Wednesday, 18 Mar 2026 - 08:03 WIB

Wednesday, 18 Mar 2026 - 08:03 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Senja Ramadhan merayap pelan di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang. Deru kendaraan bersahutan, sementara para pengendara…

“Memborong Dagangan Kecil, Menyalakan Harapan Besar” ✨

BERITA | Tuesday, 17 Mar 2026 - 20:34 WIB

Tuesday, 17 Mar 2026 - 20:34 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Langkah itu seakan tak pernah berhenti. Di tengah riuh lalu lintas dan hiruk-pikuk masyarakat yang melintas…

Maria Pimpin PMI, Kemanusiaan Diharap Makin Hadir di Tengah Warga

BERITA | Tuesday, 17 Mar 2026 - 02:33 WIB

Tuesday, 17 Mar 2026 - 02:33 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Ketika tanah longsor menghantam beberapa titik di Kota Padang Panjang beberapa waktu lalu, yang pertama hadir…

Screenshot

Maria Pimpin PMI, Kemanusiaan Diharap Makin Hadir di Tengah Warga

BERITA | Monday, 16 Mar 2026 - 19:47 WIB

Monday, 16 Mar 2026 - 19:47 WIB

Ketika tanah longsor menghantam beberapa titik di Kota Padang Panjang beberapa waktu lalu, yang pertama hadir…

Di Rumah Dinas yang Terbuka, Imbral Menyambut Warga: Bukber yang Menghangatkan Hati Anak Yatim

BERITA | Monday, 16 Mar 2026 - 03:43 WIB

Monday, 16 Mar 2026 - 03:43 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com.Menjelang waktu berbuka, halaman dan ruang dalam rumah dinas Ketua DPRD Kota Padang Panjang di kawasan…

“Di Meja Bukber Itu, Ratusan Karyawan MTJ–MT Group Menemukan Hangatnya Keluarga di Bulan Ramadan”

SEPAK BOLA | Sunday, 15 Mar 2026 - 22:00 WIB

Sunday, 15 Mar 2026 - 22:00 WIB

Bukittinggi.Sinyalnews — Di bawah cahaya lampu gantung yang hangat di ballroom Hotel Santika Bukittinggi, ratusan karyawan…

Pasar Padang Panjang Membludak Jelang Idul Fitri, Hendri Arnis Tegaskan: Jangan Ada Pungli dan Harga Mencekik

BERITA | Sunday, 15 Mar 2026 - 19:42 WIB

Sunday, 15 Mar 2026 - 19:42 WIB

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Menjelang akhir Ramadhan dan semakin dekatnya Idul Fitri 1447 Hijriah, denyut aktivitas di kawasan pasar Padang…