Home / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG

Thursday, 27 November 2025 - 15:16 WIB

Banjir Bandang Terjang Jembatan Kembar Padang Panjang, Evakuasi Korban Bertambah, Akses Lembah Anai Masih Ditutup Total

Padang Panjang, Sinyalnews.com – Proses penanganan banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Kamis (27/11), masih terus berlangsung. Material lumpur, kayu, dan batu besar yang menutup badan jalan belum dapat dibersihkan sepenuhnya dan membuat akses transportasi tetap terputus.

Hingga siang hari, petugas gabungan dari TNI–Polri, BPBD, SAR, Tagana, Dinas Kesehatan, serta relawan masih melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material banjir. Kabut tebal turut menghambat jarak pandang petugas di lapangan.

Data sementara mencatat lima korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari empat orang yang dirawat di Rumah Sakit Yarsi dan satu orang di RSUD Padang Panjang. Seluruh korban mengalami luka-luka akibat terseret arus banjir bandang.

Korban pertama yang dirawat di Rumah Sakit Yarsi adalah Fahri Saputra (15), pelajar, warga Jembatan Kembar. Ia mengalami luka pada bagian kaki dan mendapat perawatan intensif dari tim medis.

Baca Juga :  LAKAM Sumbar Resmi Dikukuhkan: Garda Terdepan Advokasi Budaya Minangkabau Menuju Masa Depan yang Berjati Diri

Korban kedua adalah Muhammad Farel (19), belum bekerja, asal Pasa Hibuah, Kota Payakumbuh. Ia mengalami luka pada pipi kanan serta kaki kiri akibat terbentur material yang terbawa derasnya arus.

Korban ketiga, Syahroni (25), buruh, warga Jembatan Kembar, juga dirawat di rumah sakit yang sama.

Korban keempat adalah Dede Anggraini (18), ibu rumah tangga.

Rumah Sakit Yarsi juga menangani korban kelima, Ilmi Yanti (45), ibu rumah tangga asal Ujung Tanah, Malai III Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Sementara itu, RSUD Kota Padang Panjang menerima satu korban, yakni Arman Arapika (45), sopir, warga Ujung Tanah, Malai III Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Tim SAR memperkirakan jumlah korban dapat bertambah mengingat laporan beberapa warga yang masih kehilangan anggota keluarga. Proses pencarian dilakukan di titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan material banjir.

Kapolres Padang Panjang menyampaikan bahwa kondisi lokasi masih labil dan rawan terjadi banjir bandang susulan. Karena itu, seluruh personel diinstruksikan untuk mengutamakan keselamatan dalam proses evakuasi.

Baca Juga :  BPBD Kota Padang Selenggarakan Pelatihan TRC-PB tahun 2023

Terkait lalu lintas, Polres Padang Panjang menutup total jalur Padang–Bukittinggi via Lembah Anai. Penutupan dilakukan karena material banjir juga menumpuk di beberapa titik sepanjang jalur tersebut.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan bahwa rute alternatif telah disiapkan dan pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan. Penilaian terhadap kestabilan lereng dan kondisi jalan masih terus dilakukan.

BPBD Kota Padang Panjang mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan perbukitan agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih mungkin terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pembersihan material, evakuasi korban, dan pencarian warga yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah daerah dan instansi terkait berkoordinasi untuk mempercepat penanganan bencana. (Paul)

Share :

Baca Juga

BERITA

Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Sukses Amankan Acara Jateng Berselawat di Batang

BERITA

Padang Petanque Bergulir, dibuka langsung oleh Ketum Fopi Sumbar.

ARTIKEL

Upacara Bendera Senin Pagi di SMAN 3 Padang ditandai Dengan Pemberian Reward Untuk Siswa Berprestasi

BERITA

Danramil 07/ Maos Hadiri Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Karhutla

BERITA

Upacara Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-78 Berjalan Dengan Sakral

BERITA

Karena Cemburu, Warga Pekalongan Tusuk Tetangganya Sendiri

ARTIKEL

Paparkan Capaian saat Peringatan HUT Provinsi Sumbar ke-78, Gubernur Mahyeldi Komitmen Terus Pacu Laju Pembangunan dan Ekonomi

BERITA

Ketika Sistem Menyisakan Duka, Padang Panjang Membuka Kembali Harapan Anak-anak untuk Bersekolah