Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / PERISTIWA / SUMBAR

Wednesday, 26 August 2026 - 07:37 WIB

Ketua KAN Pauh IX Terpilih Temui Wawako Padang, Siap Selaraskan Program Adat dengan Visi Pembangunan Kota

PADANG ni, SINALNEWS.COM — Langkah cepat dilakukan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX terpilih periode 2026–2031, Musdafirman, S.Si Datuk Rajo Di Guci, usai terpilih memimpin lembaga adat tersebut.

Dalam rangka memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi sejak awal kepemimpinannya, Musdafirman melakukan temu ramah dengan Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah awal Musdafirman untuk mendengar berbagai masukan dari seluruh pihak, khususnya terkait posisi, peran, serta hubungan kelembagaan KAN dengan Pemerintah Kota Padang dan berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Padang.

Bagi Musdafirman, kepemimpinan KAN Pauh IX periode 2026–2031 tidak cukup hanya menjalankan fungsi internal kelembagaan adat. KAN juga harus mampu membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur masyarakat adat, sehingga lembaga adat dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan.

“Temu ramah ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi. Kami ingin mendapatkan masukan dan informasi sebanyak-banyaknya, terutama bagaimana hubungan dan sinergi antara lembaga adat dengan lembaga-lembaga yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Padang,” ujar Musdafirman.

Menurutnya, komunikasi sejak awal penting agar KAN Pauh IX ke depan dapat memahami ruang kontribusinya secara tepat dan tidak berjalan sendiri dalam melaksanakan program-program kelembagaan.

Musdafirman menegaskan, KAN Pauh IX akan berupaya merumuskan berbagai program yang dapat berjalan seiring dengan program Pemerintah Kota Padang.

Baca Juga :  Tumbangkan MN Mhd Johan (Goliong), Atlet Catur Beltim Hamdan Yelpi Raih Juara 1 pada Kejuaraan Jafaruddin Harahap Cup XIII

Dengan demikian, lembaga adat bukan hanya menjadi penjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat.

“Ke depan tentu kita akan melihat program apa yang bisa kita selaraskan dengan program Pemerintah Kota Padang. Kita ingin KAN Pauh IX ikut mengambil bagian dalam mewujudkan ide-ide besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang,” katanya.

Bangun Jembatan Komunikasi

Temu ramah tersebut juga menjadi momentum untuk membangun jembatan komunikasi antara struktur adat dengan pemerintah daerah.

Pauh IX sebagai salah satu kawasan strategis di Kota Padang memiliki dinamika masyarakat yang membutuhkan komunikasi dan koordinasi antarlembaga. Karena itu, KAN dinilai perlu hadir tidak hanya ketika muncul persoalan adat, tetapi juga dalam berbagai agenda pembangunan masyarakat.

Musdafirman menyampaikan, kepemimpinannya akan mengedepankan prinsip silaturahmi, komunikasi, kolaborasi dan penyelesaian persoalan secara bersama-sama.

Ia juga membuka ruang bagi seluruh unsur masyarakat adat, mulai dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, hingga unsur masyarakat lainnya untuk memberikan gagasan dan masukan bagi penguatan KAN Pauh IX.

“Ini baru langkah awal. Setelah ini tentu akan ada komunikasi dengan berbagai pihak. Kita ingin mendengar semua masukan agar KAN Pauh IX ke depan memiliki arah yang jelas dan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Ratusan ASN Baru Ikut Latsar dan Orientasi, Jadikan Pelayan Publik yang Religius dan Profesional

KAN Pauh IX Ingin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kepemimpinan KAN Pauh IX periode 2026–2031 membawa harapan agar lembaga adat mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri adat dan budaya Minangkabau.

Musdafirman menilai, adat dan pembangunan tidak harus ditempatkan dalam ruang yang berbeda. Justru nilai-nilai adat dapat menjadi kekuatan sosial dalam mendukung pembangunan.

Prinsip “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat serta menjadi landasan dalam membangun generasi yang berkarakter.

Karena itu, KAN Pauh IX bertekad membangun hubungan yang konstruktif dengan Pemerintah Kota Padang.

“Intinya kita ingin KAN menjadi bagian dari solusi. Kalau pemerintah memiliki ide dan program besar untuk masyarakat, kita siap membantu sesuai dengan kapasitas dan kewenangan lembaga adat,” tegas Musdafirman.

Langkah temu ramah dengan Wawako Padang ini sekaligus menunjukkan bahwa kepemimpinan baru KAN Pauh IX ingin bergerak cepat, membuka komunikasi seluas-luasnya, dan membangun fondasi kerja sama sejak awal masa kepemimpinan.

Dengan semangat tersebut, KAN Pauh IX periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga adat, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Padang.

Putra sgm

Share :

Baca Juga

BERITA

Pagi yang Merenggut Gilang” Lubang Jalan di Gantiang Menghentikan Langkah Pelajar SMKN 2 Padang Panjang

ARTIKEL

Bakamla RI Resmi Ganti Kepala Zona Bakamla Barat

ARTIKEL

Hermanto Fasilitasi Pembudidaya Ikan Sumbar agar Sukses dalam Pembenihan

BERITA

Menhan Prabowo Hadiri Perayaan Hari Nasional Jerman

BERITA

Sosialisasi Kepatuhan Pajak Kendaraan dan Disiplin Berlalu Lintas: Polresta Cilacap Ajak Masyarakat Berperan Aktif

ARTIKEL

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Babinsa Mapurujaya Laksanakan Monitoring dan Pengamanan di Pelabuhan Poumako

ARTIKEL

Berapa Jumlah Kursi DPRD Kab/Kota Se-Sumbar??. Para Caleg Wajib Tau

ARTIKEL

Pemprov Sumbar Lelang 3 Jabatan Esselon II