Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 19 January 2026 - 19:52 WIB

Pagi yang Merenggut Gilang” Lubang Jalan di Gantiang Menghentikan Langkah Pelajar SMKN 2 Padang Panjang

Screenshot

Screenshot

PadangPanjang.Sinyalnews.com-

Pagi itu, Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 07.10 WIB, Jalan Lintas Padang Panjang–Batusangkar di Gantiang, Kecamatan Padang Panjang Timur, masih dipenuhi aktivitas warga. Jalur ini dikenal sebagai akses menuju RSUD Padang Panjang. Namun di depan Kafe Mochi, pagi berubah menjadi duka.

Gilang Pratama (16), siswa kelas I SMKN 2 Padang Panjang, meregang nyawa setelah kecelakaan lalu lintas yang dipicu jalan beraspal berlubang.

Berdasarkan rilis resmi Polres Padang Panjang, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.17 WIB, melibatkan sepeda motor Yamaha Mio BA 6799 CS yang dikendarai Gilang dan minibus Suzuki Ertiga BA 1685 NP yang dikemudikan Djoko Prasetyo (63).

Dalam keterangannya, polisi menjelaskan kondisi jalan di lokasi kejadian.”Jalan beraspal dalam kondisi berlubang, lurus, cuaca cerah, pandangan tidak terhalang, dan dilengkapi marka jalan terputus-putus,” demikian keterangan kepolisian.

Kronologi singkat yang disampaikan Polres menyebutkan, Gilang datang dari arah Bukit Surungan menuju Simpang Tanjung. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya melindas lubang di badan jalan, menyebabkan Gilang kehilangan kendali dan terjatuh ke depan.

Baca Juga :  Kababinkum TNI Buka Rapat Koordinasi Teknis Hukum TNI T.A. 2024

Nahas, tubuh Gilang terpental ke arah ban depan minibus Suzuki Ertiga yang berada di depannya. Benturan keras tak terhindarkan.

“Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di fasilitas kesehatan,” tulis rilis kepolisian.

Bagi warga sekitar, lubang jalan di titik itu bukan hal baru.”Sudah lama berlubang. Kalau pagi ramai kendaraan, kami selalu khawatir,” ujar Roni, warga setempat.Kematian Gilang pun memantik sorotan publik. Aktivis keselamatan jalan menilai, tragedi ini adalah peringatan keras atas pembiaran infrastruktur.

“Ketika kondisi jalan sudah diketahui rusak dan tak segera diperbaiki, maka korban hanya soal waktu. Ini bukan musibah murni,” kata Andri Saputra, pegiat keselamatan transportasi.

Jenazah Gilang sempat dibawa ke IGD RSUD Padang Panjang untuk dilakukan autopsi dan dimandikan. Selanjutnya, almarhum dibawa ke rumah duka di samping Gazuma Kafe & Resto, Kampuang Teleng, Kelurahan Kampuang Manggih, disambut isak tangis keluarga dan pelayat.

Baca Juga :  Dihadapan Ratusan Mahasiswa Universitas Sophia Tokyo, Anies Baswedan Mengaku Dirinya Pengangguran

Seragam sekolahnya kini tergantung tanpa pemilik. Bangku kelasnya kosong. Cita-cita seorang pelajar terhenti di aspal berlubang.

Ahli hukum mengingatkan, rilis kepolisian justru menegaskan faktor jalan sebagai penyebab awal ujar Jontra

“Jika kondisi jalan berlubang telah diketahui dan menjadi pemicu kecelakaan fatal, maka ada potensi kelalaian penyelenggara jalan yang bisa dimintai pertanggungjawaban,” ujar Kontra SH, ketua advokat LBH Justiciabelen Padang Panjang

Kasus Gilang Pratama kini tercatat sebagai satu korban meninggal dunia dengan kerugian materiil sebagaimana rilis kepolisian. Namun bagi publik, angka tak pernah mampu mengukur nilai satu nyawa.

Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun

Tragedi ini seharusnya menjadi alarm keras. Selama lubang-lubang jalan dibiarkan, selama keselamatan dianggap urusan belakangan, maka jalan akan terus menagih korban,dan Gilang bukan yang terakhir.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Terus Tingkatkan Kualitas Kinerja, Gubernur Mahyeldi Targetkan Indeks SAKIP Sumbar 2023 Bernilai A

ARTIKEL

Rumah Sakit Unand Akan Jadi Pusat Pelayanan Stem Cell. Ini Kata dr, Yefri Zulfiqar Dirut RS Unand

ARTIKEL

Disperindag Sumbar Canangkan ASN BerAKHLAK

ARTIKEL

Gubernur Mahyeldi : Wirausaha Muda Adalah Kunci Perubahan Sosial Dalam Pembangunan Ekonomi Bangsa

BADAN NEGARA

Gubernur Mahyeldi Jalin Kemitraan dengan Islamic Development Bank terkait Pengembangan Industri Halal di Sumbar

BERITA

Kapolda Sumbar berikan Motivasi kepada Siswa Diktuk Bintara Polri gelombang II T.A 2023

BERITA

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Komitmen Pemprov Sumbar dalam Pelayanan Kesehatan Anak Terpadu di Hadapan Peserta PI TIKA XII

BERITA

Terkait Dugaan Kasus TKD : Kantor Kejati Sumbar di Datangi Masa