Home / BERITA / NASIONAL

Thursday, 22 June 2023 - 20:29 WIB

Masyarakat Harus Pahami Potensi Wilayahnya untuk Turunkan Stunting

Kota Pekalongan, Sinyalnews.com-

Setiap wilayah memiliki potensi yang berbeda misalnya daerah pesisir kaya akan hasil perikanan dari laut sedangkan yang bukan pesisir bisa ikan air tawar/budidaya atau hasil peternakan misalnya daging ayam dan telur. Potensi hasil wilayah ini harus digali dalam upaya pengentasan stunting.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mendorong gerakan-gerakan untuk penurunan stunting salah satunya melalui kegiatan Gemar Makan Ikan (Gemar ikan) yang digelar di Aula Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Rabu (21/6/2023). Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin menekankan agar masyarakat Kota Pekalongan memahami potensi wilayahnya dalam menurunkan angka stunting.

Baca Juga :  Ns Yossi Fitrina Caleg Gerindra Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Kelurahan Puhun Tembok MKS

Disebutkan Salahudin, potensi Setono yang memiliki banyak lagan pertanian dapat dikembangkan untuk budidaya ikan dan padi /mina padi karena tanahnya subur dan belum terkena rob. “Saya sarankan untuk menanam pisang kavendis dan pohon kelor, ini yang murah meriah dan mudah dikembangkan,” kata Salahudin.

Menurut Salahudin, kepedulian para pelaku usaha di Pekalongan Timur cukup baik melalui Gerakan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting, program ini memang sudah selesai tetapi di wilayah Timur masih banyak yang peduli melihat tetangga yang anak-anaknya stunting. “Gerakan mereka berlanjut dengan kegiatan Donasi Telur. Telur yang sudah dimasaj mereka bagikan untuk anak-anak,” beber Salahudin.

Baca Juga :  Yulia Rahmi siswi Kelas XI SMK Genus Bukittinggi Hilang Setelah Pamit ke Orangtuanya, Untuk Menghantarkan Paket

Selama ini Gerakan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting bekerjasama dengan TP PKK telah diberi penghargaan oleh provinsi sebagai Peringkat Pertama Perintis Program Kota Pekalongan. Selain itu, Program Dapur Sehat Dahsyat juga mendapat apresiasi.

Penurunan stunting di Kota Pekalongan sekarang sudah relatif bagus dari daftar penimbangan. Ini hasil realistis menurut hasil penimbangan yakni sudah di bawah 10 persen. Namun untuk persentase di Kota dikatakan tinggi karena dilihat dari persentase kemiskinan yang relatif tinggi.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Beredar Video Pekerja Asing Asal China Bentrok Dengan Pekerja WNI. Dua Orang Tewas

BERITA

Mahdelmi Terpilih Aklamasi, Musda XI Golkar Padang Panjang Mengalir Hangat dan Penuh Harapan Baru

ARTIKEL

Hardiknas, Wakil Walikota Salahudin : Guru Harus Bisa Jadi Role Model Digugu lan Ditiru

BERITA

Pemuda Karya Nasional Siap Pelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Sumbar

BERITA

Kolaborasi IEC Sumbar Dengan PT.Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) Guna Kemajuan Expor Sumbar

BERITA

Yudi Indra Syani Serahkan Jabatan Kepala Dinas Perhubungan Kepada Ances Kurniawan

ARTIKEL

Momentum Apel, Kemenag Kota Padang Serahkan SK dan Piagam Statistik Izin Operasional, Ini Pesan H. Edy Oktafiandi

BERITA

Gara-Gara Lupa Mematikan Tungku, Rumah Warga Paninggaran Pekalongan Terbakar