PADANG, SINYALNEWS.COM — Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX terpilih periode 2026–2031, Musdafirman Dt. Rajo Diguci, melakukan silaturahmi dengan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi III, H. Irwan Zuldani, di ruang kerjanya, lantai 4 Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Silaturahmi menjadi momentum untuk membangun komunikasi serta memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan KAN Pauh IX dan masyarakat adat ke depan.
Dalam pertemuan itu, Musdafirman Dt. Rajo Diguci bersama H. Irwan Zuldani membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan KAN Pauh IX, termasuk pentingnya menjaga nilai-nilai adat, memperkuat hubungan antarnagari, serta mendorong peran kelembagaan adat dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Musdafirman menyampaikan bahwa setelah dipercaya memimpin KAN Pauh IX untuk periode 2026–2031, diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak agar program-program KAN ke depan dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, KAN tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Pauh IX yang lebih maju, bersatu dan berdaya.
Sementara itu, H. Irwan Zuldani, yang dikenal sebagai salah seorang tokoh Pauh IX Kecamatan Kuranji, menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi antara pemangku adat, tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan sangat penting dalam menjaga kebersamaan serta mempercepat pembangunan di wilayah Pauh IX. 
Irwan Zuldani juga berharap kepemimpinan Musdafirman Dt. Rajo Diguci dapat membawa energi baru bagi KAN Pauh IX dan semakin memperkuat persatuan seluruh unsur masyarakat adat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga silaturahmi, memperkuat persatuan dan mendorong kemajuan Pauh IX ke depan. KAN memiliki peran strategis dalam menjaga adat sekaligus ikut memberikan kontribusi terhadap pembangunan,” ujar Irwan.
Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara KAN Pauh IX dengan berbagai tokoh dan pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan berbagai potensi yang dimiliki Pauh IX dapat dikembangkan untuk kepentingan masyarakat.
Musdafirman Dt. Rajo Diguci terpilih sebagai Ketua KAN Pauh IX periode 2026–2031 melalui proses musyawarah pemilihan yang berlangsung beberapa waktu lalu. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu membawa KAN Pauh IX semakin solid serta adaptif menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Silaturahmi dengan H. Irwan Zuldani menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan membangun kolaborasi demi mewujudkan KAN Pauh IX yang semakin maju, berdaya dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai adat Minangkabau.
Irwan Zuldani Siap Sinergikan Program KAN dengan Pokok Pikiran Dewan
Dalam pertemuan tersebut, H. Irwan Zuldani juga menyampaikan komitmennya untuk ikut mensinergikan kegiatan dan program KAN Pauh IX dengan pokok-pokok pikiran anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, sepanjang sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Irwan, sinergi tersebut penting untuk mendukung kelancaran berbagai kegiatan KAN Pauh IX, khususnya program yang berkaitan dengan pelestarian adat, seni dan budaya Minangkabau.
Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam mempertahankan budaya lokal sebagai bagian dari kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Pauh IX dan Sumatera Barat.
“Bagaimana kegiatan KAN ke depan bisa kita sinergikan dengan pokok-pokok pikiran anggota dewan, tentunya sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat. Kita ingin mendukung kelancaran program KAN sekaligus mempertahankan budaya lokal sebagai bentuk kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Irwan Zuldani.
Ia berharap KAN Pauh IX di bawah kepemimpinan Musdafirman Dt. Rajo Diguci dapat semakin aktif dalam menggerakkan kegiatan adat dan budaya, sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sinergi antara lembaga adat dan wakil rakyat tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan KAN, tetapi juga memberikan ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau.
Dengan komunikasi dan kolaborasi yang terbangun, Musdafirman Dt. Rajo Diguci dan H. Irwan Zuldani sepakat bahwa kemajuan Pauh IX harus tetap berjalan seiring dengan upaya mempertahankan jati diri, adat dan kearifan lokal masyarakat Pauh IX.
Penulis: Putra Sgm














