Padang Panjang,Sinyalnews.com-Tepat pukul 14.00 WIB, Gedung Auditorium Mifan mulai dipenuhi gelombang warna kuning. Kader Partai Golkar, tokoh masyarakat, niniak mamak, hingga pejabat daerah memasuki ruangan dengan penuh semangat. Hari itu bukan sekadar Musda; hari itu adalah momentum besar bagi arah politik Kota Padang Panjang.
Di atas panggung, pimpinan sidang definitif telah duduk dengan formasi lengkap:
- Andi Mastian (Ketua Sidang)
- Rahmad Kurniawan (Sekretaris)
- Robbi Fatra(anggota)
- Batlimus (anggota)
- Eka Mita Rahman( anggota)
Lima figur inilah yang menjaga agar Musda XI berjalan tertib, elegan, dan sesuai mekanisme partai.
Mahdelmi Dipilih Aklamasi, Namun Proses Tetap Disempurnakan
Sejak awal sidang dimulai, dukungan terhadap Mahdelmi mengalir stabil. Meski begitu, tidak ada langkah instan. Golkar memilih untuk menjaga marwah forum: seluruh tahapan tetap ditempuh dari awal hingga akhir, hingga akhirnya palu ketua diketuk.
Tepat saat nama Mahdelmi .S.Sos. Dt.Maninjun disahkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Padang Panjang periode 2025–2030 dibacakan oleh Andi Mastian , tepuk tangan merambat hangat, menyatukan seluruh peserta Musda dalam satu kelegaan dan harapan baru.
Mahdelmi: Konsolidasi Total dan Golkar Sebagai Rumah Bersama
Dalam sambutannya, Mahdelmi menegaskan komitmen kuat bagi Golkar Padang Panjang, “Amanah ini bukan milik saya pribadi. Ini amanah seluruh kader. Kita akan melakukan konsolidasi total, membangun Golkar sebagai rumah bersama bagi tokoh, anak muda, ulama, dan seluruh unsur masyarakat,” ujar Mahdelmi. “Golkar harus hadir, bekerja, dan memberi manfaat nyata bagi kota ini,” tambahnya.
Sikap Tegas Ketua DPW Golkar Sumbar H. Khairunas
Kehadiran Ketua DPW Golkar Sumatera Barat, H. Khairunas, menjadi energi tersendiri dalam Musda XI.
“Golkar Padang Panjang harus menunjukkan kekompakan. Ketua baru harus merangkul semua, tanpa kecuali. DPW akan mendukung penuh langkah-langkah yang membesarkan partai,” tegas Khairunas.
“Konsolidasi adalah kunci. Jangan biarkan ada ruang kosong di tengah masyarakat,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Kutipan Ketua Pelaksana Musda: Transparansi Dijaga
Ketua Pelaksana Musda, Roby Setiawan Dt. Karakun Basa, memastikan bahwa setiap prosedur dijalankan secara lengkap.
“Aklamasi bukan berarti mempercepat proses. Justru semua mekanisme kami jalankan transparan dan sesuai aturan. Ini bentuk penghormatan kepada kader,” kata Roby.
Kutipan Walikota Padang Panjang, Harapan untuk Politik yang Dewasa dan Bersih
Walikota Padang Panjang Hendri Arnis yang juga anggota Partai Golkar yang seyogyanya hadir dalam musda X1, tak berkesempatan hadir meski ada di kota Padang Panjang ,kehadirannya diwakili Wawako Padang Panjang Allex Saputra sebagai undangan kehormatan ,untuk memberikan apresiasi terhadap jalannya Musda XI ujar Ketua DPW Sumbar Khairunas dalam sambutanya
Wawako Allex melihat Musda ini sangat tertib dan dewasa. Ini menunjukkan bahwa politik kita bisa berjalan dengan elegan. Semoga Golkar di bawah kepemimpinan ketua baru mampu menjadi mitra konstruktif pemerintah dan hadir dengan program-program yang pro masyarakat,” ujar nya .
Pernyataannya menjadi dorongan moral bahwa Golkar diharapkan tetap menjadi kekuatan politik yang sehat dan memberi manfaat.
Dr Fauzi Makmur salah seorang Ninik mamak juga sesepuh partai golkar mengatakan , Kader Harus Menyatukan Energi Dia juga menyampaikan pandangan tentang pentingnya soliditas partai.
“Golkar adalah bagian penting dari dinamika politik kota ini. Saya berharap Ketua DPD terpilih mampu menyatukan energi para kader dan memperkuat kontribusi Golkar dalam pembangunan daerah,” katanya
“Musda ini sudah menunjukkan kedewasaan berpolitik. Semoga kedepan semakin baik,” ujarnya.
Dari Sore ke Malam, Musda Menutup Lembaran dan Membuka Harapan Baru
Hingga pukul 20.00 WIB, Musda XI resmi ditutup. Suasana ruangan berubah menjadi lebih cair; para peserta menyalami Mahdelmi dan memberikan ucapan selamat. Ada yang berpesan, ada yang menyampaikan harapan, ada pula yang mengingatkan pentingnya kebersamaan.
Musda XI, Usai Sudah, Tapi Semangat Baru Baru Dimulai
Ketika malam turun dan halaman Auditorium Mifan mulai sepi, langkah para peserta pulang membawa optimisme yang sama, Golkar Padang Panjang memasuki babak baru yang lebih solid, dewasa, dan penuh harapan.
Dalam sambutan penutupnya, Mahdelmi .S.sos Dt. Maninjun tak sekadar mengucap terima kasih. Ia mengangkat nada suara, menegaskan arah baru Golkar Padang Panjang.
“Kita akan rebut kembali tahta Ketua DPRD Padang Panjang. Sudah saatnya panji-panji Golkar kembali berkibar, bukan hanya di pusat kota, tapi sampai ke seluruh pelosok negeri ini,” tekan Mahdelmi, disambut tepuk tangan para peserta Musda.
Ia menegaskan bahwa aklamasi bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru: konsolidasi, penguatan struktur, dan pembuktian bahwa Golkar masih memiliki napas panjang di Padang Panjang.(Paulhendri)














