Home / KOTA PADANG PANJANG

Friday, 13 February 2026 - 21:18 WIB

Produk UMKM Padang Panjang Tembus Panggung Internasional di Festival Melayu Day Yala 2026 Thailand

YALA, Sinyalnews.com – Produk UMKM Kota Padang Panjang kembali menunjukkan kelasnya di kancah internasional. Beragam produk unggulan daerah sukses tampil dan dipamerkan dalam ajang Festival Melayu Day Yala ke-11 Tahun 2026 yang berlangsung di Provinsi Yala, Thailand, Jumat (13/2).

Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi Padang Panjang dalam memperluas jejaring pemasaran, sekaligus memperkuat hubungan budaya dan ekonomi kreatif dengan Thailand, khususnya di kawasan selatan yang mayoritas penduduknya beragama muslim.

Sejumlah produk UMKM yang dibawa dalam festival kali ini mendapat perhatian besar dari pengunjung. Di antaranya Minang Kayo (produk kulit), Batik Rang Minang, Loumer Cake, Sulam Bordir Zahra Muslim, Krang Keju Mahya, Rendang Queensha Dewi, Serundeng Kentang Suci, Serundeng Mama Ila, hingga Bawang Goreng Alid Family.

Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, hadir langsung mendampingi para pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Thailand terhadap produk daerah.

Produk-produk tersebut diperkenalkan dalam sesi Business Matching yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand bersama Yala Rajabhat University. Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha, mitra internasional, hingga komunitas bisnis Asia Tenggara.

Owner Minang Kayo, Pris Kurniawati, turut memaparkan potensi produk UMKM Padang Panjang di hadapan para pebisnis dan calon investor. Presentasinya mendapat sambutan positif dan membuka peluang kerja sama lebih luas.

Baca Juga :  RTRW Padang Panjang Belum Rampung, DPRD dan Pemko Gelar Rapat Lanjutan

Menurut Ny. Maria, business matching menjadi sarana strategis bagi UMKM untuk membangun jejaring, memahami kebutuhan pasar luar negeri, serta mendapatkan peluang ekspor secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi Padang Panjang di Festival Melayu Day Yala merupakan langkah konkret dalam memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar internasional melalui event budaya.

Selama empat hari kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produk, namun juga melakukan komunikasi bisnis dengan mitra-mitra potensial dari Thailand dan negara ASEAN lainnya.

Selain produk kerajinan dan kuliner, para pengunjung festival juga menunjukkan ketertarikan terhadap keunikan motif batik, kekhasan bordir, dan cita rasa kuliner Padang Panjang yang dinilai berbeda dari kuliner nusantara lainnya.

Festival Melayu Day Yala sendiri dibuka secara resmi oleh Gubernur Provinsi Yala. Ajang tahunan ini selalu menjadi pusat perhatian karena menampilkan produk kreatif, kuliner, seni, dan budaya dari berbagai negara.

Sejak hari pertama pembukaan, stand Dekranasda Kota Padang Panjang langsung mencuri perhatian pengunjung. Penataannya yang artistik serta pelayanan yang ramah membuat stand ini tak pernah sepi.

Batik, bordir, canting, hingga aneka olahan makanan khas Padang Panjang menjadi primadona. Banyak pengunjung yang kembali datang ke stand di hari berikutnya untuk membeli produk secara langsung.

Ketua Dekranasda, Ny. Maria, menyampaikan rasa syukur karena respons masyarakat sangat luar biasa, bahkan jauh di atas ekspektasi. Hal ini menurutnya menjadi energi positif bagi para pelaku UMKM.

Baca Juga :  Disdukcapil Kota Padang Panjang Raih Juara 1 Lomba Inovasi OPD Tahun 2024

Ia berharap keberhasilan ini dapat memicu semangat baru bagi para perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas agar dapat bersaing di pasar global.

Festival Yala tidak hanya menjadi ajang pameran, namun juga platform penting bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan delegasi daerah untuk bertukar ide serta memperkuat jejaring internasional.

Partisipasi Padang Panjang diharapkan mampu membuka jalan kerja sama yang lebih luas, baik dalam bentuk kolaborasi budaya, pemasaran produk, maupun pengembangan ekonomi kreatif antarnegara.

Pada hari terakhir festival, Dekranasda Padang Panjang melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Rajabhat University Yala dan KBRI Bangkok sebagai komitmen bersama dalam mendukung promosi produk UMKM.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu capaian penting karena memberikan akses lebih besar untuk pemasaran produk UMKM Padang Panjang di wilayah Thailand selatan.

Dengan berbagai capaian tersebut, Dekranasda Padang Panjang optimistis produk UMKM daerah akan semakin dikenal luas dan mampu bersaing tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga internasional.

Festival ini pun menegaskan bahwa UMKM Padang Panjang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pelaku ekonomi kreatif yang berdaya saing global. (Paul)

Share :

Baca Juga

BERITA

Tim Baharkam Polri Kunjungi Padang Panjang, Dukung Ketahanan Pangan Menuju Swasembada Nasional

BERITA

Di Antara Kayuhan dan Harapan.UMKM Menyala di Gowes Fun Adventure Padang Panjang

DAERAH

Rektor ISI Padang Panjang Pimpin Sidang Senat Terbuka, 196 Mahasiswa Diwisuda

ARTIKEL

Berkat Tim Silaturrahmi Ramadhan Kankemenag, BSI Kucurkan Bantuan Rp 792,6 Juta Lebih

BERITA

Padang Panjang Masuk 3 Besar Kota Paling Berkelanjutan Nasional: Hijau, Ramah, dan Berdaya Tahan

ARTIKEL

Hendri Arnis Sampaikan Sambutan Jabatan Perdananya Di Sidang Paripurna DPRD Padang Panjang

BERITA

Jangan Ada Titipan, Publik Desak Seleksi Direktur PDAM Padang Panjang Transparan

BERITA

Aklamasi Mahdelmi dan Ambisi Merebut Tahta Politik Padang Panjang