Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / POLITIK / SUMBAR

Sunday, 16 November 2025 - 20:59 WIB

Aklamasi Mahdelmi dan Ambisi Merebut Tahta Politik Padang Panjang

Padang Panjang.Sinyalnews.co-Musda Golkar Padang Panjang Minggu (16/11) di Mifan tidak menyajikan drama pemilihan. Namun justru dalam kesenyapan itulah politik menunjukkan wajahnya. Penetapan Mahdelmi S.Soa  Dt. Maninjun secara Lok aklamasi bukan sekadar proses rutin internal, tetapi deklarasi arah pertempuran baru di gelanggang politik kota ini.

Ketua Pelaksana Robi Kurniawan Dt. Karakun basa  memastikan mekanisme tetap berjalan meski kandidat tunggal. Tetapi publik paham: Golkar sedang mengirim pesan bahwa mereka ingin bangkit tanpa perpecahan, ingin kembali menunjukkan diri sebagai partai yang masih mampu menjaga disiplin mesin politiknya.

Kehadiran Ketua DPD Golkar Sumbar Khairunas memberi bobot politik tersendiri. Ia menyaksikan langsung bagaimana Mahdelmi dikukuhkan, sekaligus melempar sinyal evaluasi ke tubuh partai. Dalam sambutannya, Khairunas tak menahan diri menyinggung absennya salah satu kader penting.

“Saya melihat banyak wajah kader hari ini, tapi ada juga yang tak terlihat. Hendri Arnis, wakil sekretaris saya, tidak hadir di Musda, padahal sesuai kata Wawako Allex beliau ada di Padang Panjang, di acara lain. Kita tentu mencatat ini. Kehadiran dalam momentum penting seperti Musda menunjukkan komitmen terhadap partai,” ujar Khairunas dengan nada yang terasa lebih dari sekadar pengingat.

Baca Juga :  Hadiri Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Soal Netralitas ASN dan Bijak Bermedia Sosial

Ucapan itu menjadi tamparan halus atau keras bahwa Golkar sedang membutuhkan kekompakan, bukan kalkulasi personal. Dalam politik, ketidakhadiran seorang tokoh sering lebih keras suaranya daripada pidato panjang.

Mahdelmi sendiri merespons momentum itu dengan pidato yang menyalakan energi baru. Ia tidak sekadar berterima kasih, ia langsung mengangkat target besar yang selama ini menjadi kerinduan kader Golkar Padang Panjang.

“Kita akan rebut kembali tahta Ketua DPRD Padang Panjang. Sudah saatnya panji-panji Golkar kembali berkibar, bukan hanya di pusat kota, tapi sampai ke seluruh pelosok negeri ini.”

Pernyataan itu bukan basa-basi. Itu deklarasi perang politik. Golkar ingin kembali menancapkan kuku di posisi tertinggi legislatif kota ini, kursi yang pernah mereka duduki, sebelum kekuatan partai meredup beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  ETLE Drone Dilakukan Uji Coba di Tugu Lawet Kebumen, Pelanggaran Kasat Mata Bisa Tercapture Melalui Udara

Padang Panjang memang memerlukan partai yang bekerja, bukan sekadar hadir di spanduk dan baliho. Aklamasi Mahdelmi bisa menjadi awal kebangkitan itu, tetapi juga bisa menjadi formalitas tahunan jika tidak diikuti kerja politik yang nyata. Tugas berat menanti: menggerakkan struktur yang lama “hidup segan, mati tak mau”, merangkul kader yang tercerai, dan membuktikan bahwa Golkar masih punya napas panjang.

Musda kali ini bukan sekadar memilih ketua. Ia menjadi cermin siapa yang ingin kembali membangun partai, siapa yang menghitung langkah, dan siapa yang menghilang di momen penting. Dengan panji yang kembali diangkat tinggi, Golkar Padang Panjang resmi memasuki babak baru. Kini publik menunggu, apakah angin akan benar-benar membawa bendera itu berkibar, atau kembali turun sebelum perang dimulai. (Paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Lestarikan Lingkungan, Polres Batang Bersama TNI dan Masyarakat Tanam Pohon di Pantai

BERITA

Sat Tahti Polresta Cilacap Fasilitasi Pernikahan Tahanan Narkoba di Rutan Polresta Cilacap

ARTIKEL

Rayakan Idul Adha, Satgas Indobatt TNI Serahkan 100 Hewan Kurban Untuk Masyarakat Lebanon Selatan

ARTIKEL

Jadi Imam Shalat Zuhur, Kakan Kemenag Ajak Warga Terus Giatkan Shalat Berjamaah

BERITA

Polri Turut Berduka Atas Wafatnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait

BERITA

Rem Putus Truk Trailer di Panyalaian, Lima Nyawa Melayang di Jalur Maut

BERITA

Bulan Syawal Banyak Calon Pengantin Mulai Urus Persyaratan ke KUA

BERITA

Begini Respon Pemprov Sumbar Terkait Tudingan yang Menyebut Gubernur Lamban