Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / KOTA PADANG / SUMBAR

Saturday, 5 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Sumbar Apresiasi Festival Rebana KBCE di Aula LKAAM, Diikuti 11 Grup Terbaik

PADANG, Sinyalnews.com — Gubernur Sumatera Barat mengapresiasi pelaksanaan Festival Rebana se-Kota Padang yang digelar Komunitas Bintang Ceria (KBCE) di Aula LKAAM Sumbar, Kompleks Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi (Masjid Raya Sumbar), Sabtu (5/9/2026).

Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Jasman Rizal, MM, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar.

Kegiatan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah itu diikuti 11 grup rebana terbaik dari berbagai wilayah di Kota Padang. Masing-masing grup diperkuat delapan peserta yang tampil dengan mengenakan pakaian adat khas Minangkabau.

Kemeriahan festival semakin lengkap dengan dukungan Bank Nagari sebagai sponsor utama yang menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang.

Ketua Panitia Festival Rebana KBCE, Fahyuyeretti, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Persiapan festival ini memakan waktu yang cukup singkat, namun berkat kerja keras seluruh panitia dan dukungan penuh dari Bank Nagari serta para tokoh masyarakat, Alhamdulillah hari ini 11 grup siap menampilkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Fahyuyeretti.

Ia menegaskan, panitia berkomitmen menjaga proses perlombaan agar berlangsung secara jujur, transparan dan objektif.

Gubernur: Rebana Bukan Sekadar Kompetisi

Dalam sambutannya, Jasman Rizal menyampaikan pesan Gubernur Sumatera Barat bahwa festival rebana bukan hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga memiliki nilai penting dalam pelestarian budaya dan syiar Islam.

Baca Juga :  Ismail Raja Tega Dari Peradi Utama Lakukan Sumpah dan Janji di PT Banten

“Festival rebana ini bukan sekadar ajang kompetisi seni, melainkan wujud nyata pelestarian budaya Islam dan sarana mempererat tali silaturahmi serta ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, khususnya di Kota Padang,” katanya.

Menurut Jasman, kesenian tradisional yang bernafaskan Islam seperti rebana perlu terus mendapatkan dukungan dan ruang untuk berkembang. Selain menjaga warisan budaya, kegiatan tersebut dinilai mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda.

Pemko Padang Dukung Kreativitas Seni Islami

Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Kota Padang yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Padang, Syahrial Kamat.

Saat membacakan sambutan Wali Kota Padang, Syahrial Kamat menyampaikan penghargaan kepada KBCE yang dinilai konsisten memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni religi.

“Pemerintah Kota Padang mengapresiasi tinggi konsistensi KBCE dalam membina bakat seni generasi muda, karena kegiatan positif seperti festival rebana ini menjadi benteng spiritual yang kuat dalam membimbing generasi penerus yang berakhlak mulia,” tuturnya.

Ia menegaskan, Pemko Padang akan terus mendorong hadirnya ruang kreativitas seni Islam sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius sekaligus berbudaya.

LKAAM Sumbar Buka Ruang untuk Syiar dan Budaya

Sementara itu, Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof. Dr. Fauzi Bahar, menyambut baik pelaksanaan Festival Rebana di Aula LKAAM Sumbar.

Menurut Fauzi Bahar, LKAAM Sumatera Barat senantiasa terbuka terhadap kegiatan yang mendorong syiar Islam sekaligus pelestarian adat dan budaya Minangkabau.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Apresiasi Kinerja Disperindag Sumbar

“LKAAM Sumatera Barat selalu membuka pintu dan mendukung penuh kegiatan syiar Islam serta pelestarian adat budaya, karena hal ini sejalan dengan filosofi masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tegasnya.

Ia menilai Festival Rebana menjadi momentum penting untuk mengingatkan generasi muda terhadap identitas budaya dan nilai-nilai agama yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Minangkabau.

KBCE Komitmen Hidupkan Kembali Seni Religi

Ketua Umum DPP KBCE, Zoom Titamura, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga festival tersebut dapat terlaksana.

“Kami di KBCE berkomitmen penuh untuk terus menyediakan wadah kreatif bagi para pecinta seni religi, dan kami berharap Festival Rebana ini dapat membangkitkan kembali semangat mencintai musik Islami tradisional di tengah gempuran modernisasi,” ungkapnya.

Zoom juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang, LKAAM Sumbar, Bank Nagari, tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Festival Rebana KBCE ini berlangsung dalam suasana penuh semangat. Sebanyak 11 grup peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan tamu undangan, sekaligus menunjukkan bahwa seni musik religi tradisional masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat Kota Padang.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Kedatangan Logistik Pemilu 2024 Mendapat Pengawalan Ketat dari Polres Pasaman Barat

BERITA

Di Bawah Cahaya Putih Balai Kota, Janji Itu Diucapkan: Maria Feronika Hendri Memikul Harapan Ekonomi Kreatif Sumbar

BERITA

Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria Nekad Membunuh Mantan Pacarnya

BERITA

Pemprov Sumbar Gelar Pawai Bertajuk “Merah Putih Light Carnival 2023”

ARTIKEL

Pangdam I/BB Pimpin Upacara Penutupan Dikmata TNI AD Gelombang I 2023

ARTIKEL

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025: TNI Teguhkan Komitmen dan Kesetiaan kepada Ideologi Negara

ARTIKEL

Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan BKN Award

BERITA

2023 Kota Pekalongan Raih 3 Penghargaan Bangga Kencana