PADANG, SINALNEWS.COM — Memahami akuntansi pemerintahan tidak cukup hanya melalui pembelajaran teori di ruang kelas. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya jurusan Akuntansi, membutuhkan pengalaman praktik dan pemahaman aplikatif agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun uji kompetensi.
Hal tersebut menjadi perhatian dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk Siswa SMK Nusatama Padang” yang dilaksanakan di SMK Nusatama Padang, Rabu, 2 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK, khususnya dalam bidang akuntansi pemerintahan.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Nusatama Padang, David Anumarta, S.Pd. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan pelatihan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa jurusan Akuntansi.
Kehadiran dosen dengan kompetensi di bidang akuntansi pemerintahan diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih praktis sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai penerapan akuntansi pemerintahan di dunia kerja.
Tim Dosen PNP Berikan Pembelajaran Berbasis Praktik
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Padang terdiri atas Gustati, S.E., M.Si., Ak., CA., CGAA sebagai ketua, serta Armel Yentifa, S.E., M.Si., Ak., CA., CGAA dan Vira Maulina, S.S.T., M.Acc. sebagai anggota.
Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa, yakni Andika Rahmat Pramana, Bima Leo Orlando, dan Muhammad Rafaryl Istiqlal.
Pelatihan dirancang dengan pendekatan praktik agar siswa tidak hanya memahami konsep akuntansi pemerintahan, tetapi juga mampu mengikuti proses penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah secara sistematis.
Kenalkan Siklus Akuntansi Pemerintahan
Akuntansi pemerintahan memiliki karakteristik yang berbeda dengan akuntansi pada entitas bisnis. Salah satu tantangan bagi siswa adalah memahami alur transaksi hingga menghasilkan laporan keuangan pemerintah daerah.
Berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan sebelum kegiatan, ditemukan sejumlah kendala yang masih dihadapi siswa Akuntansi SMK Nusatama Padang. Di antaranya belum sepenuhnya mengikuti perkembangan regulasi dan standar akuntansi pemerintahan, belum memahami secara utuh alur penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah, serta masih terbatasnya latihan dan kasus komprehensif sebagai sarana pembelajaran.
Atas dasar itu, materi pelatihan tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi dilengkapi dengan ilustrasi transaksi dan simulasi penyusunan laporan keuangan menggunakan kertas kerja.
Materi meliputi siklus akuntansi pemerintahan, standar akuntansi pemerintahan, serta tahapan penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Peserta juga diperkenalkan dengan karakteristik akuntansi pemerintahan yang menggunakan mekanisme triple entry, sehingga memiliki alur pencatatan yang berbeda dengan akuntansi pada entitas privat.
Melalui pendekatan tersebut, siswa diharapkan mampu memahami hubungan antara setiap tahapan pencatatan hingga menghasilkan laporan keuangan.
Dari Bukti Transaksi hingga Laporan Keuangan
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan contoh kasus yang disusun secara bertahap, mulai dari bukti transaksi pemerintahan, jurnal, buku besar, kertas kerja, hingga penyusunan laporan keuangan.
Pendekatan berbasis kasus tersebut diharapkan membantu siswa memahami keterkaitan setiap proses dalam siklus akuntansi pemerintahan.
Materi juga diarahkan pada pemahaman laporan keuangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan mengenai komponen laporan keuangan pemerintah daerah, antara lain Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), Laporan Arus Kas, serta Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).
Dengan memahami siklus tersebut, siswa diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat dalam mengikuti pembelajaran Akuntansi Pemerintahan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi.
Serahkan Modul Akuntansi Pemerintahan
Salah satu bagian penting dari kegiatan adalah serah terima modul Akuntansi Pemerintahan kepada pihak SMK Nusatama Padang.
Modul tersebut diharapkan menjadi bahan pembelajaran dan referensi tambahan bagi siswa maupun guru dalam memperkuat pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Kehadiran modul juga menjadi bagian dari keberlanjutan program pengabdian. Dengan demikian, materi yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dimanfaatkan setelah kegiatan selesai.
Selain modul, program PkM tersebut dirancang menghasilkan perangkat pembelajaran berupa bank soal, kasus sederhana dan komprehensif, serta kertas kerja yang dapat digunakan siswa untuk melakukan simulasi penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Tingkatkan Kompetensi Siswa Menghadapi Dunia Kerja
Kegiatan pelatihan tersebut dinilai memiliki arti penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang akuntansi pemerintahan.
Perkembangan regulasi dan standar akuntansi pemerintahan menuntut calon tenaga kerja tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap perubahan dan menerapkannya dalam praktik.
Peningkatan kompetensi siswa menjadi salah satu target utama program, khususnya dalam aspek pengetahuan dan keterampilan teknis penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Peningkatan kemampuan peserta juga dirancang untuk dapat dievaluasi melalui pretest dan posttest, sehingga efektivitas kegiatan dapat diukur berdasarkan perkembangan pemahaman siswa sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan.
Bagi Politeknik Negeri Padang, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mentransfer pengetahuan dan keahlian akademik kepada masyarakat pendidikan.
Dorong Kolaborasi Berkelanjutan
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan satu kali. Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memperkuat kompetensi siswa dan guru di bidang akuntansi pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, siswa SMK Nusatama Padang diharapkan semakin percaya diri dalam memahami siklus akuntansi pemerintahan, mampu menyusun laporan keuangan pemerintah daerah dengan lebih baik, serta memiliki bekal kompetensi yang relevan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Padang berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang akuntansi pemerintahan.














