Home / KOTA PADANG PANJANG

Saturday, 22 August 2026 - 20:16 WIB

PAPAGO Resmi Diluncurkan, Inovasi Digital Pemko Padang Panjang untuk Layanan yang Lebih Dekat dan Mudah

Padang Panjang, Sinyalnews.com — Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat langkah menuju pemerintahan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Terobosan terbaru itu diwujudkan melalui kehadiran PAPAGO (Padang Panjang Go), sebuah platform digital terpadu yang dirancang untuk menghadirkan informasi dan pelayanan publik secara lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.

PAPAGO resmi diperkenalkan kepada masyarakat pada Malam Resepsi Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Hoerijah Adam, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Senin (17/8/2026) malam. Peluncuran ini menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan transformasi digital Pemerintah Kota Padang Panjang.

Melalui konsep “satu aplikasi, banyak akses dan kemudahan”, PAPAGO hadir untuk menyederhanakan interaksi masyarakat dengan pemerintah. Warga tidak perlu lagi mengakses berbagai kanal secara terpisah untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan kebutuhan terkait pelayanan pemerintahan.

Lebih dari sekadar aplikasi, PAPAGO diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem digital Kota Padang Panjang. Platform yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tersebut mengintegrasikan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat dalam satu ruang digital.

Salah satu fitur yang menjadi kekuatan PAPAGO adalah Lapor Warga. Melalui fitur ini, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan pengaduan, keluhan, aspirasi, maupun berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar secara langsung kepada pemerintah.

Laporan yang masuk selanjutnya dapat dipantau oleh petugas di Command Center Kota Padang Panjang untuk kemudian diteruskan kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan menangani persoalan tersebut. Pola ini diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah sekaligus memastikan setiap laporan mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.

Bagi Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, PAPAGO dirancang bukan sebagai aplikasi formalitas, melainkan sebagai jembatan komunikasi yang membuat pemerintah semakin dekat dengan warga.

“PAPAGO kita hadirkan bukan sekadar sebagai aplikasi formalitas, melainkan sebagai salah satu upaya nyata untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah harus selalu hadir, mendengarkan, serta memberikan respons cepat terhadap apa yang dirasakan dan disampaikan oleh masyarakat,” ujar Hendri Arnis.

Baca Juga :  Esok, Turnamen Milleniq 9 Ball Resmi Bergulir: Tanpa Sponsor, Hadiah Tetap Fantastis

Kehadiran PAPAGO juga memperluas fungsi teknologi hingga ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Masyarakat maupun wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata, kuliner khas, serta berbagai agenda budaya yang menjadi bagian dari daya tarik Kota Padang Panjang.

Tidak berhenti pada penyediaan informasi, PAPAGO juga memberikan ruang bagi pengguna untuk memberikan rating dan ulasan terhadap destinasi maupun tempat yang mereka kunjungi. Masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola destinasi dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk mereka.

Dengan demikian, PAPAGO memiliki potensi menjadi etalase digital Kota Padang Panjang. Berbagai potensi daerah dapat diperkenalkan secara lebih luas, sementara masyarakat mendapatkan akses informasi yang lebih praktis sebelum menentukan pilihan destinasi, kuliner, maupun kegiatan yang ingin dikunjungi.

Setelah peluncuran, sosialisasi PAPAGO langsung digencarkan agar masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia. Pada Selasa (18/8/2026), jajaran Dinas Kominfo memperkenalkan PAPAGO di tengah kemeriahan Pawai Alegoris HUT Kemerdekaan RI di pusat Kota Padang Panjang.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Harry Rizka Perdana, S.IP, M.Si, turut memimpin langsung kegiatan sosialisasi tersebut. Kehadiran jajaran Kominfo di tengah ribuan warga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wajah baru pelayanan publik sekaligus mengajak masyarakat menjadi bagian dari transformasi digital.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi energi positif bagi pengembangan PAPAGO. Pemerintah menyadari bahwa keberhasilan sebuah platform digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh seberapa jauh masyarakat mau mengenal, menggunakan, dan memberikan masukan.

Semangat digitalisasi PAPAGO kemudian diperluas hingga ke tingkat keluarga melalui kegiatan Dasawisma. Saat membuka Gebyar Dasawisma Kecamatan Padang Panjang Barat, Rabu (19/8/2026), Wali Kota Hendri Arnis mengajak para kader memanfaatkan PAPAGO dalam mendukung pendataan keluarga mandiri.

Kegiatan yang berlangsung hingga 20 Agustus 2026 itu menjadi momentum untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan pendataan masyarakat. Data keluarga yang akurat dinilai sangat penting karena menjadi salah satu fondasi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  EMPAT BULAN DALAM BAYANG BAYANG TRAUMA

Hendri mengingatkan para kader Dasawisma agar tidak menjadikan proses digitalisasi sebagai sesuatu yang rumit. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat bantu yang dapat membuat pekerjaan pendataan menjadi lebih efektif, terstruktur, dan efisien.

Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, juga mendorong para kader PKK dan Dasawisma untuk terus belajar serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi akan semakin memperkuat peran Dasawisma dalam mendukung ketahanan keluarga.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital yang dibangun Pemko Padang Panjang tidak hanya menyentuh ruang-ruang pelayanan pemerintahan, tetapi juga mulai masuk ke berbagai aktivitas masyarakat. Digitalisasi diharapkan menjadi alat yang membantu pekerjaan sekaligus memperkuat kualitas data dan pelayanan.

Ke depan, PAPAGO masih akan terus dikembangkan. Pemerintah Kota Padang Panjang membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sehingga fitur dan layanan yang tersedia dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan warga.

Hendri Arnis menegaskan bahwa PAPAGO diharapkan tidak berhenti sebagai platform informasi, tetapi berkembang menjadi pintu masuk utama berbagai layanan pemerintahan. Setiap masukan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan aplikasi.

Pada akhirnya, PAPAGO merupakan gambaran dari komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin terbuka, responsif, dan mudah dijangkau. Melalui satu aplikasi, masyarakat diberikan ruang untuk memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, mengawasi pelayanan, sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

PAPAGO kini menjadi bagian dari langkah Padang Panjang menyongsong masa depan pelayanan publik. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, platform ini diharapkan tumbuh menjadi ekosistem digital yang memberikan manfaat nyata—membuat pelayanan lebih mudah, komunikasi lebih cepat, dan hubungan pemerintah dengan masyarakat semakin dekat. (Paul)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Ironi CFD di Tengah Seruan Efisiensi

BADAN NEGARA

Akhirnya DPRD Setujui Ranperda RPJMD 2025–2029 dan Perubahan APBD 2025 Kota Padang Panjang

BERITA

Wawako Sidak ke Lapangan, Tekankan Inovasi ASN dan Penggunaan Transportasi Kota Tiap Rabu

BERITA

Air Mata Haru Warnai Remisi HUT ke-80 RI di Rutan Padang Panjang, 6 WBP Langsung Pulang ke Keluarga

BERITA

“Senyum di Madrasah, Harapan di Pengungsian: Sehari yang Menghidupkan Padang Panjang”

BERITA

“Manyala Menyala di Ujung Ramadan”

BERITA

Di RS Yarsi, Srikandi Demokrat Puji Hastuti Hadir , Bersama Para Anggota Dewan Menguatkan Warga yang Ketakutan”

BERITA

Satres Narkoba Polres Padang Panjang Kembali Ringkus Residivis Narkoba