Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Tuesday, 22 July 2025 - 22:48 WIB

Bakamla RI Evakuasi Korban Kebakaran KMP Barcelona 5 di Perairan Talise

Manado-SINYALNEWS — Bakamla RI melalui unsur KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 melakukan aksi cepat tanggap darurat dalam membantu proses evakuasi penumpang KMP Barcelona 5 yang mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (20/7/2025).

Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 diketahui mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK), bertolak dari Pelabuhan Melonguane (Kepulauan Talaud) menuju Manado. Dalam perjalanannya, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung karena cuaca buruk, dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00 Wita. Namun nahas, saat memasuki perairan Pulau Talise sekitar pukul 14.00 Wita, kapal mengalami kebakaran hebat di bagian buritan, memicu kepanikan di antara penumpang.

Beberapa penumpang langsung terjun ke laut menggunakan life jacket, sementara nelayan setempat turut membantu mengevakuasi korban ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.

Baca Juga :  Walikota Pekalongan Ajak Masyarakat Maksimalkan Pengelolaan Sampah

Menanggapi insiden tersebut, KN. Gajah Laut-404 yang dikomandani Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, S.T., M.H., dan unsur HSC 32-03 Zona Tengah Manado, segera diberangkatkan dari Pangkalan Serei Likupang Barat untuk melakukan penyelamatan. Unsur Bakamla RI bergerak bersama kapal dari Basarnas, Satpolair, PSDKP Bitung, dan instansi terkait lainnya.

Hingga laporan awal ini dirilis, 5 orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi. Sementara itu, 284 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk 3 pasien rujukan medis dari RS Mala Kepulauan Talaud yang berhasil diselamatkan, yaitu: Tn. Hugu Majuntu (diagnosis: epilepsi, post-stroke), Ny. Betrivia Malimbulun (hamil 37–38 minggu, dengan komplikasi), dan Tn. Daniel Lena (diagnosis: serangan jantung inferior/STEMI).

Baca Juga :  Mahkamah Agung RI Tolak Kasasi PTPN 2 Atas Masyarakat Adat dalam BPRPI

Para korban luka-luka telah dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat seperti RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK. Sebagian korban lainnya dirawat di Puskesmas Mubune, Kec. Likupang, termasuk warga dari Lirung, Beo, Kabaruan, Melonguane, dan sekitarnya.

Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., menyampaikan bahwa unsur Bakamla RI akan terus siaga untuk membantu penanganan darurat laut dan mengawal kelanjutan proses evakuasi serta pencarian korban apabila masih diperlukan. “Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Tim Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan seluruh korban dan mendukung penuh proses evakuasi hingga tuntas,” ujar Laksma Teguh Prasetya. (Humas Bakamla RI)

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Operasi Keselamatan Candi Tahun 2023 Digelar Polres Kebumen Hingga 14 Hari Ke Depan 

ARTIKEL

Kasdim 1710/Mimika Berikan Materi Kepemimpinan Pancasila Kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang, Terima Kunjungan Tim Pendamping ZI Menuju WBK/WBBM dari Biro Ortala Kemenag RI

ARTIKEL

UNP Gelar Tes Kesehatan dan Kebugaran untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan Tahun 2025

ARTIKEL

Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang, Ini Disampaikan Danramil 07 Maos

ARTIKEL

Disperindag Sumbar Terima Penghargaan dalam HUT ke 78 Kemenkumham

ARTIKEL

Kaskoopsud II Pimpin Upacara Pembukaan Pertandingan Olahraga Antar Satuan HUT Ke-79 TNI AU

ARTIKEL

Sebanyak 15 Personel Kodim 1710/Mimika Naik Pangkat