Home / BADAN NEGARA / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Tuesday, 21 April 2026 - 07:39 WIB

Dari Padang Panjang ke Tamako: Serah Terima yang Membawa Peringatan Keras dari Dalam Rutan

PadangPanjang,Sinyalnews,com-Di atas selembar kertas resmi, semuanya tampak sederhana.Nama ditulis rapi. Tanda tangan dibubuhkan. Jabatan berpindah.Administrasi selesai.

Namun dibalik dokumen serah terima di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang Panjang, tersimpan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar pergantian pejabat.
Senin, 20 April 2026, tongkat komando resmi berpindah.

Torkis Freddy Siregar, yang sebelumnya memimpin Rutan Padang Panjang, kini bergeser menjalankan tugas baru ke Lapas Kelas III Tamako, Sulawesi Utara, sebuah wilayah yang jauh, sunyi, dan tak banyak disorot.

Sementara itu, Novri Abbas, yang sebelumnya bertugas di Lapas Bukittinggi, justru naik satu langkah: promosi menjadi Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang.
Satu pergi. Satu datang.
Satu berpindah medan. Satu naik panggung.

Namun pertanyaannya tidak pernah sesederhana itu, apakah yang berpindah hanya jabatan, atau juga cara berpikir?
Di dalam aula, seremoni berlangsung sebagaimana mestinya.Jabat tangan. Penyerahan dokumen. Foto resmi.
Tapi suasana berubah ketika Kunrat Kasmir menyampaikan arahannya.
Tidak ada kalimat aman.
Tidak ada retorika yang ditata untuk sekadar terdengar baik.
“Jangan ada peredaran narkoba dalam rutan. Jangan ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi di dalam rutan.”

Baca Juga :  Patroli Gabungan Polresta Cilacap: Puluhan Preman dan Pelaku Penyakit Masyarakat Berhasil Diamankan

Kalimat itu sederhana. Tapi tajam.
Ia seperti mengiris langsung ke persoalan yang selama ini sering dibicarakan setengah suara,bahwa rutan bukan hanya tempat menjalani hukuman, tapi juga rawan menjadi ruang gelap jika pengawasan longgar.

Dan hari itu, pesan itu tidak dibisikkan. Ia diucapkan lantang.Lalu ia melanjutkan, membuka satu hal yang jarang diakui secara terbuka,“Jalin kerja sama dengan seluruh instansi, dan juga dengan pers serta wartawan. Karena tanpa wartawan, kita tidak berarti apa-apa.”

Sebuah pengakuan yang tidak biasa.
Di tengah kultur birokrasi yang kerap menjaga jarak dengan kritik, kalimat itu terasa seperti tamparan halus,bahwa transparansi bukan pilihan, tapi keharusan.Bahwa pengawasan publik bukan musuh, tapi penyeimbang.

Dan arah pembinaan pun ditegaskan,
“Seluruh rutan dan lapas harus ada PKBM dan pesantren, agar pembinaan berjalan dan warga binaan punya masa depan.”
Di sinilah makna pemasyarakatan diuji secara nyata.

Apakah rutan hanya akan menjadi tempat menahan?.Ataukah benar-benar menjadi ruang memperbaiki manusia?
Karena jeruji hanya bisa mengurung tubuh..Tapi harapan itu harus dibangun.
Pergantian ini pun membawa dua wajah.
Di satu sisi, ada perpindahan Torkis ke Tamako Sulawesi Utara ,wilayah yang jauh dari sorotan, tapi justru menuntut ketahanan kepemimpinan yang berbeda.

Baca Juga :  Babinsa Pendampingan Ketahanan Pangan Petani Desa Paketingan

Di sisi lain, ada promosi Novri Abbas,sebuah kepercayaan yang bukan sekadar penghargaan, tapi juga ujian.
Ujian untuk menjawab semua peringatan yang sudah disampaikan di depan umum.
Ujian untuk menutup celah yang selama ini dianggap “biasa”.

Dan ujian untuk membuktikan bahwa rutan bukan tempat gelap yang dibiarkan berjalan sendiri.Di dalam ruangan, acara ditutup dengan tepuk tangan.
Namun di luar itu, publik tidak bertepuk tangan.

Mereka menunggu.
Menunggu apakah peringatan tentang narkoba benar-benar ditegakkan.
Menunggu apakah rutan benar-benar terbuka terhadap pengawasan.
Dan menunggu apakah pembinaan benar-benar dijalankan,bukan sekadar dituliskan.

Karena jika semua itu berhenti di atas kertas,seperti dokumen yang ditandatangani hari itu,maka yang benar-benar berpindah hanyalah satu hal,jabatan.(Paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong Pengecoran Jalan

ARTIKEL

Masyarakat Desa Bojongkoneng Merasa Senang dan Terbanbantu Dengan Adanya Program Sertifikat Massal, Sebanyak 300 Sertifikat Masal Telah Dibagikakan

BERITA

Sebanyak 32 Tim Ikut Ambil Bagian Dalam Turnamen Sepakbola Kapolres Pekalongan Open Cup 2023

BERITA

Penyidik Polda Sumbar Serahkan Tersangka Pelecehan Seksual Mahasiswa Unand ke Kejari Padang

ARTIKEL

Makan Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan Wujud Kepedulian Satgas Yonif 715/Mtl

BERITA

Padang Panjang Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Kearsipan di Sumbar

ARTIKEL

Athan dan Duta Besar RI Untuk Mesir: Kunjungan Presiden RI berjalan Lancar

ARTIKEL

ATV Pilihan Favorit Wisatawan di Floating Market Lembang