Padang, SINYALNEWS.COM,- — BBGRM atau Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat merupakan momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang berlandaskan keswadayaan sebagai sistem nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat. Sebab penyelenggaraannya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan kelurahan.
“Tujuannya agar semangat gotong royong terus tumbuh di tengah-tengah masyarakat dalam membangun di lingkungan kelurahan tersebut” ucap Titin yang didampingi Lurah Koto Lua, Susi Purnama Sari, S.Sos. 
“Melalui BBGRM bisa meningkatkan kebersamaan dan meningkatkan kepekaan sosial, meningkatkan tegur sapa, dan meningkatkan kesadaran saling bantu diantara masyarakat,”ungkapnya.
Camat juga menyebutkan gotong royong salah satu tradisi yang telah dijalankan masyarakat dari dahulunya. Tradisi Goro menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.Dalam tradisi tersebut masyarakat saling membantu dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama serta memberikan manfaat langsung kepada mereka dalam membangun lingkungannya.
Melalui Goro menimbulkan rasa solidaritas antar sesama serta memiliki kesempatan untuk berkontribusi, memberikan ide, saling membantu dan menjaga kearifan lokal serta melestarikan budaya Goro tersebut,ucapnya
Sementara Lurah Koto Lua, Susi Purnama Sari, S.Sos mengatakan, BBGRM tahun 2024 tingkat Kelurahan Koto Lua mengerjakan pembukaan jalan baru Taruko Rodi yang menghubungkan Kelurahan Koto Lua dengan Kelurahan Limau Manis Selatan.
“Alhamdulillah, Ketua LPM Kelurahan Koto Lua bapak Zainal bersedia menghibahkan tanahnya seluas 6×100 meter sehingga pembukaan jalan baru ini bisa terlaksana” ucap Susi Purnama Sari yang didampingi Ketua LPM Zainal dan Ketua RW 01 Indra Kesuma. 
Selanjutnya Susi tidak lupa mengucapkan terima atas tingginya partisipasi masyarakat Kelurahan Koto Lua dalam mensukseskan BBGRM tahun 2024 ini.
(Marlim)














