Home / BERITA / EKONOMI

Tuesday, 9 May 2023 - 22:57 WIB

Terkait Viralnya Pemberitaan Buruknya Pelayanan RSUD, Novi Hendri Minta Pemko Evaluasi Total RSUD

Padang Panjang, Sinyalnews.com-Anggota DPRD Padang Panjang dari Komisi 111 Novi Hendri turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap RSUD Kota Padang Panjang gang dulunya jadi RSUD percontohan, namun  akhir-akhir ini pelayanannya makin buruk selama tiga tahun ini .

Menurut Novi dari komisi 111 DPRD Padang Panjang membidangi kesehatan juga mantan ketua DPRD 2014-2019 , ia sering menerima laporan dan keluhan dari warga, tak hanya warga bahkan ada dari pejabat  kota Padang Panjang sendiri ,soal pelayanan RSUD Kota Padang Panjang  yang kian menurun ,sebagai RSUD percontohan dulunya di Sumatera .

Karena buruknya pelayanan RSUD Padang Panjang selama tiga tahun belakangan ini ,apalagi sejak  dipimpin oleh dr Lismawati anggota Fraksi Golkar DPRD  Padang Panjang itu angkat bicara dan meminta agar Pemko Padang Panjang mengevaluasi total kinerja di RSUD Padang Panjang itu ,apalagi tiga hari belakangan ini banyak terjadi cek cok dengan para caleg caleg ujarnya .dan itu juga di posting di Medsos oleh warga.

Banyak sekali kami menerima laporan dan keluhan masyarakat miskin di Kota Padang Panjang  ini karena tidak mendapatkan layanan,” padahal pelayanan tersebut separoh dari obat bagi si sakit tuturnya

“Ini tidak berkeadilan bagi masyarakat. Makanya kami akan minta itu nanti distop saja. Buat apa APBD ratusan miliar, tapi tidak ada manfaatnya untuk masyarakat miskin,” jika yang datang pejabat atau orang berkelas semua cepat ditangani .

Baca Juga :  Proses PAW Terus Berjalan Ketua PKP Antarkan Surat Ke Walikota Sawahlunto

Pria yang akrab disapa angku  ini sebagai tanda orang yang dituokan salangka dan di tinggikan sarantiang oleh kaumnya itu mengatakan, sudah semestinya RSUD Padang Panjang yang didirikan susah payah oleh walikota dua priode  Suir Syam yang kini jadi anggota DPR RI dua priode di komisi IX  mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat miskin.

Sebab, kata dia, duit APBD yang dikucurkan hingga miliaran rupiah tiap tahunnya tidak sebanding dengan pelayanan rumah sakit.Kenapa rumah sakit swasta sebelah kita itu bisa mengelola rumah sakit hanya dari BPJS saja, bahkan semakin besar. Kalau tak bisa mengelola rumah sakit, baiknya diserahkan saja pada swasta,” kata Novi

Satu lagi yang menjadi penyesalan ,kasus pada warga miskin yang serangan jantung di sebuah cafe ,pusing dan jatuh lalu dibawa ke RSUD oleh kawan kawanya ,hanya di periksa sebentar lalu ajalnya pun tiba ,dia menghadap sang khaliq ,tapi saat di rumah duka  kepala belakang nya masih berdarah, ditelpon minta bantuan periksa ulang tak lunjung tiba dirumah duka sampai jenazah dikuburkan.

Baca Juga :  Bakamla RI Tetapkan Pokok Kebijakan dan Strategi di Tahun 2025

Anehnya standar biaya rumah sakit yang hanya pergi meninggal saja sampai dua juta rupiah,  pihak korban memberikan  BPJS Jaminan Pemko ,namun kata pihak rumah sakit BPJS nya sudah mati ,entah apa sebabnya.katanya.kata dia  menirukan kejadian seperti dalam pemberitaan sebelumnya ,

Ironisnya  untuk membawa jenazah itu dari RSUD ke Kebun sikolos itu dengan ambulan RSUD harus membayar lagi 250 ribu , jelas itu warga KTP Padang Panjang padahal biaya yang tadinya 2juta an yang akhirnya dibayar 1,3 jutaan. Itu pun uang hasil patungan teman teman yang mengantar ke RSUD malam itu.

Setelah tak dapat membayar ambulan RSUD ,diantara pengantar ada yang kenal dengan ambulan gratis milik anggota partai politik.warga aja bisa memberikan gratis pada warga Padang Panjang jika dalam kota ,kok ambulan yang dibeli dengan APBD ngak bisa Membantu warga Padang Panjang sendiri

Gak hanya itu ,Novi Hendri meminta pada walikota (Pemko) agar melakukan revolusi total di tubuh RSUD itu ,juga kita akan pertanyakan tentang TPP direktur yang naik hingga 150 %itu, ketimpangan tunjangan PPPK ,Dan masih rendahnya gaji THL dan PTT tutur Novi(phi)

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Dandim 1710/Mimika Pimpin Apel Pagi Prajurit Dan PNS Kodim

ARTIKEL

Raih Emas, Atlet Drumband Jawa Timur Diguyur Bonus Rp100 Juta, Aceh dan Sumut Tunggu Angka Pasti

ARTIKEL

Warga Semangat Kerja Bakti Bersama Satgas TNI Bersihkan Kampung Mumugu

ARTIKEL

Pelaksanaan Event POMNAS XVIII di Kalsel, Kontingen Sumbar “Pacah Talua” raih Perunggu Cabor Atletik

BERITA

Danramil 07/ Maos Dan Forkopincam Laksanakan Panen Raya Padi Varietas Protan

ARTIKEL

UNP Resmi Launching Academy Olahraga dengan 5 Cabor, ini sebagai langkah Strategis Pengembangan Olahraga Nasional.

BERITA

Proyek Cut & Fill di Jembatan 3 Barelang Terus Lanjut, Dikerjakan PT Apa dan Ada Izin?

BERITA

BHABINKAMTIBMAS MAOS KIDUL DAMPINGI PENIMBANGAN SERENTAK (PENTAK) CEGAH STUNTING SEJAK DINI