Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / OLAH RAGA / SUMBAR

Monday, 4 May 2026 - 10:47 WIB

Dari Meja-Meja Sunyi ke Panggung Prestasi: Api Vella yang Tak Pernah Padam

Di antara denting bola biliar dan sorot lampu yang tak pernah benar-benar padam, sebuah nama terus bergerak tanpa lelah: Team Vella. Di Osama Biliar Padang Panjang, mereka memang tak berdiri di puncak. Namun dari tangan-tangan muda yang menggenggam stik dengan keyakinan, lahir satu pesan yang lebih kuat dari sekadar gelar, tentang proses, ketekunan, dan mimpi yang terus dijaga.

PadangPanjang.Sinyalnews.com -Kertas bertuliskan “Runner Up” dan “Top 16” itu mungkin tampak sederhana. Tapi di baliknya, ada ratusan jam latihan, perjalanan lintas kota, dan tekad yang tak pernah benar-benar padam. Team Vella kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan yang tak bisa diabaikan dalam setiap turnamen biliar di Sumatera Barat.

Di belakang capaian itu, berdiri sosok yang tak asing di dunia biliar Sumatera Barat, Yuyatno, yang lebih akrab disapa AD. Ia bukan hanya owner dari Vella Biliar dan Room Biliar, tapi juga denyut yang menjaga ritme perjalanan para atlet muda itu tetap hidup.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1501/Ternate dan Masyarakat Gotong Royong Angkut Material Pembangunan

Dari Tarok hingga Jalan Soekarno Hatta di Bukittinggi, hingga merambah ke Kota Padang, AD membangun lebih dari sekadar rumah biliar. Ia merawat ruang, ruang tumbuh. Tempat di mana anak-anak muda datang bukan hanya untuk bermain, tetapi untuk ditempa menjadi lebih sabar, lebih presisi, dan lebih berani menghadapi tekanan.

Di meja-meja hijau itulah, mimpi-mimpi kecil dilatih untuk tidak gentar. Setiap pukulan bukan hanya soal memasukkan bola ke lubang, tapi tentang mengendalikan emosi, membaca peluang, dan menerima kegagalan sebagai bagian dari perjalanan.

Sebagai Ketua POBSI Bukittinggi, AD memahami betul bahwa prestasi bukanlah hasil dari satu malam. Ia adalah akumulasi dari kehadiran yang konsisten, dari keberanian untuk terus mengirim timnya ke berbagai turnamen, dari satu kota ke kota lain di Sumatera Barat. Menang atau kalah, bagi Team Vella, yang utama adalah tetap hadir dan terus belajar.

Baca Juga :  Eviyandri Tutup Festival Sipak Rago Eviyandri Datuak Rajo Budiman Cup III

Yang membuat perjalanan ini semakin utuh adalah dukungan dari keluarga. Istrinya, seorang dokter di Bukittinggi, menjadi fondasi yang senyap namun kokoh. Sementara anak-anaknya tumbuh dalam atmosfer yang sama, mencintai biliar bukan hanya sebagai permainan, tetapi sebagai jalan hidup yang ditempuh dengan disiplin.

Osama Biliar Padang Panjang kali ini mungkin belum menjadi panggung kemenangan tertinggi bagi Team Vella. Namun, seperti bola yang tak selalu langsung masuk dalam satu pukulan, mereka paham, setiap kegagalan adalah posisi baru untuk tembakan berikutnya.

Dan selama meja itu masih terbentang, selama stik masih digenggam dengan keyakinan, api itu tidak akan padam. Team Vella akan terus datang, bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai cerita yang tak pernah selesai ditulis.(Paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

DPC PETANESIA KABUPATEN BATANG BERSAMA LPA PETANESIA SATU BARISAN 

ARTIKEL

DLH Kota Padang Pangkas Pohon Pelindung di Pekarangan SMPN 8 Padang

ARTIKEL

Penandatangan MoU Kemenag dengan Kejari Padang

BERITA

KPU Kota Padang membutuhkan 18.760 Orang Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara untuk Pemilu 2024

ARTIKEL

Pramuka Penegak SMKN 2 Mandau Raih Prestasi di UNRI CAMP ROUND EXPLORER 2023

ARTIKEL

TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN SEORANG LANSIA YANG DIKABARKAN HILANG DI HUTAN WONOSARI

BERITA

Raih Medali Emas, Rahul Lolos Jadi Atlet Silat Binaan Pemko Padang

BERITA

Kocak, Sopir Truk Tancap Gas Saat Dibegal Preman, Auto diajak jalan-jalan Sampai Teriak Minta Ampun..!!