Padang, Sinyalnews.com – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Padang, Senin siang (08/05/2023), menyebabkan pohon tumbang di Jalan Thamrin, persisnya di persimpangan Ranah Parak Rumbio, Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan.
Naas bagi pengemudi ojek online yang melintas di lokasi saat bersamaan, ia tertimpa pohon yang tumbang. Korban yang diketahui bernama Endar Muda Nasution (63 tahun) itu, akhirnya meninggal dunia meski telah mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Ini bukan kejadian pertama kalinya pohon tumbang yang merenggut korban jiwa. Ramadan lalu, pohon tumbang di Jalan Ujung Pandang, Asratek, Kota Padang juga menelan korban seorang bocah berusia 8 tahun. Korban berboncengan bersama ayahnya. Sang ayah selamat, namun nyawa anaknya tak tertolong.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Sumbar, Hidayatul Irwan mengungkapkan rasa duka dan keprihatinannya atas bencana pohon tumbang yang merenggut korban jiwa. Bencana ini dapat dimininalisir dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan mitigasi menghadapi bencana.
Untuk itu, pihaknya berharap Pemko Padang serta Pemporv Sumbar segera melakukan pemeriksaan ulang pohon-pohon yang sudah tua di sepanjang jalan kota dan berpotensi tumbang. Lakukan pemangkasan terhadap dahan yang lapuk atau mengganti jenis pohon dengan yang lebih kuat dan kokoh.
“Hal ini dimaksudkan sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Pohon tumbang yang merenggut nyawa sudah terjadi dua kali. BMKG juga sudah memberikan peringatan adanya kondisi cuaca ekstrim baik kemarau mapun hujan dan banjir,” katanya.
Menurutnya, secara umum kewaspadaan masyarakat terhadap bencana juga harus ditingkatkan. Tim tanggap darurat dari seluruh unsur di bawah komando BPBD juga mesti disiagakan. Beberapa potensi bencana yang selalu mengintai saat ini adalah, selain pohon tumbang juga banjir dan tanah longsor. Jika hujan lebat dan angin kencang, maka diharapkan masyarakat yang masih berada di luar rumah segera mencari tempat yang aman untuk berlindung.
“Hujan lebat dan angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor. Jadi masyarakat harus waspada. Berhenti lah sejenak dan cari tempat yang aman untuk berlindung. Jika hujan reda atau angina kencang telah berhenti, sila kan lanjutkan perjalanan,” terang Hidayat.
Seperti diberitakan sebelumnya, pengemudi ojek online Endar Muda Nasution sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo, tapi nyawa korban tidak bisa tertolong.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Basril, pohon tumbang ini cukup besar dan menghambat akses jalan di pertigaan ini. Pohon tumbang ini disebabkan badai yang melanda Padang sejak Ahad (7/5/2023). (devi)














