Padang. SinyalNews.Com,- Bundo Sako Nagari Pauh IX Kec.Kuranji Kota Padang mengadakan Sosialisasi Sumbang Duo Baleh, 8 Maret 2023.
Bertempat di lantai dasar Gedung KAN Pauh IX Kec.Kuranji. Acara di Hadiri Prof. Dr. Ir. Puti Reno Rauda Thaib, Bundo Kanduang Sumatera Barat. AKBP. Nasirwan, Kapolsek Kec.Kuranji, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, Ketua MPA KAN Pauh IX, Suardi Dt Rajo Bujang, Ketua KAN Pauh IX.
Ikut hadir Ninik Mamak dari 9 Tapian yang ada di Kanagarian Pauh IX. Diantaranya Musdafirman Dt. Rajo Di Guci. S.Si, Panghulu Suku Guci, Muzalief Toben Dt. Rajo Lelo, panghulu suku Sikumbang, Dasman Boy Dt.Rajo Di Hilie, Rangtuo suku Caniago.
Dalam sambutannya Irwan Basir Datuk Rajo Alam, mengharapkan ninik mamak dan pemerintah bisa saling mengisi.
“Camat seharusnya bisa menjadi pemimpin yang mampu membangun kerjasama dengan Ninik Mamak bukan berlaku sebaliknya.” ujar Tokoh Pauh IX tersebut.
“Pada peserta sebagai utusan guru-guru, TK, SD, SMP, SMA di harapkan Sosisalisasi Sumbang Duo Baleh bisa di lanjutkan ke siswa-siswinya.” ujar Nina SH, ketua bundo Sako Pauh IX dalam sambutannya.
“Sebagian besar peserta Seminar adalah perutusan guru-guru TK, SD, SLTP, SMA di lingkungan Kecamatan Kuranji.Tujuannya agar ada efek domino dari seminar ini ke peserta didik.” Milla, Sekretaris Bundo Sako menjelaskan pada SinyalNews.com
Sementara Suardi Dt. Rajo Bujang, Ketua KAN Pauh IX mengharapkan agar penerapan Sumbang duo baleh tidak sebatas seminar saja.
“Semoga bisa di terapkan di kehidupan sehari-hari” ujar Panghulu Suku Caniago tersebut.
Puti Reno Raudha Thaib. MP Selaku Narasumber, menyajikan topik tata taratik menurut Adat dan budaya Minangkbau, dalam tatanan ABS-SBK. Mendampingi Tokoh Perempuan Sumbar itu, Nina. SH. ketua Bundo Sako KAN Pauh IX Dan Milla Fatriana.M.S.Kom , Sekretaris Bundo Sako Pauh IX.
“Nan banamo Bundo kanduang, adalah perempuan yang senantiasa memiliki sifat terpuji menurut adat dan agama” Begitu penjelasan Puti Reno Raudha Thaib sebagai Nara Sumber.
“Saya sangat mengapresiasi sekali acara ini. Sejauh ini, Bundo Sako Pauh IX lah yang pertama mengadakan acara Sumbang Duo Baleh atas nama nagari” imbuh Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumatera Barat itu.
Penghargaan yang sama juga terlontar dari para peserta seminar.
” Seminar ini sejalan dengan program Pemko Padang di sekolah. Program itu berupa kegiatan muatan lokal ‘Minang sehari’ di sekolah. Tentu kami guru-guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini.” Ujar Musda Rahmawati. M.Pd, guru SMP 31 Padang yang juga penasehat Bundo Sako Kanagarian Pauh IX.
(DHR)













