Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / INTERNASIONAL / KESEHATAN / POLITIK

Tuesday, 15 April 2025 - 00:07 WIB

Konflik Memanas, Hamas Gempur Israel dengan Rudal, Pasukan IDF Justru Retak dari Dalam

PELESTINA SINYALNEWS.com – Ketegangan di Jalur Gaza kembali memuncak setelah Hamas melancarkan serangan rudal besar-besaran ke wilayah Israel pada Minggu hingga senin (14/4). Sedikitnya 10 rudal dilaporkan menghantam kota Ashdod, Ashkelon, Yavne, dan sejumlah wilayah sekitarnya. Sirene peringatan meraung di banyak kota, memaksa warga Israel mengungsi ke tempat perlindungan. Tiga orang terluka, sementara kerusakan terjadi di berbagai titik penting.

Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons atas kejahatan militer Israel terhadap warga Gaza. Mereka menyebut serangan itu sebagai “awal dari neraka” yang selama ini dijanjikan kepada Israel. Hamas juga menyindir narasi lama dari Israel dan Amerika Serikat soal “gerbang neraka” di Gaza, menyiratkan bahwa kini giliran wilayah Israel yang merasakannya.

Baca Juga :  BPJPH Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Percepatan Sertifikasi Halal

Dalam pernyataan terpisah, Hamas mengklaim telah menyiapkan sekitar 40.000 pejuangnya untuk menghadapi pasukan Pertahanan Israel (IDF). Sebaliknya, IDF justru dilaporkan mengalami tekanan internal yang besar. Ratusan tentara cadangan, termasuk dari unit intelijen dengan sekitar 2.000 personel, menandatangani petisi menolak bertugas di Jalur Gaza dan menuntut diakhirinya perang.

Krisis moral juga meluas ke unit-unit lainnya. Sedikitnya 150 mantan perwira Angkatan Laut dan puluhan dokter cadangan turut menyatakan penolakan dengan menandatangani surat petisi serupa.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Nusantara TNI Fun Run

Di lapangan, IDF dilaporkan menghadapi kesulitan dalam operasi menembus jaringan terowongan bawah tanah milik Hamas. Strategi militer pun dialihkan ke pertempuran darat berskala kecil dengan memanfaatkan pesawat nirawak dan taktik penyergapan.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan Kabur ke Amerika Serikat untuk bertemu PresidenTrum guna membahas kemungkinan gencatan senjata. Namun, upaya diplomatik tersebut dinilai belum akan membuahkan hasil dalam waktu dekat, mengingat eskalasi di lapangan yang terus meningkat.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Edy Oktafiandi, Pentingnya Disiplin ASN dalam Pelayanan Publik

BADAN NEGARA

Minang Saiyo dan Surau Sydney Australia

BERITA

Polresta Bukittinggi Gelar Donor Darah Dalam Rangka Peringati Hari Bhayangkara Ke 77

BERITA

MUZNI ZEN, SH Lakukan Reses Masa Sidang II dI Bumi Minang III RT 05

BERITA

Dalam Rangka Memperingati Hari Pramuka ke-62, Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat (Pasbar) Menggelar Apel Besar yang Dipimpin Oleh Ka Kwarcab 0317 Pasbar Risnawanto di Aula Kantor Bupati Setempat

BERITA

Tutup Latsar CPNS Tahun 2023 di Diklat Talu, Wabup Risnawanto Minta ASN Tingkatkan Pelayanan Publik di Pasbar

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Upacara Penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 432/WSJ

BERITA

Program Sakinah KUA Kecamatan Bungus Teluk Kabung berjalan Sukses