Home / BERITA / BUMN / DAERAH / NASIONAL

Wednesday, 11 October 2023 - 19:21 WIB

Difokuskan Jadi Pasar Tradisional, Pedagang eks Pasar Banjarsari Ucap Syukur

KOTA PEKALONGAN, SINYALNEWS.COM -Bangunan pasar Banjarsari kota Pekalongan akan difokuskan sebagai pasar tradisional tidak ada lagi pusat perbelanjaan modern dalam satu lokasi tersebut seperti dahulu, hal ini disampaikan oleh Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid dalam acara ground breaking pembangunan pasar Banjarsari, Rabu (11/10/2023).

Usai menekan tombol sebagai simbolis ground breaking pembangunan pasar Banjarsari bersama Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah, Sekda Jawa Tengah, Sumarsono, Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin, Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, ketua DPRD Kota Pekalongan, M.Azmi Basyir, Plt Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono, ratusan pedagang eks Pasar Banjarsari serta tamu undangan lainnya, Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf mengatakan difokuskan untuk pasar tradisional nantinya bentuk bangunan tersebut akan dibagi menjadi 4 gedung, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti sebelumnya, “Disini saya sampaikan terimakasih kepada pihak yang sudah terlibat dan berjasa dalam proses pembangunan pasar Banjarsari, mohon doa dari semua pedagang mudah-mudahan proses ini bisa berjalan dengan baik dan tepat, sehingga pembangunan ekonomi kota Pekalongan bisa lebih maju lagi,” katanya.

Baca Juga :  Lapas Batam Sambut 1448 Hijriah dengan Tausiyah Inspiratif dan Aksi Sosial

Rasa syukur terucap dari salah satu Pedagang eks Pasar Banjarsari, Burhan yang turut hadir dalam acara tersebut, menjadi pedagang kelapa parut dan warung makan, sebelumnya ia memiliki 2 kios di pasar tersebut, “Kita merasa senang dengan kembalinya pasar Banjarsari, sudah kurang lebih 5 tahun. Kami juga sudah didata untuk sementara, nanti akan didata ulang, harapannya mendapatkan kios lagi, bisa berdagang lancar lagi karena sementara ini saya jualan di pasar sorogenen,” katanya.

Lebih lanjut, Sholihah pedagang fashion eks Pasar Banjarsari juga merasa senang pada akhirnya apa yang telah ia nanti-nanti mulai menunjukkan titik terang., selama ini ia mengontrak di pasar darurat di jalan Pati unus, “Setelah menunggu, Alhamdulillah pasarnya di bangun, harapannya cepet jadi supaya tidak ngontrak lagi, karena di tempat yang sekarang tempatnya sempit jadi tidak bisa menampung barang banyak, pinginnya los pakaian di bawah seperti dulu,” tandasnya.

Baca Juga :  Warga Pasar Gadang Sarankan Perayaan Tahun Baru Imlek Cukup di Sekitar Kawasan Pondok

Sementara itu, perwakilan Kementerian PUPR RI, Essy Asiah berharap pelaksanaan ini bisa segera dimulai dan diharapkan adanya percepatan di semester 1 2024 sudah terselesaikan mengingat pasar ini cukup besar terdiri 2.256 unit los, 803 kios, dan 111 toko, “Semoga bisa berjalan dengan 5T semuanya tepat waktu harus maju, tepat biaya karena sudah berkali membahasnya, tepat administrasi karena menjadi hal paling penting, tepat mutunya walaupun waktu cukup singkat, kami mengajak supaya semua saling mengawasi agar terjamin dengan baik, tepat pemanfaatannya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Jumat Sehat, Dandim Cilacap : Olahraga Untuk Kebugaran

BERITA

Polres Kediri Lepas 4 Bus Fasilitasi Balik Mudik Gratis ke Jakarta

ARTIKEL

Door to door, Satgas Yonif 715/Mtl Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Puncak Jaya

BERITA

Akibat terpeleset, 2 anak tewas tenggelam di saluran irigasi

ARTIKEL

Lurah Ulak Karang Selatan Serahkan Bansos Beras Untuk 579 Keluarga Penerima Manfaat

ARTIKEL

Ramadhan Berbagi Ala FLIPPERS” Ratusan Anak Yatim dan Kaum Duafa Bukber Dengan Flippers Organization

BERITA

Ketua Kelompok Tani Bukit Atas Padayo di Laporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumbar

ARTIKEL

Surprise HUT Bhayangkara ke 79, Anggota Koramil 07/Maos Geruduk Mapolsek