PADANG, Sinyalnews.com,- Saat menyampaikan kata sambutan, Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat Prof.Dr.H.Fauzi Bahar, M.si Dt.Nan Sati mengapresiasi, kegiatan musyawarah mufakat yang diselengarakan Bundo Kanduang Sako Kota yang bertujuan membangun nilai nilai muatan lokal tidak terkikis globalisasi. “Hal ini cukup penting, karena ini basis dalam membentuk bagian dari karakter generasi muda ke depan”, ujarnya di ruang Aula LKAAM Sumbar, Selasa 18 Februari 2025.
Selama ini setiap malam minggu polisi sibuk, dalam mengantisipasi terjadi tawuran remaja. Maka kegiatan ini tak telepas untuk mengantisipasi prilaku generasi muda dari perbuatan perbuatan negatif tersebut.
Artinya, Bundo Kanduang Sako masih peduli untuk generasi muda ke depan, terutama dalam membentuk karakter anak nagari yang sesuai dengan nilai nilai adat.. Memang tak terbantahkan peranan Bundo Kanduang Sako kota Padang yang meliputi 11 kecamatan tak perlu dipertanyakan lagi. Yang telah sesuai dengan Tupoksinya.
Sebab, semua ini berawal dari keluarga, sekolah dan lingkungan. Jika semua ini berlandaskan norma norma yang berbasis produk nagari menyatu dalam nilai nilai kearifan lokal. Seperti yang dilakukan Bundo Kanduang Sako ini merupakan bentuk dari kepedulian terhadap nagari.
Karena selama ini hanya berupaya secara simbolik, baik organisasi lainnya di nagari perkotaan, tentu ke depan bisa mengantisipasi prilaku generasi muda ke arah negatif, lalu kembali ke nilai nilai adat.
Selanjutnya Ketua Bundo Kanduang Sako Hj.Nurbaini S.Ap mengapresiasi niat baik Bundo Kanduang Sako yang bersedia meluangkan waktunya untuk dapat hadir dalam musyawarah mufakat dalam menyusun kepanitiaan Halal bi Halal pada tanggal 15 April 2025, guna membangun rasa kekeluargaan atau silaturrahim kegiatan ini dilaksanakan Bundo Kanduang Sako kota Padang. “Tentu ke depan Diharapkan Bundo Kanduang Sako untuk banyak lagi mengangkat kegiatan seperti ini saling Asah, saling Asih, saling Asuh, dan saling Wangi,” ujar bundo Nurbaini .
Dikatakan bundo Nurbaini, diminta kepada Bundo Kanduang Sako lebih mengaplikasikan terhadap diri sendiri terlebih dahulu, kemudian diterapkan di lingkungan keluarga dan anak didik di sekolah.
“Sesuai dengan Visi kita membudayakan warisan tak benda berupa adat salingka nagari di tengah tengah keluarga dan masyarakat, serta menjaga pelestarian adat dan budaya ini tetap hidup secara turun temurun sampai akhir zaman. Dan selaras dengan Misi berperan aktif dan tindakan yang akan dilakukan Bundo Kanduang Sako untuk dapat mewujudkan Visi tersebut adalah sebagai berikut :
1.Menjalankan Program Kerja Bundo Kanduang Sako dengan menghimpun keberanekaragaman di nagari nagari yang berada di kota Padang. Berdasarkan sumber yang dapat dipercaya.
2.Menuliskan kembali susunan Adat dan Budaya adat salingka nagari, sehingga menjadi sebuah media yang dapat dipedomani sampai ke anak cucu nantinya.
3.Menggiatkan anak nagari untuk dapat terlibat dalam setiap event Adat dan memberikan sumbangsih pemikiran muda mereka untuk dapat saling berkolaborasi dalam penerapan Adat dan Budaya di ranah Minangkabau tercinta dengan Motto : Dunia dicari, Akhirat dikejar, Saiyo Sakato”, pungkas Nurbaini.
Terakhir sebelum rapat musyawarah mufakat yang dihadiri 55 orang peserta ditutup Wakil Sekretaris Bundo Kanduang Sako kota Padang, Eftriwiza,S.Kom M.Kom menjelaskan tentang Susunan Panitia Halal Bi Halal sebagai berikut :
Ketua : Bundo Hj.Chandra Evawita, S.Pd
Wakil: Bundo Darmia,S.Sos
Sekretaris: Tria Cahaya
Bendahara : Nuraini
Seksi Acara : Kanagarian Koto Tangah
Seksi Kosumsi : Kanagarian Nanggalo
Seksi Tempat : Lubuk Kilangan – Pauh
Seksi Dokumentasi : Bundo Tria Cahaya dan Bundo Venny.(MAH)














