Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / KEMENTERIAN / NASIONAL / PERISTIWA / POLITIK / SEPAK BOLA / SINYAL HIKMAH

Wednesday, 25 January 2023 - 17:27 WIB

Forum Masyarakat Minang dan Ormas Islam se-Sumbar Minta Arak-arakan Cap Go Meh di Batalkan.

Forum Masyarakat Minang dan Ormas Islam se-Sumbar Minta Arak-arakan Cap Go Meh di Batalkan.

 

Padang, Sinyalnews.com,- Masyarakat Minangkabau yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minang, Paga Nagari Sumbar, MUI meminta agar arak-arakan perayaan Cap Go Meh di batalkan, demi keamanan dan kenyamanan warga Sumatera Barat.

Hal ini terungkap dalam rapat FMM dengan Paga Nagari dan Ketua DPW Partai Masyumi, Rabu (25/1/2023) bertempat di Purus Padang.

Ustadz Munzir Jalaluddin, Sekretaris FMM Sumbar mengatakan, sejak dulu peringatan Cap Go Meh sudah ada, akan tetapi pada tahun ini disenggarakan secara besar-besaran.

Ada beberapa faktor kenapa FMM dan ormas lainnya menolak arak-arakan peringatan Cap Go Meh kata Ustad Munzir. Yang pertama, Pemprov melalui dana APBD membantu perayaan Cap Go Meh sebesar 1 milyar sementara rakyat kita masih banyak yang susah.

Yang kedua perayaan Cap Go Meh dapat merusak Aqidah masyarakat Minang Kabau. Sebab seperti diketahui, peringatan Cap Go Meh tidak terlepas dari pelaksanaan ibadah.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/ Maos Bersholawat Dalam Rangka Khaul K.Tohir Muzni,K. Dullah Ihsan, K.Darnuji, H. Anwar dan Haul Masal ke 38 Diponpes Darul Muzani Sampang Cilacap

Yang ketiga perayaan Cap Go Meh secara besar-besaran bisa dimanfaatkan oleh provokatof untuk mengacaukan suasana. “Seandainya itu yang terjadi, maka Sumbar akan dicap sebagai daerah intoleran” ujar Ustad Munzi.

 

Sementara Ustadz Amir Aulia mengatakan warga Tionghoa setempat juga merasa risih dan takut akan terjadi gesekan antara pribumi Minang dengan warga Tionghoa imbas dari konflik yang terjadi di luar Sumbar. “Seperti kita ketahui, tidak semua orang Tionghoa berduit. Banyak juga diantara yang susah hidupnya. Oleh sebab itu, apabila kerusuhan maka juga akan terkena imbasnya” ujar Aulia

Menurut ustadz Aulia, bagi orang Tionghoa yang berduit, gampang bagi mereka untuk melarikan diri kalau terjadi kerusuhan, tapi bagi masyarakat Tionghoa yang tidak punya duit tentu ini akan jadi masalah.

Selanjutnya Ustadz Ibnu Akil menyatakan menolak kedatangan Duta Besar China untuk Indonesia.
“Kita menolak dengan keras kedatangan Duta Besar China untuk Indonesia ke Ranah Minang. Ada apa, kok sampai Duta Besar China harus diundang dalam perayaan Cap Go Meh tahun ini?” Ucapnya.

Baca Juga :  Tim Verifikasi Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat Laksanakan Penilaian di SDN 05 Maninjau

Yang lebih dikhawatirkan lagi menurut Ustad Ibnu Akil adalah adanya rencana arak-arakan atraksi Sipasan oleh panitia penyelenggara. “Atraksi Sipasan biasanya di mulai sore sekitar jam 15.30 WIB. Dari jadwal yang ditetapkan panitia, atraksi Sipasan dimulai dari Jembatan Siti Nurbaya sampai ke Kota Tua” ucapnya

Menurut Ustadz Ibnu Akil lagi, otomatis akan ada penutupan jalan pada rute yang dilalui. Biasanya, rute tersebut akan melewati Masjid Nurul Yakin Nipah..Mushalla Nurul ikhlas Nipah dan Masjid Jami’ Ansharullah Simpang Anam. Berarti selama atraksi Sipasan berlangsung, ada tiga waktu Shalat terganggu yakni Shalat Ashar, Magrib dan Isya. Sebab biasanya arak-arakan berlangsung sampai jam 10 malam.

“Sekali lagi kami meminta kepada Bapak Albert Indra Lukman, selaku pengurus Himpunan Tjinta Teman (HTT) dan sebagai penasehat dalam acara Cap Go Meh ini, agar membatalkan rencana arak-arakan perayaan Cap Go Meh tersebut” ucapnya.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Turun Kesekolah, Satlantas Polres Bintan Jadi Pembina Upacara Bendera Di Sekolah

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Manager Corporate Operation dan Service Regional Pertamina Wilayah Makassar

ARTIKEL

Panitia IMLF-3 Rapat dengan Pemko Padang, Matangkan Persiapan

BERITA

Polres Batang Memudahkan Masyarakat Melaporkan Kejadian Melalui Call Center 110

ARTIKEL

Zulhendri Ismed (PPSI Sumbar) Silaturahmi ke Sasaran KUKABA ( Kurao Kapalo Banda)

BADAN NEGARA

Dandim 1710/Mimika Tinjau Langsung Kondisi Pos Di Pedalaman Koramil 1710-06/Agimuga

BERITA

Dua Unit Ruko di Nagari Kapa Hangus Dilalap Sijago Merah

BERITA

Pos Kumba Semunying Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Laksanakan Kegiatan Karya Bhakti di Gereja