Home / BERITA / NASIONAL

Sunday, 21 May 2023 - 10:02 WIB

Polres Batang Gencarkan Operasi Bina Waspada Candi 2023, Polsek Gringsing Ajak Siswa-Siswi Pahami Nilai Pancasila

Batang, Sinyalnews.com- Polsek Gringsing Polres Batang, telah melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada siswa-siswi SMAN 1 Gringsing pada Sabtu (20/5/2023).

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Operasi Bina Waspada Candi 2023 yang dilakukan oleh Polres Batang. Polisi berharap agar para siswa-siswi dapat memahami dan menghindari ajaran yang berpotensi merusak moral anak bangsa.

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun melalui Kapolsek Gringsing, AKP Imam Sudrajat, berharap melalui kegiatan ini, para siswa-siswi SMAN 1 Gringsing dapat memahami betapa berbahayanya paham radikalisme, anti-Pancasila dan terorisme.

“Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhkan diri dari paham-paham yang dapat membahayakan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ujar AKP Imam Sudrajat.

Baca Juga :  PLDKS SMA Praja Nusantara dipusatkan di SPN Polda Sumbar

Dalam kegiatan Binluh tersebut, anggota Satgas Binluh, PS. Kanitbinmas Polsek Gringsing AIPTU Kafrudin memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa-siswi SMAN 1 Gringsing tentang bahaya radikalisme dan ajaran yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Mereka menjelaskan konsekuensi negatif yang dapat timbul akibat paham-paham tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan keamanan negara.

“Melalui kegiatan Binluh ini, kami berusaha mengajak para siswa-siswi untuk memahami nilai-nilai Pancasila dan pentingnya mempertahankannya. Kami ingin mereka menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat dan dapat menghindari pengaruh buruk dari paham radikalisme yang dapat merusak persatuan dan kesatuan,” jelaa AKP Imam Sudrajat.

Secara umum, radikalisme dapat diartikan sebagai pemahaman dan perilaku yang menggunakan kekerasan dalam menanggapi perbedaan, memecahkan masalah, atau mencapai tujuan. “Radikalisme merupakan akar dari terorisme. Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Promosikan Potensi Madu Galo-Galo Kepada Peserta Konferensi Internasional ICCESI 2023

Peran pelajar dan anak muda sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme. “Peran siswa sangat penting karena masyarakat menilai pelajar sebagai kaum intelektual dan contoh bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, anak-anak muda dan siswa-siswi SMA juga merupakan agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa. “Maka, penting bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman dan wawasan yang lebih tentang ilmu agama. Supaya para siswa dan siswi juga bisa membantu mewujudkan kerukunan umat beragama,” tukasnya

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

OMC Semai 3 Ton Garam, Hujan Turun di Solok dan Limapuluh Kota

BERITA

Danrem Wijayakusuma : Sinergitas TNI dan Polri Jangan Sampai Luntur

BERITA

Di Tengah Jeritan Tagihan Air, DPRD Padang Panjang Minta Kenaikan Tarif PDAM Ditunda

ARTIKEL

Afiqa Carissa siswi Berpreatasi Tingkat Nasional

ARTIKEL

76 Orang Pejabat dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025

BERITA

Tengsawer ’83 Berduka

ARTIKEL

Wilayah Hukum Polda Riau: Bebasnya Para Mafia Hutan Membabat Hutan Mangrove di Palika Kabupaten Rohil

BADAN NEGARA

Wakil Ketua DPRD Padang Panjang Hadiri Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang III 2025