Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Saturday, 7 June 2025 - 21:48 WIB

OPM  Kembali Tembak 2 Warga Sipil Pekerja Bangunan Gereja

Puspen TNI-SINYALNEWS. Telah terjadi aksi penembakan yang diklaim dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap dua orang tukang bangunan di Kompleks Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (4/6/2025) sekitar pukul 08.00 WIT.

Kedua korban, Rahmat Hidayat (45 th) dan Saepudin (39th) merupakan pekerja bangunan yang bekerja sebagai tukang bangunan yang sedang bekerja mengecat bangunan Gereja GKI Immanuel Air Garam. Keduanya meninggal dunia akibat luka tembak. Jenazah korban dievakuasi menuju RSUD Wamena.

Aksi penembakan dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata OPM yang beroperasi di wilayah pegunungan Jayawijaya, khususnya di sekitar Distrik Asotipo. Setelah melakukan aksinya, pelaku secara pengecut melarikan diri ke arah pegunungan.

Baca Juga :  Forum Masyarakat Minangkabau Menentang Arak-arakan Atraksi Sipasan

TNI menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden ini dan mengecam keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak bersenjata, apalagi dalam rangka pembangunan Gereja. Tindakan tersebut tidak hanya mencederai rasa kemanusiaan, namun juga menjadi ancaman nyata terhadap upaya pembangunan dan pelayanan peribadatan masyarakat di wilayah Papua.

Dalam keterangannya di Mabes TNI Cilangkap, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa aksi ini menunjukkan upaya kelompok separatis bersenjata (OPM) untuk menciptakan ketakutan dan menghambat pembangunan fasilitas umum dan keagamaan di wilayah pegunungan Papua. TNI bersama pemerintah daerah akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan investigasi terhadap peristiwa ini.

Baca Juga :  CJH Asal Kota Pekalongan Dijadwalkan Berangkat Ke Tanah Suci 6 Juni

“Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan perdamaian. Menyerang pekerja sipil yang sedang membangun rumah ibadah adalah tindakan biadab yang tidak bisa dibenarkan dalam situasi apa pun. Kami sangat mengecam keras kebiadaban ini dan memastikan bahwa aparat keamanan akan terus mengejar pelaku, melakukan langkah tegas untuk menjaga keselamatan warga.” ujar Kapuspen TNI.

TNI tetap berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat Papua dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung proses pembangunan.

 

#tniprima

#tnipatriotnkri

#nkrihargamati

#tnikuatrakyatbermartabat

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Jumat Curhat Dengan Pokdarkamtibmas, Kapolresta Cilacap Ajak Masyarakat Ciptakan Politik Yang Sejuk Dan Damai

BERITA

Basarnas Cilacap evakuasi laka lantas di jalan utama Desa Jatiluhur Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen

BERITA

Polres Batang Tempatkan Personel untuk Pengamanan Titik Salat Idul Fitri

BERITA

PKM UNP laksanakan Edukasi dan Pengembangan Inovasi Wisata Alam dan Seni Budaya Lokal Berbasis Digitalisasi-Android melalui Program “Mambangkik Batang Nan Tarandam” di Kenagarian Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar

BADAN NEGARA

Barlius : PPDB Online untuk Tingkat SMA, SMK dan SLB di Mulai

ARTIKEL

Madrasah Kota Padang Tampil di Grand Final Madrasah Fest Tahun 2023

BERITA

Kasum TNI Pimpin Sertijab Asrenum dan Aster Panglima TNI

ARTIKEL

Rotasi dan Promosi Bergulir Dua Kapolres dan Dirreskrimsus Polda Sumbar Mutasi