Bukittinggi, SINYALNEWS.COM,- — Memasuki hari kedelapan pasca bencana banjir lahar dingin yang melanda Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bukittinggi masih terus berada di garis depan. Mereka terus standby di posko tanggap darurat bencana (TDB) yang didirikan di SDN 05 Galuang, Nagari Sungai Pua.
Sejak bencana terjadi, PMI Bukittinggi telah melakukan berbagai upaya untuk membantu korban banjir lahar dingin. Mereka menyediakan layanan medis, distribusi bantuan logistik, serta dukungan psikososial bagi warga yang terdampak.
Ketua PMI Bukittinggi, Chairunnas dalam pernyataannya, menegaskan komitmen mereka untuk tetap berada di lokasi hingga situasi benar-benar terkendali dan warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.
“Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan yang diperlukan bagi masyarakat Nagari Sungai Pua. Tim kami akan tetap siaga di posko tanggap darurat ini sampai keadaan benar-benar membaik,” ujarnya. Minggu 19 mei 2024.
Banjir lahar dingin yang melanda Nagari Sungai Pua telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada infrastruktur dan rumah-rumah warga. Berbagai upaya pemulihan dan rehabilitasi masih terus berlangsung, dengan bantuan dari berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dan organisasi non-pemerintah.
Para relawan di posko tanggap darurat juga terus mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari petugas demi keselamatan bersama. Di sisi lain, mereka juga mengimbau kepada para dermawan dan pihak lain untuk terus memberikan dukungan, baik berupa material maupun moral, guna mempercepat proses pemulihan pasca bencana ini.
Dengan sinergi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan Nagari Sungai Pua dapat segera bangkit dari bencana ini dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
(Marlim) 














