Padang, SINYALNEWS.COM,- — Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sumatera Barat kembali menggelar pelatihan Kelompok Siaga Bencana Daerah Kota Padang Sumatera Barat dengan Tema : informasi, Edukasi dan Diseminasi Masyarakat Siaga, Sumbar Tangguh Bencana. Pelatihan berlangsung selama dua hari, 29-30 April 2024 di Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang. Pelatihan dibuka oleh Gustami Hidayat, Anggota Komisi V DPRD Prov Sumatera Barat.
Pelatihan ini dilakukan untuk memperkuat pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana, mengingat Kota Padang merupakan salah satu wilayah yang rawan bencana terutama bencana gempa dan tsunami. 
Dalam pelatihan tim siaga bencana ini, BPBD Sumbar yang bekerja sama dengan DPRD Prov Sumbar juga diberikan bantuan peralatan pendukung dalam rangka persiapan menghadapi bencana.
Gustami Hidayat, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya berharap pelatihan ini dapat dipraktekkan langsung oleh para peserta pelatihan ketika terjadi bencana.
“Saya harap dengan diadakannya pelatihan ini, pengetahuan yang didapat oleh masyarakat dapat dipraktekkan langsung ketika terjadi bencana. Agar pengetahuan ini juga dapat diteruskan ke keluarga dan masyarakat lain yang belum mengikuti pelatihan,” ujar Gustami Hidayat.
Menurut Gustami Hidayat, pelatihan ini untuk mempersiapkan diri apabila kembali terjadi bencana alam serupa. Kesiagaan bencana, mitigasi, dan ketersediaan pangan pun mulai disiapkan masyarakat supaya lebih tangguh jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
“Utamanya pelatihan evakuasi jika terjadi bencana. Jadi warga sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, tidak panik tetapi langsung berusaha evakuasi diri sesuai dengan prosedur yang seharusnya. Sehingga dapat meminimalisir korban luka ataupun jiwa,” kata dia.
Menurut dia, selain mitigasi bencana, pihaknya juga memberikan pelatihan berupa keterampilan saat darurat bencana. Sehingga warga tidak panik dan bingung pasca terjadi bencana.
“Keterampilannya meliputi banyak hal, termasuk pengelolaan logistik. Sehingga kebutuhan selama pengungsian bisa tercukupi,” kata Gustami.
Materi pelatihan ini disampaikan oleh tim dari BPBD Sumbar ang disampaikan antara lain pengenalan tangguh bencana, pengenalan bencana yang terjadi di Indonesia dengan penayangan video, dan adanya sesi sharing terjadinya bencana di sekitar tempat tinggal bersama para peserta.
(Marlim)















