Home / BERITA / DAERAH / PERISTIWA

Tuesday, 28 November 2023 - 16:05 WIB

Hadapi Bencana, Camat Pekalongan Utara : Efektifkan Komunikasi dan Kelurahan Siaga Bencana

KOTA PEKALONGAN, SINYALNEWS.COM – Akhir-akhir ini intensitas curah hujan di wilayah kota Pekalongan cukup meningkat, kondisi ini mendorong pemangku wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan potensi bencana yang bisa terjadi. Seperti yang dilakukan oleh Camat Pekalongan Utara, Wismo Aditiyo, pihaknya menguatkan sinergi mitigasi dini agar masyarakat siaga terhindar dari resiko bencana melalui pelatihan kelurahan siaga bencana juga turut memantau progress sejumlah pengerjaan bangunan revetment.

“Memasuki musim penghujan terkait dengan bencana adalah hal yang tidak bisa kita prediksi kapan datangnya, namun ketika berbicara mitigasi monitoring sudah kita lakukan kaitannya dengan pembangunan tanggul, parapet dan lainnya. Kegiatan monitoring ini masuk di dalam tataran kami, secara berkala kami melakukan pengecekan terutama keberadaan bagunan revetment yang sudah dilaksnakan pemerintah terhadap kondisi yang ada di wilayah utara,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sidang Pantukhirda Calon Taruna Akademi TNI Tahun 2025

Dijelaskan, Wismo bahwa pengerjaan bangunan pengaman pantai yang sejauh sudah dilakukan pemerintah cukup signifikansi sehingga ketika terjadi pasang air laut tidak terlalu berpengaruh di pemukiman warga. Ia mengatakan bahwa hampir 7 kelurahan di kecamatan Pekalongan Utara rawan bencana di musim hujan ini, namun ia berharap sejumlah pembangunan sistem pengendali banjir dan rob bisa meminimalisir dampak bencana.

“Kita lihat di wilayah kelurahan Degayu dan Krapyak pembangunan tanggul rob serta loji bangger proses sudah berjalan terus, pembangunan tanggul di Panjang Baru sudah, revitalisasi tanggul raksasa Kandang Panjang sudah, yang sedang kita dorong adalah pembangunan tanggul Bremi dan Meduri tetap usulkan sesuai dengan musrenbang tahun 2023. Jika tidak ada perubahan 2024 proses pengerjaan tanggul tersebut akan dimasifkan, harapannya bisa menutup akses air masuk dari wilayah meduri ke wilayah Pekalongan Utara dan Barat,” sambungnya.

Baca Juga :  Petugas Patroli Sat Samapta Turun Dari Motor, "Ada Apa ?"

Selain kontinyu melakukan monitoring, pihaknya juga meningkatkan kesiapan masyarakat untuk menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi dengan mengefektifkan komunikasi dengan OPD terkait yakni BPBD Kota Pekalongan untuk menguatkan peran masyarakat yang tergabung di kelurahan tangguh bencana.

“Masing-masing kelurahan sudah kita bentuk sehingga mereka akan menjadi komponen yang mampu membantu kami melakukan penanganan maupun penanggulangan terhadap bencana. Muda-mudahan unsur masyarakat yang memiliki kepedulian untuk mereka membaktikan diri sebagai kelompok yang akan ikut membantu di dalam proses penanganan bencana di wilayah mereka masing-masing dapat menambah kesiapan kami,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Peran Aktif Babinsa Koramil Agimuga Dampingi Pelayanan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Desa Binaan

BERITA

Direktur Baru PDAM Segera Dipilih, Pemko Komitmen Hentikan Keluhan Air Bersih

ARTIKEL

Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum dan Tandatangani MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Malang

BADAN NEGARA

Tidak Ada Kata Lelah, TNI Bersama Warga Tetap Semangat Kerjakan Program TMMD Ke-119 Kodim 1623/Karangasem

BERITA

Sinergi LPM Gunung Pangilun Dengan Babinkamtibmas Ciptakan Rasa Aman Warga

BERITA

Koto Tangah Geger ditemukan Janin Sedang di Patok Ayam  

BERITA

Nurlela S.Pd., Caleg DPRD Kota Padang Hadir Sebagai Narasumber pada Kegiatan Sosialisasi Pembentukan dan Penguatan Bank Sampah

BERITA

Bentuk Kepedulian Lingkungan, Dandim 0613/Ciamis Lakukan Penanaman Pohon di Pinggir Aliran Sungai Citanduy