Teks foto :
AMS Perwakilan Sumbar mengusulkan Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran sebagai Pj Gubernur Jabar menggantikan Ridwan Kamil
Padang, Sinyalnews.com – Sejumlah kepala daerah di tanah air bakal mengakhiri masa kepemimpinannya. Tak terkecuali Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akan habis masa jabatannya pada 23 September 2023 mendatang. Kekosongan jabatan kursi gubernur tersebut nantinya akan diisi oleh penjabat (Pj) gubernur.
Meski masih 4 bulan lagi, namun sejumlah nama yang potensial untuk menggantikan Ridwan Kamil memimpin Bumi Pasundan, sudah santer terdengar. Pemilihan gubernur (Pilgub) sendiri nantinya akan dilakukan serentak pada 27 November 2024.
Di antara nama yang disebut-sebut patut dan layak sebagai penjabat gubernur adalah Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Perempuan yang baru saja meraih penghargaan “Inspiring Women Award 2021” sebagai pemberdaya perempuan di bidang farmasi dari Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Jawa Barat ini, tak diragukan lagi kemampuannya.
Dukungan untuk Keri Lestari salah satunya datang dari Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Perwakilan Sumbar. Menurut Ketua AMS Sumbar, Aminudin Supriyadi, merupakan sosok yang tepat dan memiliki kemampuan untuk memimpin Jawa Barat. Dia juga sosok perempuan yang tegas dalam memperjuangkan kaum perempuan.
“Kami mengusulkan Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran sebagai kandidat pj Gubernur Jawa Barat dengan segala kemampuan dan prestasinya,” kata Ketua AMS Sumbar Aminuddin didampingi Sekretaris Anita Rusmayani, Senin (29/05/2023).
Secara resmi, surat dukungan AMS Sumbar sudah disampaikan kepada DPRD Jabar. Surat dengan nomor 001/AMS/PP.Sumbar/V/2023 tertanggal 29 Mei 2023 itu pada intinya mengatakan, AMS merupakan representasi dan keterwakilan Sunda Ngumbara di Sumatera Barat mendukung Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt sebagai salah satu calon pj Gubernur Jabar.
Keri Lestari tentunya tidak asing bagi masyarakat Jabar. Dia terlibat aktif dalam beberapa riset unggulan. Mulai dari uji klinis multisenter tentang potensi kina oleh Rhea Health and Inamed Cov, riset hilirisasi Teh Dia dan pengembangan Mobile Lab PCR, hingga anggota tim konsorsium riset Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk penanganan Covid-19. (devi)














