Home / BERITA / DAERAH / KEMENTERIAN / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PENDIDIKAN / PERISTIWA / SUMBAR

Wednesday, 23 September 2026 - 06:03 WIB

Dari Padang Panjang ke Panggung Nasional, Kuntum Menanti Penentuan ADUJAKNAS 2026

JAKARTA.Sinyalnews.com — Dari Padang Panjang, sebuah kota kecil di Sumatera Barat, langkah Kuntum Khairiyatul Ummah kini sampai di panggung nasional. Membawa nama Sumatera Barat sekaligus Kota Padang Panjang, Kuntum tampil dalam Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana Nasional (ADUJAKNAS) 2026 di Auditorium Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Di panggung itu, Kuntum tidak datang hanya dengan nama sebagai juara dari daerah. Ia membawa perjalanan panjang yang dimulai dari lingkungan sekolah, berlanjut ke tingkat kota dan provinsi, hingga akhirnya berhadapan dengan para duta muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

ADUJAKNAS 2026 mengusung tema “Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia”. Tema tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda tidak cukup hanya menjadi penerima program, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan gagasan, kreativitas dan aksi yang memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya.

Bagi Kuntum, panggung nasional itu menjadi ruang untuk memperluas pengalaman sekaligus membuktikan bahwa potensi anak muda dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil dan berbicara di tingkat nasional.

Perjalanannya menuju Jakarta pun tidak datang secara tiba-tiba. Kuntum sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Duta GenRe Kota Padang Panjang 2025, sebelum melanjutkan kiprahnya di tingkat Sumatera Barat dan meraih Juara 1 Putri Duta GenRe Sumatera Barat. Prestasi tersebut kemudian mengantarkannya menjadi bagian dari kontingen yang membawa nama Sumatera Barat di ADUJAKNAS 2026.

Dari satu panggung ke panggung berikutnya, perjalanan itu memperlihatkan bahwa sebuah prestasi tidak lahir hanya dari penampilan pada malam penentuan. Ada proses, pembinaan, keberanian, kemampuan berkomunikasi dan pengalaman yang perlahan membentuk seorang duta muda hingga siap berdiri di hadapan publik yang lebih luas.

Karena itu, ADUJAKNAS bagi Kuntum bukan sekadar kompetisi. Forum tersebut menjadi tempat bertemunya generasi muda dari berbagai daerah, saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring dan melihat persoalan generasi muda dari perspektif yang lebih luas.

Baca Juga :  Wakapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan Polri Presisi Untuk Negeri

Kehadiran Kuntum di Jakarta juga mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri. Turut hadir Pj Sekretaris Daerah Kuartini Deti Putri, Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Winarno, serta jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang.

Bagi Hendri, keikutsertaan Kuntum dalam ajang nasional tersebut merupakan kesempatan penting bagi generasi muda Padang Panjang untuk menambah pengalaman sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki.

“ADUJAKNAS bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk bertemu, bertukar gagasan, menunjukkan kreativitas, serta memperkuat komitmen dalam memberikan dampak nyata bagi Indonesia,” ujar Hendri.

Menurutnya, keberadaan dukungan pemerintah daerah, keluarga, sekolah, komunitas dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendorong anak muda untuk terus berkembang.

Harapan serupa disampaikan Ny. Maria Feronika Hendri. Ia berharap pengalaman Kuntum selama mengikuti ADUJAKNAS tidak berhenti pada ajang tersebut, tetapi dapat menjadi bekal untuk melahirkan karya dan aksi yang memberi manfaat setelah kembali ke Padang Panjang.

“Kita berharap dalam ajang ini Kuntum bisa menambah ilmu dan menggali lebih dalam berbagai pengalaman yang telah diperoleh, baik di Padang Panjang maupun selama mengikuti ADUJAKNAS. Semoga Kuntum dapat memberikan yang terbaik,” katanya.

Bagi sebuah daerah, kehadiran seorang anak muda di panggung nasional tentu bukan sekadar persoalan kebanggaan. Ada harapan agar pengalaman yang diperoleh di tingkat nasional dapat dibawa pulang dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Di situlah makna perjalanan Kuntum menjadi lebih panjang daripada sekadar hasil sebuah kompetisi. Apa yang ia lihat, dengar dan alami selama berada di tengah duta-duta muda dari berbagai provinsi dapat menjadi modal untuk membangun jejaring sekaligus memperkuat gerakan generasi muda di daerah.

Kini, seluruh rangkaian menuju malam penentuan telah sampai pada fase paling mendebarkan. Para finalis yang datang membawa predikat juara dari provinsi masing-masing harus menunjukkan kemampuan terbaik setelah melewati rangkaian kegiatan dan karantina.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar

Sejumlah nama mencuri perhatian dalam persaingan tersebut, antara lain Labib Mubarok, Juara 1 Putra Provinsi Jawa Tengah dari Purbalingga; Selestinus Alwer, Juara 1 Putra Provinsi Maluku dari Kepulauan Tanimbar; serta Aditya Izlan Phasya, Juara 1 Putra Provinsi Kalimantan Timur dari Balikpapan. Dari kelompok putri, Kuntum Khairiyatul Ummah, Juara 1 Putri Provinsi Sumatera Barat dari Padang Panjang, juga berada dalam persaingan menuju hasil akhir.

Masing-masing datang dengan kekuatan, karakter dan pengalaman yang berbeda. Mereka telah melewati perjalanan panjang dari daerah masing-masing sebelum akhirnya bertemu di satu panggung nasional.

Bagi Padang Panjang, malam penentuan itu kini menjadi penantian.
Tidak ada yang dapat memastikan hasil sebelum keputusan resmi diumumkan. Namun, harapan tentu telah tumbuh di kota yang mengirim Kuntum ke panggung tersebut.

Setelah perjalanan dari tingkat kota, menjadi yang terbaik di tingkat Sumatera Barat, hingga akhirnya berdiri di panggung nasional, Kuntum kini tinggal menunggu satu keputusan yang akan menentukan hasil perjuangannya di ADUJAKNAS 2026.

Apa pun hasil akhirnya, langkah Kuntum telah membuka satu cerita penting: bahwa potensi anak muda dari kota kecil pun mampu menembus panggung nasional ketika kesempatan bertemu dengan keberanian dan kerja keras.

Namun malam itu, tentu ada satu harapan yang paling ingin didengar dari Padang Panjang.

Semoga nama Kuntum Khairiyatul Ummah disebut sebagai salah satu yang terbaik dan membawa gelar juara ADUJAKNAS 2026 untuk Sumatera Barat, sekaligus mengukir kebanggaan bagi Kota Padang Panjang.

Dari sebuah kota kecil di Sumatera Barat, kini satu nama sedang menunggu disebut dari panggung Jakarta.

Kuntum telah sampai sejauh ini. Tinggal menunggu, sejauh apa malam penentuan akan membawanya.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

PPJPH–Kemenag Padang Gelar Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Bandang

ARTIKEL

Kakan Kemenag Kota Padang , Buka Smardex MAN 3 Kota Padang.

ARTIKEL

Dansatgas Cek Pembuatan Drainase Dengan Alat Berat Excavator

BERITA

Dua Hari Sebelum Penutupan Siswa Siswi LDDK SMK Budi Utomo 3 Maos Laksanakan Longmarch

BERITA

Kapolsek Tulis Memaparkan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Menjaga Keamanan Lingkungan

BERITA

Disambut Gubernur Sumbar, Wapres RI Tiba Di Padang

BERITA

Deri Suherman S.Pd. Tuangku Imam Rajo mole, Pimpinan Pondok Pesantren NURUL YAQIN AL – HUFAZ Bungus Maju Jalur DPRD Tingkat II kota Padang

BERITA

“Satu Pukulan Dua Belas Juta” Kincai dan Final yang Mengguncang Padang Panjang