PADANG SINYALNEWS.COM – Dalam rangka memperkenalkan prototipe teknologi tepat guna hasil rancang bangun dan rekayasa yang dilakukan oleh UPTD Logam Dinas Perindag Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan melalui Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dengan salah satu sasarannya yaitu peningkatan volume produksi melalui penggunaan tekonologi tepat guna. Salah satu sub sub kegiatan yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi prototipe teknologi tepat guna hasil rekayasa pada unit kerja UPTD Logam Dinas Perindag Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan Sosialisasi Prototipe Teknologi Tepat Guna ini dilaksanakan di tiga kabupaten kota di Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Agam dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2023, Kabupaten Pasaman dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2023 dan Kabupaten Solok Selatan dilaksanaka pada tanggal 18 Juli 2023, dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang IKM dan Masyarakat (50 orang per kabupaten/kota).
Kepala UPTD Logam Lili Hamadin menyampaikan bahwa memperkenalkan prototipe teknologi tepat guna hasil rancang bangun dan rekayasa ini dapat dijadikan sebagai model (bentuk contoh) sebagai acuan dalam melakukan inovasi dan modifikasi lebih lanjut, sesuai kebutuhan proses produksi dan kapasitas kemampuan industri kecil dan menengah di Sumatera Barat. Prototipe teknologi tepat guna yang disosialisasikan adalah Cross Beater Mill yang berfungsi untuk menghaluskan bahan basah ataupun bahan kering. Apabila menggunakan bahan kering maka akan dihasilkan produk berupa tepung dengan ukuran kehalusan tertentu. Alat ini merupakan hasil rekayasa teknologi tepat guna pada UPTD Logam Dinas Perindag Provinsi Sumatera Barat, ulas lili hamadin.
Lili menambahkan bahwa Jumlah industri kecil dan menengah (IKM) yang sangat potensial di Provinsi Sumatera Barat, dan sangat membutuhkan perhatian yang serius dari berbagai pihak guna untuk meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan oleh Industri Kecil dan Menengah di Sumatera Barat. Salah satu tindakan yang dapat kita lakukan adalah bagaimana IKM Sumatera Barat ini dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi dengan biaya rendah, Untuk itu kita wujudkan dengan penggunaan teknologi yang tepat dan berhasil guna sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan IKM itu sendiri, tutup Lili.
Putra – sgm














