Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 14 July 2023 - 17:08 WIB

Ikut Majukan Daerah, Alvianos Green Park Destinasi Pariwisata Baru di Kota Sawahlunto

SAWAHLUNTO, SINYALNEWS.com, – Membangun destinasi pariwisata baru di Kota Sawahlunto. Itulah tujuan utama Rico Alviano, ST, Rajo Nan Sati berinvestasi dengan membangun kawasan wisata alam yang ia beri nama “Alviano’s Green Park” di lahan seluas 20 hektar miliknya di Desa Kolok Mudik, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

“Tanpa ada orang yang datang ke kampung kita, daerah kita tidak akan maju. Bagaimana supaya orang datang? Tentunya harus ada destinasi yang menarik minat orang untuk datang berkunjung. Tentunya harus ada produk yang dihasilkan, seperti hasil pertanian atau perkebunan yang bernilai tinggi,” ujar Rico Alviano di Sawahlunto, Kamis 13 Juli 2023.

Rico Alviano mengatakan, potensi wisata alam bisa mendatangkan keuntungan dengan menghasilkan pendapatan daerah, selain itu masyarakat juga akan mendapatkan rezeki dari pengunjung yang datang. Rumah rumah warga bisa dijadikan homestay, menjadi pitih masuak.

Apalagi Sawahlunto sudah menjadi kota warisan budaya dunia Unesco. Rico mengatakan, selain mendapat suguhan wisata sejarah tambang, wisatawan juga dapat mengunjungi destinasi wisata alam seperti Alviano’s Green Park dan obyek wisata lainnya di Kota Sawahlunto. Banyak pilihan dan semua bisa saling bersinergi.

Itulah sebabnya, Rico Alviano membangun destinasi wisata alam Alvianos Green Park yang tahap awal pengerjaannya yaitu sarana kolam pancing telah selesai dibangun. Sedangkan pembangunan tahap kedua, Food Corner dan Studio Music saat ini tengah dalam pengerjaan. Tahap ketiga dilanjutkan dengan Water Park dan Meeting Room.

Itulah sebabnya, diadakannya lomba mancing Alvianos Green Park Fishing Tournamen 2023 berhadiah Utama Toyota Avanza Veloz, lomba mancing terbesar di Sumbar. Ini adalah sarana dan strategi promosi untuk menarik kunjungan wisatawan, khususnya bagi mereka yang punya hobi memancing sekaligus untuk menjalin tali silahturahmi.

Kegiatan lomba mancing ini bukan mencari keuntungan apalagi dikait kaitkan dengan biaya kampanye Rico Alviano yang akan maju ke DPR RI tahun 2024. Rico sendiri telah menghabiskan biaya puluhan milyar membangun destinasi Avianos Green Park dan kebun percontohan Durian Musangking dan Asam Kasturi. Mulai dari biaya pembebasan lahan sampai biaya gaji tukang dan material ia rogoh dari kantong sendiri.

Baca Juga :  Disperindag Minta Kemenperin Pertegas Kewenangan Provinsi

Rico bisa saja berinvestasi di kota – kota besar dengan estimasi potensi keuntungan yang lebih besar. Namun, tidak ia lakukan karena ia ingin pulang kampung membangun kampung halamannya, membuka lapangan kerja untuk anak kemenakan nantinya.

Sejak terpilih menjadi anggota DPRD Sumbar periode (2019 – 2024) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mantan Bendahara DPW PKB Provinsi Riau itu dan keluarganya telah sepakat pulang ke kampung dan akan menghabiskan hari tua nantinya di kampung halamannya, di Kolok, Kota Sawahlunto.

Rico Alviano lahir di Jakarta 18 Januari 1980. Anak Menteng ini tumbuh dan besar di Jakarta. Ia hanya pernah dua tahun tinggal di Kolok, menamatkan pendidikan di Sekolah Teknik Menengah (STM) Kota Sawahlunto. Tamat sekolah Rico kembali merantau, ia mulai dari menjadi pekerja di pertambangan batu bara, sampai sukses memiliki IUP sendiri di kawasan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Sukses lulusan Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara itu tidak diraih secara instan. Banyak suka duka ia lalui, semuanya berproses dan berpuluh tahun lamanya. Pernah menjadi tukang catat angkutan batu kali di sungai sampai memimpin rapat direksi tambang di beberapa Negara di Asia Tenggara sudah pernah ia lakoni.

Rico Alviano pernah diundang menjadi pembicara atau narasumber dalam sebuah acara diskusi yang diselenggarakan pihak sekolah almamaternya di STM Kota Sawahlunto atau sekarang SMKN 2 Sawahlunto. Disana, Rico menceritakan pengalamannya, sukses story menjadi pengusaha tambang batubara.

Rico mempersilahkan dan merekomendasikan siswa SMKN 2 Sawahlunto yang ingin magang atau bekerja di perusahaannya, khususnya bagi mereka memiliki kompetensi di bidang pertambangan.

Kepala Sekolah dan beberapa guru senior di sekolah itu mengaku bangga pernah menjadi guru Rico Alviano, Anggota DPRD Sumbar dan pengusaha sukses. Salah seorang guru, Pak Hibban, kepada penulis mengatakan kebanggaan seorang guru adalah ketika melihat anak muridnya sukses. Guru tidak pernah mengharapkan balas jasa dari muridnya.

Baca Juga :  Kembali Raih IGA Award, Padang Panjang Dinobatkan sebagai Kota Sangat Inovatif

“Kuncinya adalah kejujuran dan semangat etos kerja. Jika kita bekerja di perusahaan orang, jangan pernah berhitung hitungan soal jam kerja. Bekerjalah dengan baik, cintai pekerjaan kita. Biarkan pimpinan yang menilai, karena setiap pimpinan punya penilaian atas kinerja masing masing karyawannya,” kata, Rico Alviano saat menjadi nara sumber dalam acara diskusi di SMKN 2 Sawahlunto, beberapa waktu yang lalu.

Pulang ke kampung, Rico Alviano sempat mengontrak rumah tempat tinggal selama dua tahun di Desa Santur. Secara berangsur angsur ia membangun rumah dan membuka ladang. Semua dikerjakan bertahap dan berangsur angsur. Rico memang mempunyai usaha tambang batubara di daerah Sumbar, Riau dan Jambi. Hasil dari usaha tambangnya itulah ia bawa pulang dan di investasikannya di kampung.

Rico ingin membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya untuk masyarakat, oleh sebab itu ia mencoba mengembangkan potensi daerah khususnya di bidang pertanian dan pariwisata.

Tidak banyak diketahui warga, disela kesibukannya menjadi wakil rakyat dan mempunyai kantor di Jakarta, pada waktu senggang atau liburan, Rico Alviano dan istrinya Desri Seswinari sering pergi ke ladang atau ke tabek. Layaknya seorang peladang, terselip golok dipinggang, Rico mengendara sepeda motor melintasi kawasan kampus Universitas Negeri Padang dan Gedung Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Sawahlunto.

Disana, dengan dibantu beberapa anak ladang, Ia menanam pohon durian Musang King dan pohon Asam Kasturi di lahan seluas sekitar 10 hektar miliknya. Rico berharap, beberapa tahun kedepan, hasil dari kebun percontohan ini bisa berdampak luas pada peningkatan ekonomi petani di Kota Sawahlunto. Harapannya, Sawahlunto lima tahun kedepan bisa menjadi sentra buah durian Musang King. Puluhan ribu bibit pohon durian Musangking telah ia sebar ke beberapa kelompok tani di Kota Sawahlunto melalui dana aspirasinya di dewan. Sukses untuk Pak Rico!

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

Satgas Yonif 715/Mtl Gelar Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat di Papua

BADAN NEGARA

Peduli Masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/Tumbak Kaputing Melaksanakan Ketahanan Pangan Bersama Masyakrat

BERITA

Dua Orang Warga Jorong Labuhan Nagari Tiku V Jorong di Keroyok Sekelompk Massa

ARTIKEL

POMAL IV Batam Laksanakan Ops Gaktib Yustisi Dan Dapati 1 Pengunjung THM Positif Narkoba

ARTIKEL

Jamaah Haji Kloter 1 Padang Sudah Berada di Arafah Untuk Laksanakan Wukuf

BERITA

66 Siswa SMA Negeri 3 Padang diterima di Perguruan Tinggi Negeri Lewat Jalur SNBP

ARTIKEL

PKM UNP : LAKSANAKAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN LANSIA KEL ANDURING KOTA PADANG

ARTIKEL

Kadis Koperasi dan UKM Sumbar Tutup Rakor Monev Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM