Kadis Koperasi dan UKM Sumbar Tutup Rakor Monev Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM

Kadis Koperasi dan UKM Sumbar Tutup Rakor Monev Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM

 

Padang, Sinyalnews.com,- Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Nazwir SH, M.Hum menutup secara resmi Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM Sistem Informasi Data Terintegrasi, Jumat, (23/12/2022) bertempat di Hotel Santika Padang.

Rapat Koordinasi diikuti 90 orang peserta yang terdiri dari Perwakilan Dinas yang membidangi koperasi dan usaha mikro dari 19  Kabupaten/Kota se-Sumbar, Ketua Pokja dari 19 Kabupaten/Kota yang melaksanakan pendataan lengkap K-UMKM Tahun 2022, serta unit kerja internal.
Rakor Monev berlangsung selama 2 hari, 22-23 Desember 2022.

Dalam sambutannya, Kadis Koperasi dan UKM Nazwir mengatakan saat ini UMKM di Sumbar sering menjadi sorotan. Bagaimana tidak, unit usaha yang masuk dalam kategori Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan urat nadi perekonomian daerah dan nasional. Sumbar adalah provinsi yang memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM yang dapat melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kinerja UMKM, sehingga dapat meng- hasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Luapan Rasa Bangga, Panglima TNI Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Kesejahteraan Prajurit Korem 132/Tdl

Kadis Koperasi dan UKM Nazwir, SH, M.Hum mengatakan menyambut baik diadakannya Rakor Monev ini. “Terima kasih atas kerja keras bapak/ibu tim pokja pendataan lengkap koperasi dan umkm beserta enumertor dan koordinatornya yang telah melakukan kegiatan penting berupa pendataan koperasi dan umkm di 9 kab/kota di Sumbar. Semoga rakor yang bapak/ibu ikuti selama dua hari dapat mempermudah pembuatan program agar lebih tepat sasaran” ujar Nazwir.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat Nazwir, SH, M.Hum  juga menyampaikan bahwa Sumatera Barat  merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi besar terhadap pemberdayaan Koperasi dan UKM di Indonesia. Berdasarkan Data per 31 Desember 2021 jumlah koperasi aktif di Sumatera Barat mencapai 2200 akan tetapi hanya sekitar 65% yang memiliki sertifikat Nomor Induk Koperasi.

Baca Juga :  Kejagung Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara SKEBP Daging Sapi pada PT Surveyor Indonesia

Capaian ini tidak lepas dari segala upaya Pemberdayaan K-UMKM yang solid dan sinergis antar stakeholder, termasuk antar pemerintah, baik pusat maupun daerah. Tentu juga didukung sumber daya pendanaan yang memadai baik dari APBN maupun APBD. Oleh sebab itu, pertemuan kali ini cukup penting karena akan membahas kegiatan–kegiatan strategis yang didanai oleh APBN Kementerian Koperasi dan UKM,” ujar Nazwir

(Marlim)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Batang Bersama Dinas Perhubungan dan Kodim 0736/Batang Siap Mengamankan Arus Mudik Lebaran 2023

Badan Negara

Ambil Form Pendaftaran, Tim Amsakar Achmad Ditolak Tim Penjaringan Cakada Nasdem Kepri & Kota Batam

Berita

Isdianto, Arwin dan Aswad Hadiri Wirid Bulanan KKTMS Batam di Musholah Al-Hakim Bengkong

Berita

Viral 3 Perampok Sadis Sudah Ditangkap,Warganet Apresiasi Polisi  

Berita

Upacara Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-78 Berjalan Dengan Sakral

Badan Negara

Irwan Pebrianto Resmi Nyatakan Maju Caleg DPRD Kota Padang dari Partai Ummat

Berita

TPQ dan MDT Memiliki Ijin Operasional Dapat Tingkatkan Legalitas dan Kepercayaan Masyarakat, Berikut Penjelasan Kepala Kantor

Berita

Masyarakat Sering Bertamu Selepas Waktu Salat, Gubernur Mahyeldi Resmikan ‘Surau Ansharullah’ di Kompleks Istana Gubernur Sumbar