Lubuk Basung, Sinyalnews.com,- Bupati Agam diwakili Sekda Kab Agam Drs, H, Edi Busti, M.Si, membuka forum Pemantapan Kerukunan Umat Beragama bagi tokoh masyarakat di Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Pasaman Barat di Hotel Sakura Syariah, Lubuk Basung, Minggu (18/6/2023).

Acara pembukaan, dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumbar Ismunandi Syofyan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Agam dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan, Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara, tidak dapat dipisahkan dari agama.
“Secara historis dan sosiologis agama dan umat beragama telah hidup menyatu dan mengakar, dalam sendi-sendi kehidupan serta perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Edi Busti.
Ditengah pluralitas Indonesia, tambah Edi Busti kerukunan antar umat beragama merupakan aset berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, harmonis dan bebas dari ancaman, ketakutan dan kekerasan terutama yang ditimbulkan dari konflik agama,” harap Edi Busti lagi.
Perlu diketahui, kata Sekda, tanpa adanya kesepakatan bersama, kerukunan antar umat beragama tidak mungkin terwujud. Oleh karenanya, empat pilar bangsa yakni, NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Hal ini merupakan kesepakatan bersama seluruh warga negara dalam menjalin kerukunan antar umat beragama,” tutur Edi
Untuk itu, pihaknya mengharapkan melalui forum ini kedepan Kabupaten Agam menjadi Kabupaten dengan tingkat toleransi yang tinggi, masyarakat dapat hidup rukun dengan sesama umat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Muzahar, S.Sos, M.Si dalam laporannya mengatakan, Forum Pemantapan Kerukunan Umat Beragama ini diikuti oleh 75 orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat Kab Agam, Kota Bukittinggi dan Kab Pasaman Barat.
Sementara anggaran pelaksanaan kegiatan ini berasal dari dana pokir anggota DPRD Prov Sumatera Barat Ismunandi Sofyan dari Fraksi Gerindra.
Acara berlangsung selama 2 hari, dari 18-19 Juni 2023.
(Marlim)














