Padang Panjang, Sinyalnews.com,– Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran kembali mengh byarumkan nama Kota Padang Panjang Sumatera Barat (Sumbar) di tingkat nasional. Berkat komitmennya terhadap manajemen ASN (aparatur sipil negara), Pemko Padang Panjang akhirnya menyabet BKN Award dalam empat kategori.
Yaitu Kategori Utama Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), Peringkat 1 Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja, Peringkat 2 Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian, serta Peringkat 2 Pengembangan Kompetensi.

Untuk kategori utama, Kota Padang Panjang menjadi pemuncak nasional mengalahkan Kota Palembang (Sumatera Selatan), Sukabumi (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur), dan Tangerang Selatan (Banten).

Dengan diraihnya penghargaan tersebut Pemko Padang Panjang terus berkomitmen untuk meningkatkan Pengelolaan Manajemen ASN dan Pengembangan Sistem Manajemen ASN.
Hal tersebut meliputi Penyusunan dan Penetapan Kebutuhan ASN, Pengadaan ASN, Pengangkatan ASN, Pangkat, Jabatan, Pola Karier, Pengembangan Karier ASN, Mutasi

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan secara hybrid pada Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Tahun 2023.
Adapun agenda utama kegiatan ini, yakni penyampaian implementasi Manajemen Talenta ASN menuju World Class ASN 2024, sharing experience.
Serta best practices Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah dan Swasta soal “Dynamic Governance, Organizational Structure” oleh Public Service Department Singapore dan pengumuman penerima BKN Award Tahun 2023.
Usai menerima penghargaan Fadly menyampaikan rasa syukur atas diraihnya BKN Award ini. Harapannya, penghargaan ini bisa mendorong kinerja ASN menjadi lebih baik, mewujudkan ASN yang andal dan Berakhlak (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
“Selamat kepada ASN Kota Padang Panjang. Tanpa ASN berkualitas, tidak akan ada kerja maksimal,” ujar wako seraya menuturkan, ASN yang berkualitas yang mampu memberikan kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menerapkan program kepala daerahnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin secara daring melalui video conference mengatakan, rakornas ini dapat menjadi forum strategis melahirkan gagasan-gagasan segar dari para pemangku kepentingan guna pengembangan ASN ke depan. Terlebih pilihan tema Manajemen Talenta juga sangat relevan dengan agenda transformasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Anas juga ikut menyampaikan arahan dari Presiden RI, Joko Widodo secara daring melalui video conference langsung dari Estonia, Eropa. Arahan Presiden mengenai Reformasi Birokrasi di antaranya birokrasi yang berdampak, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas dan birokrasi yang lincah dan cepat.
Dalam Rakornas itu turut dihadiri Sekdako, Sonny Budaya Putra, Asisten Administrasi Umum Martoni,Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Rudy Suarman, beserta jajaran melalui video conference di Ruang VIP Balai Kota.(phi)














