Padang, Sinyalnews.com — Kementerian Agama mendorong dan mengajak para pegiat zakat wakaf di Indonesia untuk memfasiltasi umat dalam berzakat dan berwakaf dengan tata kelola zakat-wakaf yang baik serta didukung sistem yang Accessible ( dapat diakses ).

Kami mengajak kepada semua pegiat zakat-wakaf, mari kita fasilitasi umat dalam berzakat dan berwakaf agar lebih mudah, cepat dan transparan. Ini adalah amal jariyah yang kelak akan dicatat sebagai amal terbaik.
Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi saat membuka Secara Resmi Sosialisasi Fasilitas Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Padang, bertempat di Aula Lt.2 Pelayanan Haji dan Umrah Berok Siteba Kota Padang pada Kamis 11 Mei 2023.
“Saya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, para akademisi dan praktisi zakat-wakaf untuk bersama-sama menjaga visi besar umat Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin,” sambungnya.
Dalam momentum tersebut, Kepala Kantor mungungkapakan bahwa kita di Kemeneterian Agama Kota Padang bertekad untuk membangun umat memajukan Berzakat dan Berwaqaf di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat yang kita cintai, ujarnya.
Kepala Kantor mengungkpakan Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan. Sebagai salah satu rukun Islam, zakat ditunaikan untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (asnaf).
Sedangkan Berwaqaf adalah jika kita mengacu pada Undang Undang no. 41 tahun 2004, wakaf merupakan suatu perbuatan hukum yang dilakukan oleh satu pihak untuk memisahkan atau menyerahkan sebagian harta benda atau aset miliknya, tandasnya.
Ia menambahkan Sosialisasi adalah momentum yang harus dimanfaatkan oleh para pegiat zakat-wakaf yang berdedikasi dan inspiratif demi melahirkan spirit baru pengelolaan zakat dan wakaf.
Lebih jauh, kepala Kantor mennjelaskan bahwasanya pemerintah telah mendorong penguatan tata kelola zakat-wakaf di berbagai aspek. Regulasi, infrastruktur, dan pembinaan secara simultan, disempurnakan setiap waktu.
“Pemerintah terus membangun infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) zakat dan wakaf, agar keduanya tumbuh dan berkembang secara maksimal di ranah Bingkuang ini ,” pinta Kepala Kantor.
“Dengan spirit Islam rahmatan lil ’alamin, kita ingin zakat-wakaf menjadi pilar penting pembangunan yang berkeadilan sosial. Zakat-wakaf didorong untuk mengambil peran dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi kaum lemah, melindungi hak-hak dasar masyarakat yang mencakup hak-hak sipil dan politik, hak-hak ekonomi dan sosial budaya,” sambungnya.
Dipenghujung Penuturannya, Kepala Kantor mengapresiasi dan ucapkan terima kasih kepada Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Padang Rinaldi Putra yang telah mengangkat kegiatan bagi kesejateraan Umat tersebut.
Dan kegiatan ini menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Supardi , Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Padang Syamsul Bhari sebagai narasumbr dan 30 Peserta terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Camat Se- Kota Padang beserta Aparutur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kota Padang. (HarisTJ)














