PadangPanjang.Sinyalnews.com-Sungai Tarab, Tanah Datar , Final Turnamen 9 Ball di 35 Biliar Sungai Tarab benar-benar menguji ketenangan dan kesabaran. Andre MLQ sempat berada di posisi sulit. Tertinggal 3–1 dari Fadlan HZ, tekanan terasa nyata. Namun justru di titik itulah karakter seorang juara terlihat.
Tanpa tergesa, Andre memilih tenang. Satu demi satu frame dijalani dengan penuh perhitungan. Bukan sekadar memukul bola, tetapi membaca momentum. Perlahan skor berbalik, hingga kedudukan imbang 5–5, memaksa satu frame penentuan demi mencari angka kemenangan ke-6.
Di saat banyak pemain goyah, Andre tetap sabar. Nafas diatur, fokus dijaga. Dan ketika peluang datang, ia tak menyia-nyiakan. Bola terakhir masuk bersih. Skor 6–5.
Andre pun memastikan diri sebagai Champion, menutup perjalanan panjang turnamen 64 slot yang untuk kedua kalinya digelar di 35 Biliar Sungai Tarab.
Kemenangan ini bukan sekadar gelar individu. Ia menegaskan dominasi Milleniq Biliar. Pada turnamen pertama, Andre juga harus berhadapan dengan rekan setimnya, Angku MLQ, dan saat itu Angku keluar sebagai juara. Kini, giliran Andre yang mengukir sejarah.
Artinya, dua turnamen di 35 Biliar kedua-duanya dijuarai oleh Milleniq Biliar.Owner 35 Biliar Sungai Tarab, Fikri, mengaku bangga dan terharu melihat kualitas pertandingan yang tersaji.
“Turnamen ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi bagaimana sportivitas dan mental pemain diuji. Final tadi luar biasa. Andre menunjukkan ketenangan yang jarang dimiliki. Kami bangga, dan tentu akan terus menjadikan 35 Biliar sebagai ruang lahirnya pebiliar-pebiliar berkualitas,” ujar Fikri.
Sementara itu, Ilhamdi, owner Milleniq Biliar, menilai keberhasilan anak-anak asuhnya bukan kebetulan, melainkan hasil proses panjang.
“Kami selalu menanamkan disiplin, kesabaran, dan saling menghormati, bahkan ketika harus bertemu satu tim. Dua kali turnamen di sini, dua kali pula final sesama Milleniq. Ini bukti pembinaan berjalan. Menang atau kalah, yang utama karakter,” ungkap Ilhamdi.
Dari sisi pemain, turnamen ini meninggalkan kesan mendalam. Salah satu peserta menyebut atmosfer kompetisi sangat sehat dan menantang.
“Lapangan bagus, lawan-lawan kuat, dan atmosfernya bikin terpacu. Ini turnamen yang bikin pemain berkembang, bukan cuma soal hadiah,” katanya.
Turnamen 9 Ball di 35 Biliar Sungai Tarab kembali membuktikan, di balik denting bola dan sorak penonton, tersimpan cerita tentang kesabaran, persahabatan, dan perjuangan yang tak selalu mudah.
Dan malam itu, roda perjalanan final memang berputar keras.
Namun bagi Andre MLQ, kesabaran akhirnya berbuah manis,dan nama Milleniq Biliar kembali terukir sebagai penguasa meja hijau Sungai Tarab.(paulhendri)














