Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / PERISTIWA / SUMBAR / UMKM

Sunday, 10 May 2026 - 20:48 WIB

Perempuan-Perempuan Itu Membatik dengan Tangan, Tapi Merawat Keluarga dengan Hati

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Di sebuah sudut tenang di kawasan Silaing Bawah, Padang Panjang, aroma malam batik menyeruak pelan dari kain putih yang terbentang di atas gawangan kayu. Ujung canting meneteskan lilin panas membentuk garis demi garis kehidupan. Sabtu siang itu, bukan hanya kain yang sedang dilukis. Ada kebersamaan, ketulusan, dan semangat perempuan-perempuan yang sedang merawat budaya bangsa.

Di tempat bernama Canting Buana Kreatif, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang duduk bersila dengan wajah penuh antusias. Tangan mereka tampak hati-hati menggenggam canting, mencoba menaklukkan garis pertama di atas kain batik. Sebagian tersenyum gugup, sebagian lain larut dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.

Bagi mereka, ini bukan sekadar pelatihan membatik. Ini adalah cara menjaga rasa, merawat kebersamaan, dan menguatkan hati di tengah tanggung jawab besar mendampingi tugas pemasyarakatan yang tidak ringan.

Ketua DWP Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Dewi Novyenti, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam suasana sederhana namun penuh makna, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting menjaga denyut budaya sekaligus ketahanan keluarga.

Baca Juga :  Pemusnahan BB di Kejari Padang, Didominasi Kasus Narkotika

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota DWP memperoleh pengalaman baru sekaligus ikut mendukung pelestarian budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia,” ujarnya.

Di tengah arus kehidupan yang bergerak cepat, perempuan-perempuan itu seakan mengajarkan bahwa kekuatan tidak selalu hadir dalam suara keras. Kadang, ia lahir dari ketelatenan, kesabaran, dan ketulusan seorang ibu menjaga keluarganya tetap hangat.

Ketua Persatuan Wartawan  Indonesia Kota Padang Panjang Supriyanto  menilai kegiatan tersebut memperlihatkan sisi ketangguhan perempuan-perempuan pengabdi yang mampu berjalan di dua dunia sekaligus: kelembutan keluarga dan ketegasan tugas.

“Perempuan-perempuan ini luar biasa. Mereka mampu menjalin hati dalam keluarga, tetapi juga tetap tegar mendampingi tanggung jawab besar suami dalam tugas negara. Di tangan perempuan seperti inilah, keteduhan rumah dan kekuatan pengabdian tumbuh bersama,” ujarnya.

Pimpinan Canting Buana Kreatif, Widiyanto, tampak sabar membimbing satu per satu peserta. Ia mengajarkan bagaimana batik bukan sekadar motif indah, melainkan jejak budaya yang diwariskan lintas generasi.

Baca Juga :  Warisan Pembiaran, Mini Soccer dan Beban Berat yang Ditinggalkan

Tawa kecil beberapa kali pecah ketika ada peserta yang salah menarik garis malam. Namun justru dari kesederhanaan itulah kehangatan tumbuh. Tidak ada sekat jabatan. Tidak ada formalitas yang membatasi. Semua larut dalam suasana kekeluargaan.

Yang menarik, semangat pelestarian budaya ini tidak berhenti pada warga binaan yang sebelumnya juga mendapat pelatihan serupa. Kini, ibu-ibu Dharma Wanita pun ikut dibekali keterampilan membatik. Sebuah pesan diam-diam sedang dibangun: bahwa pembinaan, kreativitas, dan penguatan keluarga harus berjalan beriringan.

Dan ketika sore mulai turun di Kota Padang Panjang, kegiatan ditutup dengan makan bersama dalam suasana akrab dan penuh canda. Mereka pulang membawa lebih dari sekadar kain batik.

Mereka pulang membawa cerita.Bahwa perempuan-perempuan itu membatik dengan tangan, tetapi merawat keluarga dan pengabdian dengan hati.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Hadiri Paripurna KUA-PPAS 2024, Gubernur Mahyeldi Komit Genjot Pendapatan Daerah

BERITA

H.Dr Defi Endri,MM.MPd Calon Kepala Daerah Bukittinggi Pulang Dari Tanah Suci Di Padati Undangan

ARTIKEL

Gelar Festival Ramadhan Kemenag Padang, Wakil Wali Kota Apresiasi Semangat Berbagi di Bulan Penuh Berkah

BERITA

Danrem 143/HO Terima Kunjungan Kerja Pj. Gubernur Sultra

ARTIKEL

25 CPNS Diharapkan Bawa Semangat Baru dalam Mendorong Transformasi Layanan Publik

ARTIKEL

Rutan Padang Panjang Jalin MoU Dengan BRI

ARTIKEL

Tanggapan Positif Warga Masyarakat Desa Jarakore Dengan Adanya TMMD Ke-124 Kodim 1501/Ternate

ARTIKEL

Miko Kamal: Siswa Mesti Menjadi Pelopor Hidup Bersih di Lingkungannya