PADANG, SINYALNEWS – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irwan Zuldani, SE, MM, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembiayaan UMKM ke Perbankan dan Lembaga Non Bank yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal di Ruangan Merapi, Fave Hotel Padang, Senin (11/5/2026).
Bimtek yang digagas Dinas Koperasi dan UKM Sumbar ini diikuti 60 pelaku UMKM se-Sumatera Barat dan berlangsung selama dua hari, 11 s.d 12 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Irwan Zuldani menegaskan bahwa akses permodalan masih menjadi kendala utama UMKM untuk naik kelas.
“UMKM kita banyak yang layak usaha, tapi tidak bankable karena terkendala agunan, laporan keuangan, dan administrasi. Lewat Bimtek ini kita latih pelaku UMKM agar mampu menyusun proposal kredit, membuat pembukuan sederhana, dan paham strategi negosiasi ke perbankan,” ujar Irwan saat memberikan arahan.
Foto 1: Irwan Zuldani, SE, MM saat menyampaikan sambutan pembukaan Bimtek di Fave Hotel Padang, Senin 11/5/2026. (SINYALNEWS/Ist)
Legislator dari Komisi yang membidangi keuangan dan perbankan itu juga mendesak lembaga keuangan agar lebih proaktif.
“Saya minta bank jangan hanya menunggu di kantor. Harus jemput bola, turun ke sentra UMKM. Literasi keuangan wajib dimasifkan. Komisi III DPRD Sumbar akan kawal ketat penyaluran KUR dan pembiayaan ultra mikro agar tepat sasaran dan bunganya tidak memberatkan,” tegas Irwan.
Foto 2: Irwan Zuldani bersama jajaran Dinas Koperasi dan UKM Sumbar saat membuka Bimtek Pembiayaan UMKM. (SINYALNEWS/Ist)
Bimtek menghadirkan narasumber dari Bank , Partisi dan Akademis. Materi yang diberikan mulai dari skema KUR, kredit ultra mikro, pembiayaan syariah, hingga edukasi bahaya pinjaman online ilegal.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi materi. Hari kedua, Selasa (12/5), peserta akan praktik langsung menyusun proposal pembiayaan dan mengikuti business matching dengan perwakilan bank dan lembaga non bank.
Foto 3: Antusiasme 6 no0 pelaku UMKM se-Sumbar saat mengikuti Bimtek Pembiayaan UMKM di Ruang Merapi, Fave Hotel Padang. (SINYALNEWS/Ist)
“Kami jadi tahu ternyata banyak skema pembiayaan yang bisa diakses. Selama ini kami takut ke bank karena mengira prosesnya rumit,” kata Aldrif, pelaku UMKM.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak realisasi kredit produktif UMKM di Sumbar sekaligus mendukung program nasional 30 juta UMKM naik kelas.
Pewarta: Putra sgm*
Editor: Redaktur SINYALNEWS














