Home / BERITA / NASIONAL

Monday, 8 May 2023 - 17:21 WIB

OCSEA, Upaya Pemkot Dan Unicef Perkuat Perlindungan Anak

Kota Pekalongan,Sinyalnews.com-Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) setempat mendapat kesempatan bisa bersinergi dengan Yayasan Setara United Nations Internationl Children’s Emergency Fund (UNICEF) melalui Program Program Online Child Sexual Exploitation And Abuse (OCSEA) atau Pelecehan dan Eksploitasi Seksual Anak Secara Online. Program ini sebagai upaya perlindungan kekerasan seksual pada anak di lima kabupaten/kota  Jawa Tengah, termasuk Kota Pekalongan.

Plt DPMPPA Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nur Agustina menyampaikan bahwa, Program OCSEA dari UNICEF ini kaitannya untuk advokasi kekerasan seksual berbasis online, dimana hal ini menjadi diskusi juga berkaitan dengan Undang-Undang ITE dan Undang-Undang Pornografi.

Baca Juga :  Tutup Iven Bagodang ke-7, Gubernur Mahyeldi Sebut Kebersamaan Penting bagi Pembangunan Kota Payakumbuh

“Kalau kekerasan seksual pada anak di Undang-Undang Perlindungan Anak, apabila terjadi misal ada kasus orang dewasa yang berpacaran dengan anak-anak maka berisiko terhadap orang dewasa karena jika terjadi kekerasan atau hubungan seksual masuk kategori yang bisa dipidanakan,” ucap Agustin, kemarin.

Agustina menegaskan, karena dalam hal ini konteksnya anak maka yang dibutuhkan adalah pendampingan dan advokasi karena mereka dianggap belum mampu mengambil keputusan.

“Apakah perbuatan yang dia lakukan itu berdasarkan tahap psikologisnya yang sesuai. Hal itu yang kami harapkan tidak terjadi di Kota Pekalongan seperti kasus-kasus itu,” jelasnya.

Agustina menambahkan, jika terjadi kasus kekerasan dan hubungan seksual pada anak, maka harus diatur mekanismenya supaya kepentingan bagi anak harus didahulukan. Pihaknya menargetkan, program OCSEA ini bisa dilaksanakan sekitar Bulan Juli-Agustus 2023.

Baca Juga :  Sukses Gairahkan Kompetisi Sepakbola di Padang, Aye Kembali Dipercaya Sebagai Ketua Askot PSSI Padang 2023-2027

“Ini intervensi di beberapa kelurahan sebagai tindaklanjut program sebelumnya yang dikembangkan menjadi program kelurahan ramah perempuan dan anak, termasuk berjejaring dengan semua sekolah ramah anak dalam memberikan upaya perlindungan, penghargaan dan pemenuhan hak-hak anak. Dalam waktu dekat, kami akan mengumpulkan beberapa sekolah untuk intervensi secara masif permasalahan pada anak seperti terkait materi-materi kasus penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan, pencegahan kekerasan seksual di satuan pendidikan,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolsek babat toman AKP Rama Yudha SH meninjau mengamankan usaha ilegal penyulingan minyak di Musi banyuasin 

ARTIKEL

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kakan Kemenag Padang Ingatkan ASN Pelayan Masyarakat

BADAN NEGARA

Kedepan Kepemilikan Tanah Mempunyai Kepastian Hukum

BERITA

Eksekusi Lahan di Pinggir Real KA Alai Ditunda, Warga Tak Akan Serahkan Lahan pada PT KAI

BERITA

Satu Satu Advokat di Sumbar Yakin Maju DPD RI

ARTIKEL

Puluhan Guru Penggerak Kabupaten Brebes Unjuk Gigi Menampilkan Replika Keberhasilan Dalam Bentuk Loka Karya

ARTIKEL

Janji Yang Gugur Di Tumpukan Sampah Kota Padang Panjang

BERITA

Letkol Inf Andi Yuliazi Resmi Jabat Dandim Cilacap