Sungai Sapih, Sinyalnews.com – Tim Sepaktakraw Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) Sumatera Barat tutup latihan terakhir dengan acara babuko basamo saat melaksanakan latihan terakhir pada Sabtu sore,15/04/2023 di GOR PPLP Sepaktakraw Sumbar

Pada Bulan Suci Ramadhan atlet tetap latihan bersama mereka tidak menjadi hambatan dan alasan untuk tidak latihan, kita cemas tidak lolos PON nantinya.
Sejak “ditabuh” oleh Ketua Umum Bapak Ermizen S.Pd pada bulan Februari kemaren sudah 2 bulan lebih baik tim putra dan putri menjalankan aktifitas latihan dibulan puasa di GOR PPLP Sepaktakraw Sumatera Barat dengan sesi latihan sore harinya serta intensitas latihan yang rendah, intinya “kami” tujuan latihan di Bulan Puasa ini menjaga kondisi atlet sehingga tidak terjadi penurunan, ungkapan ini mewakili pelatih Syahril Bais M.Pd kepada media ini.
Selanjutnya karena di bulan November nanti tim sepaktakraw akan berlaga pada PORWIL (Pekan Olahraga Wilayah) I di Provinsi Riau yang mana ada 10 cabor yang berlaga pada ajang Multi Ivent tersebut dengan target mendapatkan tiket PON XXI di ajang olahraga terakbar di Indonesia, insya allah sepaktakraw siap bertarung PON nanti di Provinsi Aceh salah satunya cabor sepaktaktaw yang dipertandingkan disana.
Setelah selesai latihan dilanjutkan acara “Babuko basamo” baik tim atlet dan pelatih di dan mewakili pengurus Bendum Ria Afrianis M.Pd langsung dilapangan sepaktakraw
Ungkapan beliau juga sampaikan selama sebuan lebih latihan kami mendapatkan laporan dari pelatih ada atlet yang tidak disiplin, ini jadi catatan Pengurus juga, dan sebagai evaluasi bagi pelatih untuk Degradasi dan Promosi nanti
Setelah seminggu lebaran nantinya aka. latihan yang lebih kondusif, serta frekwensi latihan ditambah, ungkap coach Refrianto
Menurut informasi pengurus insya allah akan ada Kejurda melalui kegiatan Dispora Provinsi setelah lebaran kesempatan pelatih juga memantau atlet terbaik di daerah nantinya akan bisa bergabung juga dalam Tim Pelatprov juga “pungkas” Ria Afrianis mewakili pengurus.
setelah selesai berbuka pelatih berpesan ke atlet mohon jaga kondisinya sehat selalu dan tetap latihan dikampung, jika tidak latihan maka kemampuan saat ini akan terjadi penurunan
Selanjutnya “merajut silaturahmi” saling bersalaman “memaafkan dalam rangka menyambut Idul Fitri 1444 H akan terasa keakraban sesama atlet, pelatih selesai acara berbuka di lapangan tersebut, pungkasnya.
BS














