Padang, Sinyalnews.com- Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Zulfahmi bersama Kepala Seksi Pendidikan Pondok dan Pesantren Sekaligus Plt. Penyelenggaraan Haji dan Umrah Dian Khairaty, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Aidil Khurdiansyah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Farhan Furqani.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Aris Junaidi dan Penyelenggaraan Zakat dan Wakaf Rinaldi Putra. Pada Senin 19 Juni 2022 melepas secara resmi Kafilah MQK Kota Padang menuju Medan Laga pada MQK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Ladang Laweh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam.

Pada ajang bergengsi MQK Tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut Kota Padang mengutus 16 Peserta kafilah yang akan mengikuti 8 Cabang Lomba berikut perinciannya. Dua Orang Tarekh Ula, Dua Orang Tafsir Wustha, Dua Orang Hadist Wustha, Dua Orang Ushuul Fiqh Wustha, Dua Orang Tauhid Wustha , Dua Orang Ilmu hadits Ulya, Dua Orang Akhlak Ulya, dan Dua Orang Balaghah Ulya.
Adapun Official dan Pelatih yang Kafialah tersebut yakninya Zulafahmi Dian Khairaty ,dan Syawal (Official), Semetara itu Rahmadia, Kamaluddin dan Khaira Maulida (Pelatih).
Kepala Kantor, Memberikan motivasi sekaligus melepas secara resmi kontingen Musbaqah Qira’atul Kutub Kota Padang untuk mengikuti Musabaqah Qiraatul Kutub Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung 19 s.d 21 Juni 2023 di Pondok Pesantren Parabek Kabupaten Agam.
Zulfahmi memberikan motivasi kepada para kafilah MQK Kota Padang untuk mengikuti lomba dengan penuh semangat dan tampa beban dengan tujuan mendapatkan hasil yang maksimal.” kami berharap para kafilah untuk senantiasa menjaga stamina dan kesehatan mengingat lomba ini memakan waktu tiga hari.
Disamping itu kepada para official yang mendampingi kafilah agar dapat memantau perkembangan kesehatan para kafilah serta prestasi yang telah diraih” Katanya
Melalui pantauan Humas Kemenag tersebut saat pelepasan kelihatan para kafilah Kota Padang sangan optimis menatap lomba MQK tingkat propinsi yang akan di ikuti dengan semangat serta persiapan yang telah matang.
Hal ini tentunya dengan pengharapan agar kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya mewujudkan masyarakat yang religius dan kompetitif serta dalam rangka mengembangkan syiar islam.
Hal senada ditambahkan,Kepala Seksi Pendidikan Pondok dan Pesantren Dian Khairaty menjelaskan bahwa persiapan sudah dilakukan dari jauh-jauh hari. “Persiapan yang telah kita lakukan seperti melatih dan mengarah serta selalu meng evaluasi tentang tata cara membaca kitab dengan baik, menterjemahkan dan memahami kandungannya serta mengadakan evaluasi Akhir” ungkapnya seraya menyudahi. ( HarisTJ)














