Padang, Sinyalnews.com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi Sekaligus Pembina Dharmawanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Padang Apresiasi setinggi-tingginya kepada Forum DWP Kemenag Kota Padang.
Telah melahirkan Empat Program Unggulan pada Ramadhan Mubarak 1444 H/2023 M diantaranya, Satu Bimbingan Tahsinul Qur’an, Dua Fiqih Wanita , Tiga Penyelenggaraan Shalat Jenazah, Empat Berbagi Ta’jil, berlangsung di Aula Lt.2 Kemenag tersebut Jumat 31 Maret 2023.
Kepala Kantor, dalam penguatannya memaparkan bahwa pada bulan penuh berkah ini para pendamping setia suami ini telah mengeluarkan ide-ide kreatif dan bernilai ibadah sehingga lahirlah ke empat program tersebut.
Dan ini tentunya bisa terwujud tak terlepas dari Intensnya Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi Forum Annisa DWP Kemenag Kota Padang yang di Komandoi Ny. El Edy Oktafiandai, pujinya.
Kepala Kantor mengatakan bahwa, Para ibu-ibu setia pendamping suami dalam satu wadah Forum Annisa DWP Kemenag Kota Padang tentunya telah mempunyai Komitmen bersama-sama dalam mensukseskan Program yang telah dilahirkan dan Kementerian Agama Kota Padang siap mendukung serta mensuppor Program bernilaikan ibadah tersebut.
Pada momentum tersebut, Kepala Kantor juga berbagi pengalaman pada program Bimbingan Tahsinul Qur’an tentang pembacaan AlQur’an secara benar menurut kaidah ilmu tajwid.
Menurutnya, tidak semua kita memiliki bacaan Al Qur’an yang sesuai dengan kaidah bacaan Padahal dari bacaan yang benar akan bisa menggugah diri sendiri dan juga oranglain bahkan bagi keluarga untuk bisa meresapi makna dari apa yang terkandung dari bacaan Al Qur’an itu sendiri, terangnya.
Lanjutnya, Inovasi yang dilahirkan ini dalam rangka upaya pemberantasan Buta Al Quran dan menumbuhkan rasa lebih Cinta terhadap Al Quran.
“Ini patut diapresiasi sebagai suatu metode pembelajaran bagi Forum Annisa DWP Kemenag Kota Padang tentang cara membaca Al Qur’an yang baik dan benar. Karena jika bacaan Al Quran tidak sesuai dengan makhraj pasti maknanya juga akan berbeda dan ini bisa ditularkan nanti terhadap anak-anak kita selaku generasi penerus Agama, Bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini” ujarnya.
Dipenghujung penuturannya, Kepala kantor menjelaskan bahwa tahsin pada hakikatnya adalah memperbaiki bacaan dari segi makhraj, kefashihan, waqaf, mad dan lain sebagainya.
Dia berharap, semoga dengan Program yang telah dicetuskan tersebut akan mampu melahirkan generasi-generasi Qur’ani yang berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, pintanya seraya menyudahi. (HarisTJ)
.














