Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG / SUMBAR

Friday, 30 October 2026 - 06:01 WIB

Yasril Buka POMAD VII 2026, Perkuat Asta Protas Lewat Prestasi dan Akhlak Generasi Madrasah

PADANG, SINYALNEWS.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, secara resmi membuka Pekan Olahraga Madrasah (POMAD) VII Tahun 2026 di King Futsal, Lubuk Buaya, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaring bibit atlet potensial sekaligus membentuk generasi madrasah yang sportif, berprestasi, disiplin, dan berakhlak mulia.

Mengusung tema “Melalui POMAD VII Wujudkan Generasi Madrasah yang Sportif, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia”, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-81.

Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama (kick-off) oleh Yasril sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan olahraga antarmadrasah di Kota Padang.

Dalam sambutannya, Yasril menegaskan bahwa POMAD bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bakat, pengembangan potensi, serta pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, pendidikan madrasah harus mampu mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, keterampilan, kesehatan jasmani, maupun pembentukan kepribadian. Olahraga menjadi salah satu sarana efektif untuk menanamkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan mental kompetitif yang sehat.

“Melalui POMAD ini, kita ingin mencari dan menjaring bibit-bibit atlet potensial dari kalangan siswa madrasah. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana anak-anak kita belajar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kebersamaan, serta tetap menjaga akhlak mulia,” ujar Yasril.

Ia menjelaskan, semangat tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan karakter. Madrasah diharapkan tidak hanya melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Yasril secara khusus mengingatkan para peserta agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menghindari permainan kasar yang berpotensi mencederai pemain lain.

“Bermainlah dengan sportif. Jangan bermain kasar. Futsal merupakan olahraga yang membutuhkan kemampuan fisik, keterampilan, teknik, dan keahlian dalam mengolah bola. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Baca Juga :  Babinsa Karangjati Koramil 07/ Maos Komsos Dengan Warga Diposkamling 

Ia menambahkan, kemenangan memang menjadi salah satu tujuan dalam pertandingan. Namun, proses meraih kemenangan harus tetap mengedepankan kejujuran, kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, dan penghormatan kepada lawan.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang harus terus ditanamkan kepada peserta didik melalui berbagai kegiatan, termasuk olahraga.

Menjaring Atlet Potensial Madrasah

Lebih lanjut, Yasril menjelaskan bahwa POMAD VII juga menjadi ajang seleksi untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang nantinya dipersiapkan mewakili Kementerian Agama Kota Padang dalam turnamen futsal berikutnya.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menunjukkan kemampuan terbaik, kedisiplinan, dan konsistensi selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, potensi atlet muda madrasah perlu ditemukan dan dibina secara berkelanjutan agar dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan, baik bagi madrasah maupun daerah.

Melalui pembinaan yang tepat, siswa madrasah diharapkan mampu bersaing secara sehat, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Diikuti 14 Madrasah, Pertandingkan Futsal dan Lari

Sementara itu, Ketua Pelaksana POMAD VII, Muhammad Jeki, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni futsal dan lari.

Pertandingan futsal dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 di King Futsal, Lubuk Buaya. Sementara itu, cabang olahraga lari akan dilaksanakan pada 5 November 2026 di MTsN 5 Kota Padang.

Berdasarkan data sementara panitia, peserta berasal dari 14 madrasah negeri dan swasta di Kota Padang dan sekitarnya, yaitu:

  1. MTsN 1 Padang
  2. MTsS Al Falah
  3. MTsS Lubuk Kilangan
  4. MTsN 6 Padang
  5. MTsN 7 Padang
  6. MTsN 5 Padang
  7. MTsN 3 Padang
  8. MTsS Batang Kabung
  9. MTsN 4 Padang
  10. MTsS Dhuafa
  11. MAS Batang Kabung
  12. MTsN 2 Kota Padang
  13. MTs Aisyiyah
  14. MAN 1 Bungus

Keterlibatan madrasah tersebut menunjukkan antusiasme dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat, khususnya di bidang olahraga.

Baca Juga :  Polresta Cilacap Kerahkan Ratusan Personel Amankan Sholat Idul Adha 1446 H di Seluruh Wilayah

Selain berkompetisi, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mempererat persahabatan, membangun kebersamaan, serta menambah pengalaman dalam menghadapi persaingan yang sehat.

“Selain menjadi ajang kompetisi, POMAD VII juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarmadrasah, meningkatkan semangat kebersamaan, serta membangun mental juara di kalangan generasi muda,” ungkap Muhammad Jeki.

Panitia berharap pelaksanaan POMAD VII dapat mengidentifikasi lebih banyak potensi siswa yang layak dikembangkan. Prestasi olahraga, menurutnya, membutuhkan latihan yang terarah, kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan dari lingkungan pendidikan.

Perkuat Sinergi Pembinaan Madrasah

Pembukaan POMAD VII turut dihadiri sejumlah unsur pendidikan dan pembinaan madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Padang.

Hadir Pokjawas Kemenag Kota Padang yang diwakili bendahara, Ramadanis; Ketua KKMTs Kemenag Kota Padang, Yakub; Pembina MGMP PJOK Kemenag Kota Padang sekaligus Kepala MTsN 5 Kota Padang, Noprizal; Kepala MTsN 1 Kota Padang, Isrizal; Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal; serta pengurus MGMP PJOK Kemenag Kota Padang.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pimpinan, kepala madrasah, pengawas, dan tenaga pendidik dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik.

Pembinaan olahraga di lingkungan madrasah membutuhkan dukungan bersama agar kompetisi berlangsung secara tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan siswa.

POMAD VII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya berprestasi di madrasah sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kedisiplinan, dan akhlak mulia.

Melalui kegiatan ini, Yasril berharap lahir atlet-atlet muda madrasah yang mampu mengukir prestasi sekaligus menjadi teladan dalam perilaku terpuji, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih kemenangan, tetapi juga bagian dari proses pendidikan untuk membentuk generasi madrasah yang sehat, tangguh, unggul, dan berakhlak mulia.

HarisTJ

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Subbag TU Kemenag Padang , Tegaskan Tingkatkan Layanan dan Perkuat Kolaborasi

ARTIKEL

Terapkan Pola Hidup Rapih, Satgas Yonif 715/Mtl Berikan Layanan Potong Rambut Gratis dan Gunting Kuku kepada Masyarakat Puncak Jaya

BERITA

Nadira Putri Dwinova Siswi SMPN 12 Padang Berhasil Menjadi Winner Putri Hijab Nusantara

ARTIKEL

Kapolda Sumbar Pimpin Apel Pagi Pertama di Tahun 2023

BERITA

SesakNafas Saat Padamkan Kebakaran, Pak Cayo Dievakuasi Pak Bhabin  

BERITA

Babinsa Koramil Mapurujaya Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Rumput Kanan Kiri Jalan

ARTIKEL

GUBERNUR SUMBAR LELANG 4 JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

BERITA

Jefrinal Arifin Buka Sosialisasi P4GN Bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda Kota Padang