PADANG, SINYALNEWS.COM — Estafet kepemimpinan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Kota Padang memasuki babak baru. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Yasril, secara resmi menyerahkan surat perintah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTsN 4 Kota Padang kepada Ramli, yang saat ini menjabat Kepala MTsN 2 Kota Padang.
Penyerahan surat perintah tersebut berlangsung dalam kegiatan hantaran tugas di ruang majelis guru MTsN 4 Kota Padang, Kamis (29/10/2026).
Ramli dijadwalkan mulai menjalankan amanah sebagai Plt. Kepala MTsN 4 Kota Padang pada 2 November 2026, menggantikan Drs. Edi Hadison yang memasuki masa purnabakti.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi langkah strategis Kementerian Agama Kota Padang dalam menjaga kesinambungan program pendidikan, memperkuat tata kelola madrasah, serta memastikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan optimal.
Yasril Apresiasi Pengabdian Edi Hadison
Dalam arahannya, Yasril menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Edi Hadison atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama memimpin MTsN 4 Kota Padang.
Menurut Yasril, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemimpinnya, tetapi juga oleh kekompakan seluruh warga madrasah, komunikasi yang harmonis, serta dukungan masyarakat.
“Atas nama Kementerian Agama Kota Padang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Edi Hadison atas pengabdian dan dedikasinya. Berbagai kemajuan yang telah dicapai merupakan hasil kerja bersama, dukungan seluruh warga madrasah, serta sinergi dengan berbagai pihak,” ujar Yasril.
Ia berharap masa purnabakti menjadi momentum bagi Edi Hadison untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh keberkahan.
Yasril juga berharap berbagai program positif dan capaian yang telah dirintis selama kepemimpinan Edi Hadison dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan.
Ramli Diminta Bangun Kepemimpinan Kolaboratif
Kepada Ramli, Yasril berpesan agar amanah sebagai Plt. Kepala MTsN 4 Kota Padang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.
Ia menegaskan bahwa seorang kepala madrasah bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi juga penggerak perubahan yang mampu memberikan keteladanan, membangun semangat kerja, dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bangun komunikasi dan koordinasi yang harmonis dengan seluruh warga madrasah, komite, serta unsur masyarakat. Lanjutkan program-program positif yang telah berjalan dan lakukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” pesannya.
Menurut Yasril, kepemimpinan yang efektif harus dibangun melalui kebersamaan, keterbukaan, kedisiplinan, serta komitmen seluruh warga madrasah.
Dengan pengalaman memimpin MTsN 2 Kota Padang, Ramli diharapkan mampu menjalankan tugas tambahan tersebut secara profesional sekaligus menjaga stabilitas organisasi dan keberlangsungan proses belajar mengajar.
Perkuat Asta Protas Kementerian Agama
Lebih lanjut, Yasril menekankan bahwa pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum memperkuat implementasi Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola lembaga pendidikan yang profesional dan berintegritas.
Madrasah, menurutnya, harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman melalui peningkatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta pemanfaatan teknologi pendidikan.
Keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari kelengkapan administrasi dan terlaksananya program rutin, tetapi juga dari dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik.
Karena itu, kesinambungan program harus disertai evaluasi, pembenahan, dan inovasi secara berkelanjutan.
Penguatan budaya kerja, peningkatan disiplin, kolaborasi antarguru, serta optimalisasi peran komite dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Jaga Stabilitas dan Tingkatkan Prestasi Madrasah
Penugasan Ramli sebagai Plt. Kepala MTsN 4 Kota Padang diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memberikan energi baru bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Sejumlah prioritas yang perlu mendapat perhatian meliputi keberlanjutan program unggulan, peningkatan kualitas pembelajaran, pembinaan karakter siswa, penguatan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan, serta pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik.
Sinergi antara pimpinan madrasah, majelis guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua, dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan berorientasi pada prestasi.
Hantaran tugas ini sekaligus menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukanlah akhir dari sebuah proses pembangunan pendidikan, melainkan bagian dari kesinambungan pengabdian untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.
Dihadiri Unsur Kemenag dan Tokoh Masyarakat
Kegiatan hantaran tugas tersebut turut dihadiri Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Padang, Rinaldi Putra; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dian Khairaty; Ketua Komite MTsN 4 Kota Padang; Lurah Pulau Aie Nan XX; serta sejumlah ketua RT dan RW.
Hadir pula majelis guru dan tenaga kependidikan dari MTsN 2 dan MTsN 4 Kota Padang, Analis Kepegawaian Elfi Susanti, serta staf tata usaha Riko, Yani, Weni, dan Zarisman Tanjuang.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan mutu pendidikan di MTsN 4 Kota Padang.
Melalui penugasan ini, Kementerian Agama Kota Padang berharap MTsN 4 semakin berkembang sebagai lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, berprestasi, dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, serta berakhlak mulia.
Semangat Asta Protas diharapkan tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan pendidikan berkualitas, dan pembentukan karakter peserta didik yang siap menghadapi tantangan masa depan.
HarisTJ














