Home / ARTIKEL / BERITA / NASIONAL

Tuesday, 20 January 2026 - 16:51 WIB

Parah! PT Pelni Jual Tiket Non Seat Medan – Jakarta (3 Hari 3 Malam). Mau Mennyengsarakan Penumpangnya Sendiri ???

Medan – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) seperti mau membunuh penumpangnya sendiri dengan tujuan Belawan (Medan) ke Tg. Periok (Jakarta), Selasa (20/01/26) siang.

Pasalnya, PT Pelni masih tetap ngotot untuk menjual tiket kepada penumpang tanpa seat dengan rute Belawan – Tg. Periok yang memakan waktu 3 hari 3 malam dalam perjalanan.

Salah seorang penumpang Pelni tujuan Belawan – Tg. Periok yang berinisial RY, Ia sangat kecewa dengan pelayanan Pelni yang membiarkan penumpang untuk bepergian tanpa seat selama 3 hari 3 malam.

“Kalau tujuan Medan – Batam tanpa seat, mungkin masih oke. Karena hanya memakan waktu 1 hari 1 malam. Ini tujuan Medan – Jakarta yang memakan waktu 3 hari 3 malam, kenapa Pelni masih tetap ngotot jual tiket kalau memang penumpang sudah penuh?” Ungkap RY pada hari Selasa (20/01/26) siang.

“Ini Pelni sama saja seperti mau membunuh penumpang secara perlahan! Tiket dijual non seat, tapi penumpang juga sulit untuk mencari tempat istirahat baik di deck ataupun kabin. Bahkan kabarnya ada juga yang gak kebagian matras! Ini benar benar seperti tidak manusiawi!,” Sambung RY yang juga merupakan Pimpinan umum dari Media RBNnews.co.id.

Lanjut RY, Ia juga sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Operasional PT Pelni Cabang Medan yang bernama Suharto dan menjabarkan keluhannya terkait keadaan yang dialami. Namun, Suharto malah tidak memberikan solusi apapun terkait hal tersebut.

“Saya jumpai Kepala Operasional Pelni Cabang Medan yang bernama Suharto, Saya bilang kondisi yang terjadi bahwa Saya booking tiket secara online dan tidak tahu kalau ternyata non seat. Saya bilang bahwa untuk cari istirahat non seat juga tidak dapat dan Saya bilang tidaklah layak tujuan Medan – jakarta penumpang non seat karena sulit untuk dapat istirahat dan perjalanan selama 3 hari 3 malam,” Kesal RY.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Jadi Polwan RI Ke-75, Polwan Polda Kepri Gelar Gatur Lalu Lintas

“Tidak ada solusi sama sekali dari Kepala Cabang Suharto itu. Yang ada Saya disuruh dia beli tiket lagi untuk kelas lebih mahal, namun setelah di cek di system Pelni, malah semua sudah terjual. Padahal Saya sudah bilang jika benar bisa di upgrade, Saya mau upgrade. Namun dia sama sekali tidak ada solusi. Saya juga gak tahu kalau tiket yang Saya beli itu non seat karena pas dibeli online tidak tertera. kalau tau, gak kan mungkin Saya ambil. Sama saja menyengsarakan diri dengan perjalanan 3 hari 3 malam tanpa seat dan sulit tidur,” Tambahnya.

RY berharap kiranya Direktur Utama PT Pelni bisa memperbaiki pelayanannya dan tidak membiarkan hal tersebut terjadi lagi karena seperti kurang manusiawi. Ia juga berharap agar kiranya DPR RI bisa memantau pelayanan yang diberikan oleh PT Pelni kepada penumpang.

“Kalau memang tiket sudah habis, tidak usah dijual yang non seat! Karena tidak manusiawi sekali jika penumpang beristirahat di tangga dan menjadi tempat lalu lalang penumpang lainnya. Apalagi penumpang non seat juga membayar harga yang sama dengan penumpang yang mendapatkan seat. Saya sangat berharap Direktur Utama PT Pelni bisa memperbaiki pelayanannya ini,” Geram RY yang juga sebagai Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik.

Baca Juga :  Jacob Ereste : Agresor Isreal Juga Telah Mencaplok Dataran Tinggi Golan

“Saya juga sangat berharap agar kiranya DPR RI bisa memantau pelayanan PT Pelni. Jangan sampai Warga Negara Indonesia yang menjadi penumpang PT Pelni mendapatkan pelayanan yang seperti kurang manusiawi. Mereka (penumpang non seat) harus bayar harga yang sama dengan penumpang yang mendapatkan seat, sementara mereka tidak mendapatkan pelayanan yang layak dan tidur di bawah tangga! Itupun jika mereka bisa cepat dapatkan tempat untuk meletakan matras, kalau tidak, bisa dipastikan mereka tidak dapat tempat istirahat,” Pungkas RY yang masih dalam kondisi kesal.

Masih di tempat yang sama, salah seorang penumpang lainnya juga mengeluhkan terkait layanan dari PT Pelni yang mana Ia juga pernah merasakan perjalanan Jakarta – Medan tanpa seat penumpang sehingga sulit untuk tidur dan istirahat di kapal karena banyaknya lalu lalang penumpang lainnya melewati tangga.

“Saya juga pernah merasakan hal demikian, waktu itu tujuan Jakarta – Medan. Selama 3 hari gak bisa istirahat dan tidur. Padahal bayar tiket juga tetap sana dengan penumpang lainnya yang mendapatkan seat,” Tutupnya dengan kesal. (Red)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/ Maos Menghadiri Kegiatan Gending Sholawat Didesa Karangjati

ARTIKEL

Aqsho Habibi Umar Dani Siswa SMAN 16 Wakili Kota Padang Lomba Kompetensi SiswaTingkat Provinsi

BERITA

Dibuka Ketua DPRD, Rapat Paripurna Peringatan HJK Bukittinggi ke-240, Semangat Transformasi Untuk Mewujudkan Bukittinggi Maju Berkelanjutan

BERITA

Gustami Hidayat Berkunjung ke Sekretariat PTM Hijrah Baiturrahma

ARTIKEL

Wakili Panglima, Irjen Kukuhkan Emergency Medical Team TNI Tahun 2024

ARTIKEL

Tk Tunas Bangsa Wisuda Dihadiri Langsung Lurah Gunung Pangilun Beny Armen

BERITA

Dinas Pertanian Kota Padang Adakan Sosialisasi Penas KTNA di Kelurahan Gunung Pangilun

ARTIKEL

Gustami Hidayat : No 8 Akan Mempermudah Masyarakat Mengingat Partai PKS