Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 5 January 2026 - 10:55 WIB

Fenomena Lubang Raksasa di Situjuh Batua: Suara Gemuruh Hebohkan Warga

LIMA PULUH KOTA, Sinyalnews.com, – Warga Jorong Tepi, Kenagarian Situjuh Batua, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota dikejutkan dengan munculnya lubang besar secara tiba-tiba di area persawahan pada Minggu (4/1/2026). Fenomena tanah terban ini menciptakan lubang berdiameter sekitar 10 meter dengan kedalaman mencapai 20 meter.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. DR. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, melalui keterangannya yang dihimpun awak media ini, mengonfirmasi bahwa jajaran Polres Payakumbuh telah turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengecekan awal.

Kronologi Kejadian
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi mata, Wirman (Pgl Wir), sekitar pukul 11.00 WIB. Saat sedang bekerja di ladang, saksi mendengar suara gemuruh yang sangat kencang. Begitu memeriksa sumber suara, ia mendapati tanah di sawah milik Adralmios (60) sudah amblas dan membentuk lubang raksasa yang langsung terisi air.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Latih melaksanakan MPLS di SD N Karangreja

“Saksi mendengar suara gemuruh besar, dan saat dilihat ternyata sudah terbentuk lubang dengan diameter kurang lebih 10 meter dan kedalaman sekitar 20 meter,” lapor Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, SIK.

Tindakan Kepolisian dan Kondisi Terkini
Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi dilaporkan masih belum stabil. Tanah di pinggiran lubang terpantau masih labil dan terus mengalami pengikisan akibat adanya sumber air di dasar lubang, sehingga ukuran lubang berpotensi bertambah besar.

Baca Juga :  TNI Bergerak Cepat Tanggapi Ancaman Bom Kedua Kalinya Pada Pesawat Pembawa Jemaah Haji, Seluruh Penumpang Selamat dan Aman

Menanggapi situasi yang membahayakan tersebut, personel piket Polres Payakumbuh telah melakukan langkah cepat dengan Memasang Police Line (Garis Polisi) Untuk mencegah warga mendekat ke area yang rawan longsor susulan.

Koordinasi dengan BPBD: Melakukan asesmen lebih lanjut terkait penyebab fenomena ini dan potensi bahaya bagi pemukiman sekitar.

Pihak kepolisian mengimbau warga setempat untuk tetap waspada dan tidak melewati batas pengaman yang telah dipasang demi keselamatan jiwa.

Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti fenomena tanah terban ini akan dilaporkan segera setelah hasil koordinasi dengan tim ahli keluar,” Ucap Kapolda Sumbar.Irjen Pol.DR.Drs.Gatot Tri Suryanta,M.Si.,CSFA.

Share :

Baca Juga

BERITA

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Tutup Acara Sosialisasi UU no 16 Tahun 2017 Tentang Ormas

BERITA

Mahfud MD : Saya Tegaskan Tidak Ada Penundaan Pemilu Saya Salah Seorang Yang Paling Bertanggung Jawab Terhadap Pemilu Tepat Waktu

ARTIKEL

Asta Cita Menjadi Kompas Kebangkitan Nasional, Mabes TNI Gelar Upacara Harkitnas ke-117

BERITA

Gubernur Mahyeldi Tanda Tangani LoI dengan BRAC, Sumbar Jadi _Pilot Project_ Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Graduasi

BERITA

Polsek Kajen Damaikan 2 Kelompok Pelajar SMA di Pekalongan yang Terlibat Tawuran

ARTIKEL

Wujudkan 1 Juta Sehati, Juli Armadan Lakukan Uji Kelayakan Kantin MTsN 1 Padang

BERITA

Sanromi Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan Cikukur

BADAN NEGARA

Anggota DPRD Sawahlunto Masrisal Tanggapi PAW Dirinya Dari Partai PKP