Home / ARTIKEL / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / PERISTIWA / SUMBAR

Sunday, 19 October 2025 - 12:56 WIB

DI BAWAH HUJAN YANG MENGUJI

Marsianayah.S.Kom.Ketua DPD PAN Kota Padang Panjang .Wakil Ketua DPRD Padang Panjang

Marsianayah.S.Kom.Ketua DPD PAN Kota Padang Panjang .Wakil Ketua DPRD Padang Panjang

Refleksi Mardiansyah, S.Kom dalam Malam Renungan Suci 17 Agustus

Hujan turun deras malam itu. Langit Padang Panjang seolah menumpahkan beban waktu ke bumi yang dingin. Di tengah barisan para pejabat, veteran, dan petugas upacara yang berdiam dalam khidmat, satu sosok berdiri menunduk dengan jas hitamnya yang basah.

Dialah Mardiansyah, S.Kom, Ketua DPD PAN Padang Panjang, mantan Ketua DPRD periode 2019–2024, kini menjabat Wakil Ketua DPRD Padang Panjang periode 2024–2029.

Ia tak berbicara banyak, tapi gambar dirinya di bawah hujan justru menyampaikan sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kata: kejujuran untuk mengakui bahwa manusia,bahkan pemimpin sekalipun,selalu punya ruang untuk berbenah.

“Doakan Aku Agar Menjadi Lebih Baik Lagi”

Selepas acara, melalui unggahan di media sosial, Mardiansyah menulis kalimat yang menohok kesadaran:

 “Untuk siapapun yang melihatku dengan pandangan kurang baik, doakan aku agar menjadi lebih baik lagi.”

Baca Juga :  Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Silaturahmi Dengan Gubernur Sumatera Barat

Kalimat pendek itu menggambarkan sesuatu yang jarang muncul dari pejabat publik: kerendahan hati. Di tengah arus kritik dan penilaian, ia tidak membalas dengan pembenaran, melainkan dengan permohonan doa.

Hujan di malam renungan suci itu menjadi simbol yang sempurna—bahwa perjuangan dan pengabdian tidak selalu berlangsung di bawah cahaya, tapi sering kali dalam sepi, di bawah dingin, di tengah ujian.

Pemimpin yang Tak Takut Basah

Mardiansyah bukan wajah baru dalam politik Padang Panjang. Dua periode di parlemen membuatnya kenyang akan pahit getir dinamika politik lokal. Namun malam itu ia tampak berbeda: lebih tenang, lebih membumi, dan lebih sadar bahwa kekuasaan sejati bukan di kursi, melainkan di hati yang siap dikritik dan diperbaiki.

Ia tahu, setiap jabatan adalah ujian. Dan malam hujan itu, tubuhnya yang kuyup seolah menjadi perwujudan nyata dari seorang wakil rakyat yang tetap berdiri. meski basah oleh tanggung jawab dan penilaian.

Baca Juga :  Wujudkan Balita Sehat, Babinsa Dampingi Pelaksanaan Imunisasi

Harapan untuk Langit Padang Panjang

Dari setiap tetes hujan yang jatuh di pundaknya, semoga tumbuh kesabaran dan kebijaksanaan baru.

Dari setiap pandangan yang belum adil, semoga lahir keikhlasan yang mendewasakan.

Dan dari setiap doa yang lirih, semoga muncul keberanian untuk terus berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan sesaat.

Padang Panjang memerlukan pemimpin yang tidak hanya mampu berbicara, tapi juga mampu menunduk dan mendengar.

Dan malam itu, di bawah hujan yang mengguyur tanah perjuangan, Mardiansyah memberi contoh kecil tapi berarti, bahwa menjadi pemimpin yang baik bukan tentang tampilan, tapi tentang keberanian untuk terus menjadi lebih baik.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Ibu-ibu Jamaah Mesjid Ikhlas Tadarus Al-Qur’an Awali Aktifitas Kerja di Bulan Suci Ramadhan

BERITA

Dua Pelaku Peredaran Gelap Narkotika Diringkus Jajaran Sat Resnarkoba Polres Pasaman Barat

BERITA

Ditlantas Polda Jateng Terapkan Perubahan Materi Ujian Praktik SIM Diseluruh Jajaran Lalu Lintas

BERITA

H. Edy Oktafiandi : Lepas Rapiun Senator Sumbar Yang Berjuang Menuju Penyuluh Agama Terbaik Tingkat Nasional

BERITA

Pemprov Sumbar dan FIELD Jalin Kerja Sama, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Pertanian Ramah Lingkungan

BERITA

Lomba Dayung Tradisional di Batang Momen untuk Mempererat Silaturahmi Saat Idul Fitri

ARTIKEL

Kepedulian Marinir Habema Baksos Disambut Gembira Warga Sokamu

BERITA

Polsek Sidareja Laksanakan Patroli Dialogis, Sampaikan Pesan Pesan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024